×

Mengatasi Masalah Diare Pada Bayi Usia 0-6 Bulan

Bagikan Artikel :

Tahukah Anda bahwa bayi memang sangat rentan terkena penyakit? Termasuk terkena diare, yang tentu saja hal itu akan membuat para orang tua menjadi panik. Karena sebagai orang tua dituntut harus berpikir kritis supaya lebih mudah dalam mengenali penyebab diare pada bayi 0-6 bulan. Dan tentunya hal ini bukanlah masalah yng sepele supaya Anda tida salah dalam menghadapi situasi seperti ini.

Diare adalah sebuah penyakit yang dimana fases akan berubah menjadi lembek atau bahkan cair yang biasanya terjadi paling sedikit 3 kali dalam 24 jam. Tidak hanya pada orang dewasa saja akan mengalami kondisi seperti ini, tetapi pada bayi juga kerap terjadi bahkan bisa saja malah menjadi lebih buruk dengan orang dewasa. Diare pada bayi sangat berbahaya dan harus segera diobati. Apabila tidak berlanjut tanpa penanganan yang tepat, maka dapat menyebabkan kematian. Kematian pada bayi karena diare menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada bayi. Pada setiap tahunnya bayi meninggal akibat diare.

Frekuensi normal buang air besar pada bayi tentu saja berbeda dengan orang dewasa. Biasanya bayi akan lebih sering dengan orang dewasa. Bayi yang berusia 0-6 bulan (ASI) sehari 1 sampai 7 kali atau hanya 1-2 hari sekali, sedangkan pada bayi non ASI 3-4 kali atau hanya 1-2 hari sekali. Bayi usia diatas 6 bulan biasanya 3 sampai 4 kali sehari atau 2 hari sekali.

Penyebab Diare Pada Bayi

Perlu diketahui apa penyebab si kecil mengalami diare pada usia 0-6 bulan, meliputi :

1. Apabila bayi hanya mengkonsumsi ASI, maka Anda sebagai penyuplai nutrisi harus memperhatikan pada pola makanan Anda karena apa yang Anda makan akan mempengaruhi pada kebutuhan nutrisi sang bayi. Dan pastikan Bunda harus mengkonsumsi makanan sehat yang memiliki kandungan gizi serta nutrisi yang cukup.

2. Apabila sumber nutrisi si kecil dari susu formula, maka harus memastikan dari kebersihan diri Anda sebelum akan membuatkan susu formula dikarenakan susu formula bukanlah makanan yang steril bagi bayi, untuk itu maka tidak menutup kemungkinan jika terdapat kuman ataupun parasit yang tercampur didalam susu tersebut.

Berikut beberapa solusi cara mengatasi masalah diare pada bayi :

Beri Asupan Cairan yang Mencukupi

Masalah diare yang dapat menyebabkan dehidrasi, maka sebaiknya berikan cairan secara teratur. Apabila si kecil masih minum ASI maka berikan ASI dengan cara teratur.

Oralit

Campuran air, gula, dan garam merupakan oralit. Apabila mengalami diare bisa dibuatkan oralit. Berikan cairan oralit untuk menggantikan garam pada tubuh bayi yang telah hilang ketika si kecil mengalami diare.

Berikan Makanan Yang Mudah Dicerna

Makanan yang mudah dicerna seperti nasi tim, nasi lembut, bubur, atau pisang, karena makanan tersebut menjadi salah satu sumber tenaga ketika bayi mengalami diare. Makanan yang halus dapat dengan mudah diserap oleh usus, karena penyebab dari diare adalah usus yang tidak dapat menyerap pada makanan akibat dari makanan yang terlalu besar pada saluran pencernaan. Perlu diketahui, jangan berikan makanan yang terbuat dari sereal atau sejenisnya karena akan sulit untuk dicerna oleh pencernaan si kecil.

