×

Penyebab Sakit Mata pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Bagikan Artikel :

Daya tahan tubuh bayi yang belum matang memudahkan virus atau bakteri menyerang katahanan tubuhnya. Hal ini menyebabkan bayi mudah rentan terkena penyakit, salah satunya pada organ mata. Mata merupakan organ tubuh yang sangat penting dan satu-satunya alat visual manusia. Organ tubuh ini sangat sensitif, terjadi gangguan sedikit saja bisa berakibat fatal. Karena itu, kali ini curhat bidan akan membahas mengenai penyebab sakit mata pada bayi dan cara mengatasinya. Semoga dapat menjadi pedoman yang bermanfaat bagi bunda ketika si kecil mengalami sakit mata.


Penyebab Bayi Mengalami Sakit Mata

Related Posts :

    Mata merah, bengkak, belekan, atau berair merupakan pertanda bayi mengalami sakit mata. Biasanya bayi akan sering menggosok-gosok matanya karena merasa tidak nyaman. Sakit mata bisa terjadi hanya pada salah satu bagian mata ataupun keduanya. Ada beberapa hal yang penyebab sakit mata pada bayi, diantaranya :

    • Masuknya debu pada mata saat berada di lingkungan yang kotor.
    • Mata bayi terkontaminasi bakteri atau virus akibat kebiasaannya menyentuh daerah sekitar mata atau menggosok-gosok mata setelah menyentuh benda yang mengandung bakteri dan virus.
    • Akibat Paparan radiasi berlebih benda elektronik.
    • Kurangnya asupan vitamin A.
    • Penyumbatan saluran air mata yang menuju hidung, sehingga air mata akan keluar terus menerus. Genangan air mata inilah yang menjadi sarang kuman dan dapat menyebabkan infeksi.

    Cara Mengatasi Sakit Mata pada Bayi

    Berikut ini merupakan langkah-langkah sederhana untuk mengatasi sakit mata pada bayi yang bisa bunda lakukan sendiri di rumah :

    • Usaplah mata bayi dengan bola-bola kapas atau kain basah yang sangat lembut. Hindari membersihkan mata bayi dengan air hangat, karena bisa memicu terjadinya iritasi. Membersihkan mata bayi dengan obat pembersih mata juga harus dihindari, karena dikhawatirkan mata bayi sensitif terhadap zat-zat dalam cairan pembersih.
    • Teteskan ASI pada mata bayi. Cara tradisional ini masih sering digunakan sampai sekarang. Meskipun berum teruji secara klinis dapat menyembuhkan sakit mata, ASI mengandung nutrisi yang baik untuk sistem imun anak dan dapat membunuh bakteri.
    • Jaga kebersihan tempat tidur bayi agar terhindar dari kotoran atau debu.
    • Jangan membawa bayi ke tempat yang terpapar debu.
    • Pijat dengan telunjuk area lingkar mata bayi dan bagian batang hidungnya untuk melancarkan saluran air mata agar mata bayi tidak terus berair. Lakukan 3 kali sehari dan pastikan cuci tangan terlebih dahulu sebelum memijat.

    Jika langkah-langkah diatas sudag dilakukan tapi tetap tidak ada perubahan, atau adanya peningkatan pembengkakan pada mata bayi disertai dengan demam, maka segera periksakan kondisi bayi anda ke dokter. Penanganan harus secepatnya dilakukan untuk menghindari masalah yang lebih serius. Bunda juga harus lebih perhatian dan mengetahui kondisi bayi. Karena bayi yang masih kecil belum bisa mengekspresikan rasa sakit yang dirasakannya.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : March 1, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    pengen cepat hamil

  • Oleh : albertag59
  • 6 tahun, 11 bulan yang lalu

    Mw tnya dok ,knpa ea sya sampai saat in blm jga mempunyai keturunan,brobat udah tp blm jga ad hasil a

    hamil pasca operasi kehamilan ektopik

  • Oleh : Lusi
  • 6 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat sore buk,,
    saya mau tanya seputar kehamilan pasca operasi kehamilan ektopik di saluran tuba….pada bulan maret saya mengalami kehamilan ektopik,umur janin sudah 2 bulan,kemudian dokter menyarankan agar saya melakukan operasi karena KE sudah hampir pecah…jadi saya dan suami memutuskan untuk melakukan operasi pada bulan maret lalu…dokter menyarankan pasca operasi 3 bulan untuk melakukan hidrotubasi…tapi saya belum melakukannya meskipun sekarang sudah 3 bulan pasca operasi…yang ingin saya tanyakan,apakah saya bisa langsung program hamil aja tanpa hidrotubasi???mengingat keadaan keuangan dan rasa ketakutan saya terhadap efek samping dari hidrotubasi…mohon pencerahannya

    Pendarahan

  • Oleh : githa
  • 6 tahun, 4 bulan yang lalu

    Saya hamil 8 minggu tp sblmnya tdk masalah tp saya ada flek dan dan darah saat pup. Rasanya kaya haid

    Keputihan yang tidak kunjung sembuh

  • Oleh : Fitriyan Tng
  • 7 tahun, 7 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya sering mengeluh sama keputihan. Keputihan yang saya alami ini membuat saya menjadi sangat gatal dan berbau tidak sedap. apakah keputihan seperti ini berbahaya? Saya sudah mencoba berbagai obat yang dianjurkan oleh kerabat saya, tapi hasilnya nihil bu bidan. Untuk itu saya minta solusi dari bu bidan bagaimana cara saya mengatasi penyakit keputihan ini? saya takut menjadi parah dan berubah menjadi penyakit serius yang lebih sulit untuk diatasi. Terimakasih bu bidan, ditunggu jawabannya…

  • Oleh : Fitriyan Tng
  • Bagaimana cara merawat kehamilan di trimester 1

  • Oleh : Hafis Alfarozi STm
  • 7 tahun, 9 bulan yang lalu

    Maaf dok, saya mau tanya.
    Saat ini saya tengah hamil dan baru menginjak usia 3 minggu. Kehamilan ini menjadi kehamilan pertama saya dan saya masih belum mengetahui bagaimana cara merawat kehamilan. Karena banyak orang yang bilang, kehamilan usia muda masih sangat rentan dan saya takut mengalami keguguran. Oleh karena itu, gimana yah dok supaya kehamilan saya tetap sehat dan kuat? Mohon di jawab yah.

    Tanya Bidan