×

Mitos Atau Fakta Mencukur Rambut Bayi Akan Membuat Lebih Tebal

Bagikan Artikel :

www.curhatbidan.com – Sebagian orang tua khawatir dengan pertumbuhan rambut si kecil yang tipis. Bahkan sebagian orang tua juga percaya jika mencukur habis si kecil akan membuat rambut menjadi tumbuh lebih tebal. Apakah anggapan tersebut hanya mitos?

Pada umumnya, rambut bayi akan mengalami perubahan hingga usia satu tahun. Saat lahir mungkin saja akan memiliki rambut yang lebat dan tebat, tetapi pada beberapa bulan kemudian rambut tersebut akan rontok dan bahkan menjadi tipis. Hal itu dikarenakan oleh adanya faktor hormonal. Tetapi ada juga faktor lain yang dapat mempengaruhi yaitu posisi bayi yang lebih banyak telentang sehingga bisa menyebabkan gesekan kepala dengan kasus yang mengakibatkan kerontokan di area kepala bagian belakang.

Terjadinya rontok tersebut akan berkurang dengan sendirinya saat usia bayi bertambah dan banyak aktivitas yang dilakukan. Dan biasanya rambut akan tumbuh kembali sekitar usia enam bulan, meskipun pada sebagian bayi baru akan tumbuh rambut lebih tebal saat usia tiga tahun atau lebih.

Sampai saat sekarang, banyak orang tua masih mempercayai anggapan rambut bayi yang akan tumbuh tebal setelah dicukur habis. Maka perlu diketahui bahwa anggapan seperti itu hanya merupakan mitos belaka dan tidak benar, dikarenakan hingga saat ini masih belum ada bukti yang kuat yang mendukung akan hal tersebut. Perlu diketahui juga bahwa pada warna, tekstir, dan pola pertumbuhan rambut bayi tidak tergantung dari proses pencukuran rambutnya. Tetapi jenis rambut yang dimiliki oleh si kecil tergantung dari faktor genetik, etnis, dan juga hormon.

Cara Merangsang Pertumbuhan Rambut Bayi

Untuk merangsang pertumbuhan rambut bayi, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan. Yang pertama yaitu memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif dengan pola makan yang sehat dan seimbang bagi ibu. Setelah bayi memperoleh makanan pendamping ASI, pastikan juga untuk banyak yang mengandung vitamin dan mineral. Karena hal itu akan bermanfaat bagi pertumbuhan rambut, serta akan mendukung tumbuh kembang secara keseluruhan.

Dengan memijat kulit kepala juga dapat dilakukan untuk merangsang pertumbuhan rambut bayi. Caranya, pijat kepala secara lembut dan perlahan dengan menggunakan minyak zaitun atau baby oil. Karena pijatan dapat merangsang sirkulasi darah dibagian kulit kepala guna untuk memberikan nutrisi pada akar rambut.

Lalu bagaimana cara memelihara kesehatan rambut bayi?

Apapun jenis rambut yang dimiliki oleh si kecil, maka hal terpenting yaitu memperhatikan kebersihan dan kesehatan rambutnya. Berikut ini ada beberapa tips untuk mencegah rambut bayi supaya tidak kering dan rusak, antara lain :

  • Keramas sesuai kebutuhan

Biasanya untuk bayi yang berusia dibawah 6 bulan, belum mengeluarkan banyak minyak pada kulit kepalanya sehingga tidak perlu melakukan keramas setiap hari, cukup satu minggu sekali. Ketika usianya sudah bertambah, lakukan keramas lebih sering lagi sesuai dengan kebutuhan atau pada saat rambutnya berminyak.

Bagi si kecil yang rambutnya belum tumbuh, sangat disarankan untuk mengeramasinya dengan menggunakan sampo untuk menghindari kulit kepala bayi yang berminyak dan juga muncul kerak kepala (cradle cap). Tetapi juga jangan terlalu sering mengeramasi bayi supaya kulit kepala tidak terlalu kering dan merasa gatal.

Related Posts :
    • Mencegah rambut kusut

    Biasanya pada rambut yang lebat dan ikal, cenderung akan mudah kusut. Untuk menghindarinya, maka setelah keramas dapat diberikan kondisioner dengan formulasi yang baik untuk bayi.

    • Hindari aksesoris yang berlebihan

    Biasanya bunda akan gemas jika melihat rambut perempuan yang dihiasi dengan berbagai aksesoris. Namun perlu diketahui dan harus berhati-hati dala menggunakan aksesoris tersebut, seperti jepit rambut yang mungkin tajam atau berpoteinsi melukai bayi ketika dikenakan. Selain itu, hindari untuk menguncir rambut si kecil karena jika kunciran terlalu erat maka dapat membuat rambut rontok. Hal tersebut sebaiknya dilakukan setelah menginjak usia balita.

    Bunda, apapun jenis rambut si kecil tidak usah khaawtir denga ketebalan rambut. Tetapi hal yang terpenting yaitu untuk memperhatikan kebersihan serta kesehatan rambut si kecil. Semoga bermanfaat !

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 29, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Nyeri Setelah Buang Air Kecil

  • Oleh : Bang Andre
  • 3 tahun yang lalu

    Di usia saya yang baru menginjak 19 tahun, saya sering kali merasakan perih setelah buang air kecil, padahal saya belum menikah. Apakah hal ini berbahaya bagi kesehatan saya? Dan apa biasanya yang menyebabkan rasa perih itu sering muncul setelah buang air kecil ini?

  • Oleh : Bang Andre
  • Kehamilan

  • Oleh : adrienne1132
  • 1 tahun, 5 bulan yang lalu

    Dok mw tya. Ni sy hamil anak prtma. Apkh normal usia 4bln anak sya sunsang ya dok. Blm bisa dlihat jnis klamin ny?

    Tentang hubungan seksual

  • Oleh : Teguh Roy
  • 9 bulan, 2 minggu yang lalu

    Saya hubungan seksual 5 kali dengan pacar saya tanpa menggunakan kondom tpi sperma nya keluar di luar itu dapat hamil apa tidak

    evidence base

  • Oleh : katjawilfred9
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Apa evidence base dari persiapan persalinan??

    Makanan yang dilarang untuk anak yang selesai sunat

  • Oleh : Iis ismayanti
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saya mau bertanya apakah ada pantangan makanan untuk anak yang saat ini baru sunat takutnya jika makan sembarangan akan berimbas pada luka sunat yang masih basah. Mohon penjelasannya trims.

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan