Mana Yang Betul? Menjemur Bayi Terlebih Dahulu Atau Memandikan?

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Mana Yang Betul? Menjemur Bayi Terlebih Dahulu Atau Memandikan?

    Menjemur bayi memang dianjurkan agar bayi tetap sehat dan terhindar dari hiperbilirubin. Saat Anda memutuskan untuk menjemur bayi, alangkah lebih baik jika Anda memaparkan tubuh bayi di bawah matahari secara merata dan biarkan bayi bertelanjang dada dan hanya memakai celana atau popok saja. Jangan hanya memaparkan bagian dada saja, tetapi juga paparkan bagian punggungnya. Pastikan juga sinar matahari tidak terlalu banyak mengenai mata, karena bisa berbahaya bagi lensa mata.

    Bayi dianjurkan dijemur setiap pagi karena dapat mengurangi penyakit kuning pada bayi yang baru dilahirkan. Selain itu, menjemur bayi di pagi hari juga bermanfaat mengaktivasi vitamin D yang terdapat pada kulit bayi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel tulang bayi sehingga makin kuat.

    Di sisi lain, orang tua selalu kebingungan cara menjemur bayi dengan benar. Bahkan ada yang belum mengetahui jam yang tepat untuk menjemur bayi. Selain itu banyak orang tuabelum mengetahui harus menjemur dulu atau memandikan dulu.

    Jemur Terlebih Dahulu Baru Mandikan

    Sebaiknya menjemur dulu baru bayi dimandikan. Selain karena mengejar waktu sinar matahari yang sehat, hal ini juga bisa dilakukan sambil membersihkan tubuh bayi yang kerap terlewat seperti lipatan di sekitar daun telinga, paha dan tangan bayi dengan kapas yang ditetesi baby oil dan lain-lain. Momen bersih-bersih ini biasanya dilakukan dengan lebih detail. Dengan membersihkan bagian tubuh bayi setelah kotorannya terangkat, bayi bisa segera dimandikan.

    Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjemur Bayi

    1. Tidak Harus di Ruang Terbuka

    Dalam menjemur bayi, tidak selamanya kita harus melakukan hal tersebut di ruangan terbuka yang menyebabkan bayi terkena langsung sinar matahari. Anda bisa menjemur bayi di ruangan yang masih tertutup tetapi juga masih bisa diterobos oleh sinar matahari. Biasanya, aktivitas menjemur bayi dilakukan pada jam-jam tertentu, dengan anggapan bahwa jam-jam tertentu memiliki suhu yang cukup untuk menjemur bayi.

    2. Waktu yang tepat untuk berjemur

    Biasanya, aktivitas menjemur bayi dilakukan pada jam 06.30-08.00 pagi, sebelum bayi mandi dan di saat sinar matahari tidak terlalu menyengat. Selain itu, suhu yang baik untuk menjemur bayi adalah suhu 36,5-37,5 derajat celcius yang tentunya tidak terlalu panas untuk bayi. Jika terlalu panas maka hal tersebut bisa memicu hipertermi yang bisa berbahaya bagi pertumbuhan bayi. Untuk itu, jangan menjemur bayi di saat terlalu panas dan juga jangan menjemur bayi saat mendung karena akan terlalu dingin.

    3. Durasi menjemur bayi

    Selama kurang lebih 15 menit. Jangan terlalu lama karena kulit bayi masih sensitif dan Jangan menjemur si kecil lebih dari pukul 08.00. Paparan sinar mentari menjelang siang hari mengandung sinar ultraviolet A dan B yang dapat merusak membran kulit sehingga menyebabkan kulit merah dan terbakar serta merusak mekanisme regenerasi sel.

    4. Cuaca yang kurang baik

    Bila cuaca sedang berangin, jemurlah bayi di dalam ruangan (berkaca). Asal kacanya bening, bayi masih dapat menikmati pancaran sinar matahari yang cukup menghangatkan.

    Batasan Usia Bayi yang Dijemur

    Tidak ada batasan usia untuk menjemur bayi di pagi hari. Umumnya bayi baru lahir sampai usia 1 minggu secara rutin dijemur demi mencegah/mengurangi tingginya kadar bilirubin. Namun bila setelah itu kebiasaan menjemur ini terus berlangsung juga tidak akan ada ruginya. Sinar matahari merangsang produksi vitamin D yang bermanfaat untuk pembentukan tulang. Pembentukan tulang akan terus berlangsung hingga usia 20 tahun.

    KontraIndikasi Bayi yang Dijemur

    a. Waspadai bila bayi fotosensitif, sebaiknya tidak terpapar sinar matahari karena kulitnya sangat sensitif. Menjemurnya hanya akan menimbulkan bercak-bercak merah pada kulit.

    b. Bayi prematur pun disarankan untuk tidak dijemur, apalagi pada minggu-minggu pertama kelahirannya. Pada waktu itu bayi yang dilahirkan kurang bulan ini masih membutuhkan suhu yang stabil. Sementara saat dijemur Meskipun bayi mampu
    menyesuaikan tubuhnya dengan suhu luar, menjemur pada bayi baru lahir dengan prematur dapat membahayakan keselamatannya.

    Jangan Menjemur Bayi Terlalu Lama dan Sinar Mentari Begitu Terik

    Waspada hipertremi bila paparan, kurangi waktu menjemurnya. Jika kelamaan bayi dikhawatirkan mengalami hipertermi (peningkatan suhu tubuh). Suhu ideal bayi antara 36,5°-37,5° C. Kondisi hipertermi berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi metabolisme tubuh bayi, otak dan juga fungsi organ lainnya.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - July 19, 2018
    Diskusi Dari:
    hanis

    Selamat siang bu bidan saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi alergi dingin pada anak. Anaks aya berusia 10 tahun dan sering batuk berdahak bahkan sudah 2 minggu. Saya pernah bawa anak saya periksa ke dokter spesialis anak dan katanya batuk yang anak saya derita akibat dari cuaca dingin. mohon penjelasannya apakah anak saya harus bergantung terus pada obat

    Dijawab Oleh : hanis
    Diskusi Dari:
    Bang Andre

    Di usia saya yang baru menginjak 19 tahun, saya sering kali merasakan perih setelah buang air kecil, padahal saya belum menikah. Apakah hal ini berbahaya bagi kesehatan saya? Dan apa biasanya yang menyebabkan rasa perih itu sering muncul setelah buang air kecil ini?

    Perlu Jawaban

    Selamat pagi Bu Bidan,

    Saya aneu, 25 tahun. Saat ini saya sedang hamil usia kandungan 2 bulan, tapi tidak ada tanda-tanda seperti payudara sakit dan membengkak, mual-mual di pagi hari seperti contoh tanda kehamilan umumnya. Apakah kehamilan saya normal?

    Dijawab Oleh : Ribka Veronika Tatengkeng
    Diskusi Dari:
    Claudia anggelina

    Dimana alamat untuk akupuntur kehamilan

    Dijawab Oleh : Claudia anggelina
    Diskusi Dari:
    Winda

    Selamat siang,
    Saat ini istri saya tengah mengandung dan sering sekali mengalami mual dan muntah. Selain itu, saya lihat berat badannya malah sedikit menurun. Apa ini berbahaya? dan apa yang menjadi penyebab turunnya berat badan istri saya, apa mungkin ada hubungannya dengan gejala mual muntah yang dialami oleh istri saya?

    Dijawab Oleh : Winda