Pijat Bagian Gusi Bayi

Salah satu penyebab diare yaitu rasa sakit saat tumbuh gigi. Dalam hal ini, berikan mainan bayi yang aman untuk dikunyah atau bisa dengan memijat gusi sang bayi denan jari-jari tangan Anda supaya meringankan rasa sakitnya, namun harus dilakukan secara perlahan.

Berikan Air

Memberikan air pada bayi ternyata dapat meringankan rasa sakit perut dan juga membuang gas pada perut bayi. Namun alangkah baiknya pemberian air sebaiknya diberikan untuk bayi yang usianya sudah mencapai enam bulan.

Itulah beberapa cara yang dapat Bunda terapkan dalam mengatasi masalah diare pada bayi. Biasanya hanya membutuhkan dalam 3 hari agar perut si kecil menjadi normal. Apabila keadaan masih belum membaik, alangkah baiknya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk pencegahan, sebaiknya Bunda menjaga dalam mengkonsumsi makanan supaya terhindar dari bakteri penyebab diare. Semoga bermanfaat !

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : May 5, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Muntah setelah minum ASI

  • Oleh : Debby
  • 1 tahun, 1 bulan yang lalu

    Siang Bu Bidan,
    Bayi saya usia 4 bulan sering muntah kalau sudah minum ASI. Muntahnya kadang banyak dan kadang sedikit. Apa penyebab bayi saya sering muntah ? Apa bayi saya baik-baik saja kalau sering muntah ?

    Haid tidak lancar

  • Oleh : Naisyabilla Sutarno
  • 7 bulan, 1 minggu yang lalu

    Saya mahasiswi usia 18 tahun. Siklus menstruasi saya tidak lancar, terkadang 4 bulan bahkan lebih tidak menstruasi. Apakah seperti itu normal atau ada gangguan? Saya belum periksa ke dokter. Jika ingin lancar menstruasi itu caranya seperti apa?

    Terimakasih

    Mansturbasi.

  • Oleh : Arif Pratama
  • 3 bulan, 2 minggu yang lalu

    Selamat malam ibu dokter. Saya mewakili teman saya ingin bertanya.
    Masalah nya temen saya hampir setiap 2 minggu sekali onani dan itu rutin . Dan dia sudah melakukan onani ini sudah dari 3 tahun yang lalu . Dan sekarang setiap menonton film porno alat kelamin nya ngga ereksi nya ga sekeras yang dulu.
    Pertanyaan nya. : apakah dampak terlalu sering onani dapat menyebabkan penurunan ereksi ?
    Dan adakah cara untuk membuat si alat kelaminya itu keras lagi seperti dulu ?
    Terima kasih dokter . . 🙏🏻

    IUD yang Masih Terpasang Saat Hamil, Bahayakah ?

  • Oleh : Jenni
  • 2 tahun, 12 bulan yang lalu

    Bu bidan saya sekarang sedang mengandung anak k 2, dan saat ini usia kandungan saya 4 bulan. Namun dikehamilan saat ini saya khawatir karena ternyata IUD yang sebelumnya masih terpasang. Bagaimana langkah yang seharusnya saya lakukan, saya takut mempengaruhi janin saya. Karena ada yang menyebutkan bila dilepas akan mengakibatkan keguguran. Mohon penjelasanan bu bidan.

    Terimakasih

    Kehamilan

  • Oleh : stepanie6022
  • 1 tahun, 3 bulan yang lalu

    selamat pagi,

    saya hidayat,
    istri saya haid tanggal 5 Juni berkahir 16 Juni 2018
    lalu saya berhubungan dengan istri saya terakhir 25 Juni
    lalu apakah istri saya dapat hamil jika saya berhubungan di tanggal tersebut?

    karena saya saat ini sedang keluar kota
    dikhawatirkan terjadi kejadian yang tidak menyenangkan oleh istri saya

    mohon jawabannya Ibu Bidan

    salam,
    hidayat

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan