×

Senam Otak untuk Merangsang Kecerdasan Bayi

Bagikan Artikel :

Curhat Bidan – Kecerdasan seorang bayi tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik. Faktor lain yang mempengaruhi kecerdasan bayi adalah stimulasi atau rangsangan. Hasil penelitian membuktikan bahwa pengalaman dan rangsangan yang diterima pada tahun pertama kehidupan akan berpengaruh pada perkembangan dan fungsi otaknya di kemudian hari. Stimulasi atau rangsangan salah satunya bisa didapatkan melalui senam otak untuk merangsang kecerdasan bayi. Sejak usia 3 bulan otot-otot bayi sudah lebih kuat, maka saat itulah si kecil sudah bisa dipandu untuk melakukan gerakan senam otak, yang bisa membantu meningkatkan daya kerja otak dan membuatnya bekerja semakin optimal.

Related Posts :

    Kartini Sapardjiman, Ketua Senam Otak Indonesia mengatakan, kecerdasan bayi juga bisa dioptimalkan dengan senam otak. Senam otak adalah latihan yang terangkai atas gerakan-gerakan tubuh yang dinamis dan menyilang. Senam ini mendorong keseimbangan aktivitas kedua belahan otak secara bersamaan. Dengan ini diharapkan potensi kedua belahan otak akan seimbang, sehingga kecerdasan bayi pun menjadi optimal.

    Gerakan Senam Otak untuk Merangsang Kecerdasan Bayi

    Senam otak ini dilakukan dengan 7 gerakan dasar. masing-masing gerakan memiliki fungsi dan manfaat tersendiri untuk bayi. Gerakan-gerakan tersebut sebaiknya dilakukan secara berututan dengan hitungan yang sama, yaitu empat kali hitungan. Berikut ini merupakan gerakan-gerakan senam otak untuk bayi yang bisa bunda coba sendiri di rumah :

    1. Sentuhan pada Bagian Dahi
    Gerakan dimulai dengan mengusap dahi dari arah kiri ke kanan dan sebaliknya. Sentuhan ini diyakini mampu mengalirkan darah dari hipotalamus (bagian otak yang berfungsi sebagai pusat intregrasi) menuju otak bagian depan, dengan tujuan membuat bayi nyaman dan tidak takut ataupun tegang, mengaktifkan otak depan supaya kemampuan berpikir secara logis dan kreatif meningkat.

    2. Sentuhan di bagian Pipi
    Sentuh dan usap secara lembut pipi kiri dan kanan secara bergantian, agar terjadi refleks pernafasan saat si kecil menguap, sehingga volume oksigen yang menuju otak bisa meningkat. Selain itu, hal ini bertujuan agar otot yang biasa digunakan untuk bersuara dan mengunyah bisa semakin aktif.

    3. Sentuhan pada Telinga
    Usap telinga secara lembut di bagian pinggir daun telinga kiri dan kanan secara bergantian. Pada area ini terdapat banyak saraf halus. Hal ini dilakukan agar sensitivitas telinga semakin terasah, sehingga kemampuan pendengarannya bisa semakin tajam. Gerakan ini juga bisa mengasah kemampuan dan keterampilan bicara dan mengeja, serta agar daya konsentrasi dan daya ingat bayi semakin meningkat.

    4. Sentuhan pada Bagian Bahu
    Sentuh dan usap dengan lembut bagian bahu kiri dan kanan secara bergantian, dan gerakan kepala bayi ke kiri dan kanan secara perlahan. Gerakan ini bisa membantu otot leher dan bahu bayi agar rileks serta tidak kaku. Selain itu, bermanfaat juga untuk meningkatkan fokus perhatian, konsentrasi, dan daya ingat pada si kecil.

    5. Gerakan Mengaktifkan Tangan
    Pandulah kedua tangan bayi untuk direntangkan lurus ke atas agar sekat rongga dada terbuka lebih lebar. Kemudian rentangkan tangan dengan arah berbeda, yaitu lurus ke depan dan selanjutnya tangan diluruskan ke sisi pinggul. Hal ini bertujuan untuk memperkuat otot-otot dada dan bahu, untuk relaksasi, melancarkan pernapasan, serta melatih koordinasi mata dan tangan.

