Ketahui Jenis Dan Manfaat Imunisasi Untuk Bayi

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Imunisasi merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh manusia yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan juga kelangsungan hidup manusia. Imunisasi berasal dari kata imun yang artinya kebal atau resisten. Atau juga disebut dengan vaksinasi yaitu pemberian vaksin ke dalam tubuh yang bertujuan untuk memberikan kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu.

    Manfaat dari imunisasi sangat luar biasa karena dalam pemberian imunisasi bagi kesehatan anak merupakan hal yang penting untuk diketahui oleh semua para orang tua yang tentunya menginginkan kesehatan, pertumbuhan serta perkembangan sang anak berjalan dengan baik dan optimal.

    Bayi masih sangat rentan terhadap serangan penyakit, karena pada sistem kekebalan tubuhnya belum sebaik pada orang dewasa. Imunisasi ini dilakukan dengan cara bertahap, dan vaksin yang diberikan juga disesuaikan dengan usia bayi. Untuk itu melakukan imunisasi sangatlah baik bagi kesehatan supaya terhindar dari berbagai macam penyakit yang berbahaya, cacat, ataupun kematian.

    Manfaat Imunisasi Bagi Bayi

    Berikut beberapa manfaat melakukan imunisasi bagi bayi, diantaranya:

    – Meningkatkan kekebalan tubuh.
    – Meningkatkan prosentase hidup.
    – Mencegah terjangkit dari penyakit berbahaya.
    – Menyelamatkan generasi selanjutnya.

    Jenis Imunisasi Pada Bayi

    Prinsip dalam pemberian imunisasi ini adalah dengan memasukkan kuman yang telah dilemahkan pada dalam tubuh yang berfungsi untuk menangkal penyakit. Dan cara pemberian ini melalui suntikan (injeksi) atau oral (lewat mulut). Dengan melalui imunisasi ini maka beberapa penyakit seperti cacar bisa dilenyapkan.

    Imunisasi untuk bayi dibedakan menjadi 2 kategori yaitu imunisasi wajib dan imunisasi tambahan (dianjurkan). Pada imunisasi wajib, pemerintah mewajibkan 5 jenis vaksinasi bayi yaitu BCG, Polio, Hepatitis B, DPT, dan campak. Karena menurut WHO dari semua kategori tersebut sangat diwajibkan dikarenakan dampak akibatnya pengaruh dari penyakit tersebut akan dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian. Sedangkan pada jenis imunisasi tambahan hanya dianjurkan untuk menambah daya tahan tubuh terhadap beberapa jenis penyakit, yang dimana vaksinnya meliputi Hib, Pneumokokus (PCV), Influenza, MMR, Hepatitis A, varisela, Tifoid, dan HPV.

    Berikut beberapa jenis imunisasi yang dibedakan menjadi beberapa macam yang sesuai dengan perkembangan bayi, diantaranya:

    1. Imunisasi Hepatitis B

    Dalam pemberian hepatitis B ini sangat bermanfaat dalam mencegah virus hepatitis B yang dapat menyerang bahkan merusak pada hati. Dan jika hal tersebut terjadi sampai dewasa maka akan dapat menyebabkan munculnya kanker hati.

    2. Imunisasi BCG

    Pemberian BCG (Bacillus Celmette Guerin) dan juga imunisasi BCG sangat bermanfaat untuk mencegah timbulnya penyakit TBC. Dan dilakukan sebanyak sekali pada bayi sebelum usia 3 bulan. Biasanya dilakukan pada bayi saat berusia 1 bulan.

    Apabila bayi sudah berusia lebih dari 3 bulan dan belum mendapatkan imunisasi BCG maka harus dilakukan dengan uji tuberkulin supaya mengetahui apakah bayi sudah terpapar bakteri TBC. Dan imunisasi ini dapat diberikan apabila hasil tes tuberkulin negatif.

    3. Imunisasi DPT

    Pemberian vaksin DPT dilakukan untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, dan tetanus. Dalam pemberian ini diberikan pada bayi saat bulan ke 2, 4, 6, 18, tahun ke 5, dan 12. Seperti yang telah kita ketahui bahwa penyakit difteri ini dapat menyebabkan pembengkakan dan juga penyumbatan pada saluran pernafasan serta melemahkan jantung karena terkena racun. Sementara pada tetanus terjadi bakteri yang menyerang saraf otot tubuh, sehingga akan menyebabkan sulit untuk bernafas, bergerak, sehingga otot menjadi kaku.Sedangkan pada penyakit pertusis merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya bakteri bordetella pertusis yang akan mengakibatkan radang paru-paru (pneumonia).

    4. Imunisasi Polio

    Pemberian vaksin polio yang bertujuan untuk mencegah polio. Penyakit polio ini akan menyebabkan kelumpuhan pada anak. Maka dari itu pemberian vaksin ini harus dilalukan beberapa kali yaitu pada bayi berusia 0, 2, 4, 6, 18 bulan dan terakhir tahun ke 5.

    5. Imunisasi Campak

    Pemberian vaksin ini dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pada saat bayi berusia 9 bulan dan tahun ke 6. Tujuannya yaitu untuk mencegah penyakit campak pada anak.

    Berikut jadwal dalam pemberian imunisasi pada bayi :

    Demikian informasi mengenai jenis dan juga manfaat imunisasi pada bayi, semoga bermanfaat 🙂

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - February 17, 2017
    Diskusi Dari:
    Day

    Persalinan pertama saya mengalami gangguan medis yang mengharuskan saya operasi caesar, dan yang mau saya tanyakan adakah resiko bagi saya yang sebelumnya melakukan operasi caesar, dan lantas dikehamilan kedua saya ingin memlih jalan persalinan normal ? Mohon penjelasannya bu bidan

    Dijawab Oleh : Day
    Diskusi Dari:
    Gita Febian

    bagi saya pasangan suami istri muda sangat susah menemukan gspot pada istri saya, takutnya tidak memuaskan. Bagaimana cara kita menemukan g spot pada pasangan kita ?

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    audrycolunga4

    Pagi bu bidan saya mau bertanya nih bayi saya baru 3 hari tali pusarnya udah putus namun hingga saat ini pusarnya bernanah sudah di periksa ke bidan namun bidan hanya membersihkannya dengan kain kasa yang di basahi alkohol. Dan saat ini pusar bayi saya masih bernanah dan berair. Apakah ini infeksi ya bu bidan dan bagaimana cara mengobatinya. Mohon jawabannya bu trims

    Dijawab Oleh : audrycolunga4
    Diskusi Dari:
    penneybolinger

    Halo bu bidan saya Delia usia 26 tahun. Saya mau tanya tentang soal bayi. Bayi saya jalan 7 minggu bu tapi kenapa bayi saya sering muntah kalau sedang di berikan asi.

    Dijawab Oleh : penneybolinger
    Diskusi Dari:
    Putri Kintamani

    Selamat sore, saya mau tanya bu bidan. Apa yang bisa menjadi menu paling tepat sebagai makanan pengganti ASI untuk si kecil ? Mohon dijawab, Terimakasih

    Perlu Jawaban