×

Kok Dubur Bayiku Memerah Sih?

Bagikan Artikel :

Kok Dubur Bayiku Memerah Sih?

Si kecil rewel terus? Coba deh cek popoknya. Rewel pada si kecil bisa disebabkan oleh ruam popok. Biasanya ruam popok sering terjadi di bagian dubur bayi.

Nah jika bunda menebukan dubur bayi yang memerah, bunda tidak perlu khawatir, ada banyak langkah yang bisa dilakukan dan tidak harus ke dokter, bunda bisa menggunakan bahan alami yang ada di rumah ataupun di pasar.

Ruam popok yang terjadi pada dubur disebabkan karena kulit Si Kecil lembap dan juga tidak dibersihkan dengan tepat, sehingga bakteri dan jamur mudah hidup di area tersebut. Alhasil, akan muncul bintik merah sebagai bentuk perlawanan tubuh dari Si Kecil terhadap adanya benda asing yang masuk.

Related Posts :

    Penyebab Dubur Yang Memerah

    1. Penggunaan popok yang tidak tepat
      Memilih popok yang tepat untuk Si Kecil memang tidaklah mudah. Bunda mungkin harus menggunakan beberapa popok untuk melihat mana popok yang memang cocok untuk kulit Si Kecil. Itu perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi dan juga iritasi pada kulit Si Kecil yang jika dibiarkan akan menjadi ruam popok pada bayi. Bila si Kecil sering rewel maka cobalah cek bagian pantat Si Kecil.
      Biasanya, ruam popok menimbulkan rasa gatal dan perih. Bayi rewel dan menangis merupakan bentuk komunikasi pada Bunda untuk menyampaikan apa yang dirasanya. Basuhlah pantat si Kecil menggunakan air, lap dengan tisu kering, dan jangan gunakan tisu antiseptik. Penggunaan tisu antiseptik hanya akan menambah rasa perih pada kulit.
    2. Cek popok secara berkala
      Bunda bisa mengecek popok pada Si Kecil dalam interval waktu 3 hingga 4 jam sekali. Hal itu bertujuan untuk mencegah kulit Si Kecil basah karena terlalu lama menggunakan popok. Cek juga apakah terdapat kotoran lunak yang menempel pada kulit Si Kecil. Bila iya, maka dan bersihkan dengan menggunakan air bersih. Lalu lap dengan kain lembut yang kering. Arah Bunda dalam membersihkan popok juga tidak boleh sembarangan. Khususnya pada anak perempuan, bersihkan dari arah depan ke belakang. Hal ini bisa menghindari bakteri masuk lewat alat kelamin Si Kecil.
    3. Bilas dengan air setiap mengganti popok
      Bilas pantat Si Kecil dengan air setiap mengganti popok bayi. Jangan menggunakan alkohol ataupun wewangian apapun ya Bunda, karena nanti kulit bayi akan menjadi sangat kering, dan hal itu juga berpotensi menimbulkan ruam di kulitnya. Tepuk-tepuk pantat bayi dengan kapas dan air atau handuk lembut untuk mengeringkannya. Ketika Si Kecil mengalami ruam popok, Bunda juga bisa mengendurkan popok yang digunakan Si Kecil dalam sementara waktu.
      Biasanya, bila ruam sudah sudah terlanjur muncul. Si Kecil akan merasa tidak nyaman dan rewel.

