×

Masih Bayi Kok Sudah Jerawatan ? Ini Lho Penyebabnya!

Bagikan Artikel :

Masih Bayi Kok Bisa Jerawatan

Related Posts :

    Jerawat biasanya dialami oleh kaum remaja dan dewasa. Tapi meskipun begitu jerawat juga bisa dialami oleh bayi bahkan bayi baru lahir juga lho. Ini yang biasa bikin para bunda panik. Jerawat ini bisa muncul di bagian manapun dari wajah bayi, yang ditandai dengan bintik kecil kemerahan atau putih pada wajah bayi.

    Jerawat Pada Bayi Akan Hilang Dengan Sendirinya

    Jerawat pada bayi biasanya muncul beberapa minggu, pada dua sampai empat minggu, setelah bayi lahir. Atau, juga bisa muncul sampai tiga bulan pertama setelah bayi lahir dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan (biasanya tiga sampai empat bulan). Jadi, Anda tidak perlu khawatir karena jerawat hanya muncul sementara.

    Penyebab Jerawat Pada Bayi

    1. Penyebab jerawat bayi ini biasanya karena hormon yang diterima bayi dari ibunya pada akhir kehamilan.

    2. Dalam beberapa kasus, produk perawatan kulit bayi, terutama yang berminyak, bisa saja menghalangi pori-pori di wajah bayi sehingga menyebabkan timbulnya jerawat.

    3. Minum obat-obatan tertentu saat menyusui atau jika bayi minum obat tertentu, juga bisa menjadi penyebab munculnya jerawat pada bayi.

    4. Adanya jaamur malassezia, sebuah jenis jamur yang biasanya mengendap di permukaan kulit, terkadang bisa menciptakan reaksi inflamasi pada bayi dan menyebabkan jerawat.

    Cara Mengatasi Jerawat Pada Bayi

    1. Cuci wajah bayi dengan sabun bayi ringan dan air sekali sehari. Lalu, keringkan wajah bayi dengan handuk lembut, cukup dengan menepuk wajah bayi secara perlahan.

    2. Jangan menggosok wajah bayi dengan handuk apabila selesai dibersihkan, tapi di tekan-tekan secara perlahan. Hal ini untuk mencegah iritasi kulit wajah bayi.

    3. Jangan mengoleskan lotion berminyak pada kulit wajah bayi. Ini bisa menghalangi pori-pori kulit wajah bayi, sehingga membuat jerawat bertambah parah.

    4. Jangan menggunakan obat jerawat tanpa resep dokter untuk mengobati jerawat pada bayi.

    5. Jangan menggosok atau memecahkan jerawat: Hal tersebut bisa merusak kulit dan menambah munculnya bakteri di area kulit yang berjerawat. Akhirnya, risiko bayi terkena infeksi menjadi meningkat.

    6. Hindari pemakaian baju atau selimut dengan permukaan kasar yang bisa membuat kulit bayi iritasi.

    7. Jika Anda merasa jerawat bayi tak kunjung hilang (lebih dari 4-6 bulan) atau jerawat makin bertambah parah, sebaiknya periksakan bayi ke dokter. Dokter akan meresepkan obat topikal ringan untuk mengobati jerawat bayi Anda.

    Jenis-Jenis Jerawat Pada Bayi

    1. Jerawat Neonatal

    Jerawat neonatal ini terjadi pada bayi baru lahir. Biasanya muncul ketika bayi baru lahir hingga berusia 3 bulan. Jerawat neonatal ini merupakan hal yang normal. Kondisi tersebut dialami oleh sekitar 20% bayi baru lahir. Penyebab jerawat neonatal dari stimulasi kelenjar minyak bayi dari hormon ibu atau reaksi inflamasi terhadap jenis jamur yang sering menyerang kulit bayi. Anda tidak perlu khawatir karena jerawat neonatal tidak akan memengaruhi permukaan kulit bayi jika ia sudah tumbuh besar nanti dan biasanya akan hilang sendiri sesudah ia berusia 3 bulan.