    6. Gerakan Angka 8 Tidur
    Posisikan bayi dalam keadaan terlentang dan kemudian luruskan. Tuntun tangannya dan gerakan ke arah kiri dan kanan membentuk angka 8. Lakukan secara bertahap dan bergantian tangan kiri dan kanan sebanyak empat kali. Tujuan dari gerakan ini adalah untuk meningkatkan koordinasi otot mata dan mengaktifkan gerakan mata kanan dan kiri, mangurangi ketegangan mata, mengasah daya konsentrasi, perhatian, dan keseimbangan.

    7. Gerakan Menyilang
    Lakukan gerakan anggota badan secara menyilang. Tangan kanan digerakan bersamaan dengan kaki kiri, atau sebaliknya tangan kiri digerakan bersamaan dengan kaki kanan. Lakukan secara perlahan dan jangan dipaksakan agar suasana rileks. Gerakan ini bertujuan untuk mengaktifkan hubungan kedua sisi otak, indra peraba, pendengaran, penglihatan dan konsentrasi. Selain itu, untuk mengaktifkan gerakan mata dari kiri ke kanan atau sebaliknya, dan meningkatkan koordinasi organ tubuh bagian kiri dan kanan.

    Dengan melakukan senam otak secara rutin setiap hari, bayi pun akan tumbuh cerdas di di lingkungannya. Hal ini disebabkan oleh aliran darah yang membawa oksigen yang masuk ke tubuh lebih lancar, nutrisi yang beredar ke seluruh tubuh pun akan lebih tersalurkan secara optimal, menjadikan otak bayi akan lebih segar dan lebih cepat menyerap sesuatu hal yang baru.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 25, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Cara Mengatasi Keputihan Abnormal

  • Oleh : Wiwin Kusmawati
  • 4 tahun yang lalu

    Selamat siang bu bidan… nama saya Rara Farahtain usia saya sekarang 17 tahun. Akhir-akhir ini saya sering mengalami keputihan yang sepertinya tidak normal. Karena jumlah keputihannya yang banyak dan mengeluarkan bau serta gatal pada vagina. Saya khawatir karena kondisi ini, yang ingin saya tanyakan bagaimana cara mengatasi keputihan yang tidak normal yang bisa saya lakukan sendiri sebelum saya periksa ke dokter? Terimkasih bu bidan, saya tunggu jawabannya…

  • Oleh : Wiwin Kusmawati
  • Penting

  • Oleh : Ananda
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Sekitar bulan agustus 2018 saya di haid hanya 2 hari saja yaitu pd tgl 16 dan 17. Perut bagian kanan juga terasa sakit. Setelah diperiksa ternyata usus besar saya bermasalah. Hingga hari ini 15 desember 2018 saya belum juga haid,perut juga membesar dan keras serta ada benjolan yg suka berpindah-pindah bahkan kadang berdenyut. Kira-kira saya kenapa ya ? Saya belum menikah. Ingin periksa lagi tapi ada rasa malu. Mohon di balas. Terimakasih

    Menstruasi

  • Oleh : Ardhia Rally Aurelia
  • 3 bulan, 4 minggu yang lalu

    Dok mau tanya, kenapa ya udah 2 bulan ini haid saya ko cuma flek aja dan hari nya itu gak lama kurang lebih cuma 3 hari. dan tanggal haid nya selalu telat 2/3 hari. Itu kenapa ya dok? Mohon solusinya🙏

    Haid tidak lancar

  • Oleh : Naisyabilla Sutarno
  • 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    Saya mahasiswi usia 18 tahun. Siklus menstruasi saya tidak lancar, terkadang 4 bulan bahkan lebih tidak menstruasi. Apakah seperti itu normal atau ada gangguan? Saya belum periksa ke dokter. Jika ingin lancar menstruasi itu caranya seperti apa?

    Terimakasih

    Bayi Usia 1 Bulan Terkena Pilek

  • Oleh : mahdi
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Siang dok. Saya Shelly. Anak saya yang berusia 1 bulan terkena pilek tapi tidak panas. Ada batuk sedikit jika sedang menyusui saja. Bagaimana cara menanganinya ? Apa perlu saya periksakan ke dokter ?

    Tanya Bidan