    Bahan Alami Untuk Mengatasi Ruam Pada Dubur Bayi

    1. Tanaman herbal
      Bunda bisa menggunakan beberapa tanaman herbal sebagai cara mengatasi ruam pada dubur bayi. Tanaman seperti lidah buaya dan ekstrak daun kesemek merupakan bahan alami yang ampuh untuk meredakan gatal sekaligus menyembuhkan ruam pada bayi. Sementara ekstrak daun kesemek terbukti ampuh untuk mencegah dan menyembuhkan ruam pada dubur bayi. Selain dua tanaman tersebut, Bunda bisa menggunakan beberapa bahan lainnya seperti ketumbar, marigold, kemangi dan juga chamomile.
      Bila ingin mencoba, Bunda bisa menggunakan daun ketumbar. Moms bisa menumbuk beberapa daun tanpa air lalu mengoleskannya ke bagian kulit yang mengalami ruam. Biarkan paling tidak 30 menit, lalu bersihkan dengan air dan keringkan. Bunda bisa melakukan ini sekali hingga dua kali sehari. Sedangkan untuk chamomile, Bunda bisa menyeduh teh chamomile seperti biasa, lalu gunakan teh tersebut untuk air kompresan hangat daerah yang terinfeksi pada bayi. Diamkan paling tidak 10-15 menit lalu bilas bersih.
    2. Minyak kelapa
      Bunda juga bisa menggunakan ekstrak minyak kelapa sebagai cara mengatasi ruam pada dubur bayi dengan mengoleskannya langsung. Namun sebelum melakukannya, Bunda bisa mengeceknya lebih dulu pada lengan bagian dalam Si Kecil. Bila dalam waktu satu hari muncul iritasi, lebih baik jangan digunakan. Pada beberapa bayi, minyak kelapa bisa memicu alergi karena mengandung kandungan lemak jenuh tinggi.
    3. Garam Magnesium Sulfat
      Cara mengatasi ruam pada dubur bayi berikutnya adalah dengan menggunakan garam yang terbuat dari magnesium dan sulfat. Garam ini disebut sebagai garam Epsom atau garam mandi. Ketika dilarutkan dalam air, maka garam tersebut akan melepaskan ion magnesium dan sulfat. Partikel tersebut memiliki segudang manfaat yang berguna bagi tubuh ketika sudah diserap oleh sel kulit bayi. Umumnya dengan menggunakan garam Epsom mampu meningkatkan kelembapan kulit dan menghilangkan kerak kulit. Kandungan magnesiumnya juga bisa mengurangi terjadinya radang akibat ruam pada kulit.
    4. Bunda bisa juga menambahkan perasan air lemon untuk menambah efek baiknya. Khasiat lemon dikenal mampu mengontrol minyak berlebih akibat keringat. Kombinasi ini juga bisa digunakan untuk mengurangi terjadinya gejala biang keringat pada bayi.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : November 30, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    sy sudah mau memasuki 40 minggu tp blm ada kontraksi sebenarnya cm kontraksi palsu aj trus ..gmn caranya bisa kontraksi asli dok sy jg takut klo dokter malah menyarankan secar… makasih

  • Oleh : demetriusnies67
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    sy sudah mau memasuki 40 minggu tp blm ada kontraksi sebenarnya cm kontraksi palsu aj trus ..gmn caranya bisa kontraksi asli dok sy jg takut klo dokter malah menyarankan secar… makasih

    Konsultasi kehamilan

  • Oleh : Nelly Tampubolon
  • 3 tahun, 5 bulan yang lalu

    Bu umur saya 23 thn saya hmil sdah 7 minggu lbih tpi mngapa msih datang bercak darah sedikit ,apa pnyebabnya

    Ngilu sendi dan sekitar vagina

  • Oleh : willianbyrnes6
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya ingin bertanya saat ini saya sering merasakan ngilu di persendian juga di area sekita vagina. Gejala tersebut muncul setelah sebulan lalu saya melahirkan, apakah ini berbahaya? dan saya minta saran cara untuk mengatasinya. Terimakasih sebelumnya

    Tespack garis 2 tp samar

  • Oleh : Annita Zahara
  • 2 tahun, 9 bulan yang lalu

    Aku mau tanya, kmrn aku tespack tp garis 2 hanya 1 garis yang satu masih samar. Apakah sudah bs diartikan positif?

    Nyeri dada Dan Tulang Belikat

  • Oleh : justinstoker2
  • 4 tahun, 5 bulan yang lalu

    Dok saat ini saya sedang hamil 10 minggu dan sering kali merasakan mual mual tanpa alasan. Mungkin ia pada awalnya mual ini terjadi hanya saat pagi hari saja, namun akhir akhir ini justru mual ini sering kali datang dan bahkan setiap kali sudah mengkonsumsi makanan pasti keluar lagi. Saya mau bertanya obat apa yang aman untuk mengatasi rasa mual ini ya dok?

    Tanya Bidan