    2. Jerawat infantil

    Jerawat infantil ini terjadi pada bayi usia lebih dari 3 bulan. Ciri-ciri jerawat infantil adalah bintil-bintil jerawat berwarna merah. Sama seperti jerawat neonatal, jerawat infantil menyerang sekitar 20% bayi. Jerawat infantil juga biasanya menyerang bayi lebih lama ketimbang jerawat neonatal. Pada beberapa kasus, bayi mengalami jerawat infantil yang lebih parah, sehingga membutuhkan pengobatan untuk mencegah terbentuknya bekas jerawat pada kulit.

    Cara Mencegah Jerawat pada Bayi

    1. Gunakan produk bayi tanpa pewangi

    Zat-zat yang ada pada pewangi buatan bisa menimbulkan iritasi pada kulit sensitif bayi. Cobalah menggunakan produk anti alergi, termasuk lotion, sampo, dan detergen.

    2. Mandikan bayi secara rutin dan teratur

    Untuk bayi yang sudah berusia lebih dari 3 bulan, kotoran dan minyak bisa menumpuk di pori-porinya dan menyebabkan jerawat.

    3. Jaga kebersihan pakaian dan lingkungan

    Kulit bayi masih sangat sensitif dan mudah iritasi apabila lingkungan sekitar kotor.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 12, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Haid tidak teratur

  • Oleh : Fitriani Ani
  • 2 tahun yang lalu

    Assalamualaikum ,,nama saya fitriani usia 24 thn suami 25 thn ,saya menikah sudah 11 bulan tapi blm juga hamil ,semenjak saya nukah haid saya tidak teratur sampe 3 bln sekali haid nya ,,saya pingin sekali punya momongan kmrin saya cek ke dokter kandungan hasil nya rahim saya kecil 😢 apa saya bisa hamil bu bidan mohon untuk penjelasan nya
    Trimakasih
    Wassalamualikum

    Benjolan

  • Oleh : Dinda Putei
  • 6 bulan, 1 minggu yang lalu

    Bagaimana cara mengatasi benjolan dekat kemaluan dan paha, benjolannya cuma 1 buk, tapi bisa dipegang
    dan seperti kelenjer, dan terasa sedikit sakit.

  • Oleh : Dinda Putei
  • Kesulitan hamil saat sdah kb

  • Oleh : Ulfha Arham
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    Dok sya ingin bertnya

    Pilek Pada Anak yang Tak Kunjung Sembuh

  • Oleh : Isti Rahmawati
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Bu bidan saya mau bertanya, anak saya usianya 1,5 tahun, dia sering sekali terkena pilek. Bahkan anak saya sering sekali ingusan yang membuatnya tidak nyaman karena mungkin sulit bernapas. Apakah hal ini wajar ?

    Negatif tapi tidak menstruasi

  • Oleh : Sintya Rizka Afriani
  • 8 bulan, 1 minggu yang lalu

    Bulan april saya menstruasi tgl 7 bu, mei tgl 11 dan juni tanggal 9 kemudian mens lagi tgl 22 juni sampai 25 juni
    Tanggal 3 juli saya melakukan hubungan suami istri, dan suami tidak menggunakan konstrasepsi (kondom) karena saya gak pasang IUD atau pil kb atau suntik kb jadi pakainya kondom bu, tp tgl 3 gak pakai kondom sedangkan suami dikeluarkan di dalam setelah 3 jam kemudian saya minum postinor 2 bu, langsung 2 pil sekaligus sesuai anjuran box, kemudian sampai sekarang tgl 5 agustus saya belum menstruasi saya sudah tespack pakai sensitif dan one med hasilnya negatif semua mulai dari 2 minggu stlh berhubungan sampai saya telat 2 minggu hasilnya negatif tapi sampai sekarang belum menstruasi.
    Pertanyaan saya apakah hasil tespek itu benar bahwa negatif, apakah benar postinor dapat mempengaruhi siklus menstruasi?

  • Oleh : Sintya Rizka Afriani
  • Tanya Bidan