×

Tips Mengatasi Infeksi Telinga Pada Bayi dan Pencegahannya

Bagikan Artikel :

Sebagai orang tua yang dikaruniai buah hati dan masih kecil sebisa mungkin harus menjadi orang tua yang sigap karena saat si kecil masih berusia bayi atau balita mereka lebih rentan terkena berbagai gangguan kesehatan seperti salah satunya infeksi telinga yang kerap ditemukan pada siapa saja. Kondisi ini diakibatkan karena sistem imun pada bayi belumlah terbentuk sempurna, tidak seperti orang dewasa yang sudah memiliki kekebalan tubuh yang baik. Maka dari itu Bidan Online ingin memberikan informasi seputar Tips Mengatasi Infeksi Telinga Pada Bayi dan Pencegahannya.

Ketika si kecil masih bayi, sumber imunitas yang didapatkan hanya diperoleh ASI ibunya saja. Maka dari itu, mengopatimalkan pemberian ASI pada si kecil pada saat masih bayi menjadi langkah yang penting untuk dilakukan sejak dini agar buah hati terhindar dari berbagai ancaman penyakit yang bisa menyerang tubuh si kecil.

Tidak seperti orang dewasa yang tubuhnya sudah bisa lebih kebal menghadapi berbagai paparan virus, anak bayi mungkin akan lebih cepat bereaksi pada jenis paparan tersebut dan membutanya terserang penyakit.

Salah satu jenis penyakit yang seringkali menyerang si kecil dan penyebabnya akibat virus atau bakteri yaitu infeksi telinga. Masalah yang satu ini kerap membuat si kecil menangis dan kesulitasn untuk tidur daripada saat kondisinya normal. Infeksi telinga cenderung menyerang setelah pilek atau infeki sinus terjadi, oleh dari itu waspadalah jika terjadi sesuatu pada si buah hati Anda terutama pada saat dia sedang demam.

Anda bisa mendeteksi hal ini dengan memperhatikan buah hati Anda, jika si kecil mulai sering menarik daun telinga karena merasakan gatal atau perih dibagian telinga dan dalamnya.

Lalu Bagaimana Cara untuk Mengatasi Infeksi Telinga pada Bayi ?

Sebagian besar masalah kesehatan infeksi telinga yang terjadi sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya, namun jika masalah ini terjadi pada bayi tentu akibat yang nanti ditimbulkannya juga berbeda. Oleh karena itu, infeksi teling pada bayi harus segera diatasi.

Anda bisa melakukan tahap pertama dengan mengkonsultasikannya pada dokter.

Biasanya dokter akan memberikan antibiotik dan kondisi si kecil juga sebagian besar mulai membaik setelah diberikan antibiotik. Tapi, pemberian obat – obatan jangan dihentikan sampai resep yang diberikan benar – benar habis.

Menghentikan pengobatan sebelum waktunya bisa memicu timbulnya infeksi kembai dan terkadang dokter juga biasanya ingin memeriksa kembali kondisi si buah hati setelah mereka sembuh. Hal ini untuk memastikan tidak adanya infeksi lain dan tanda – tanda si kecil terserang kembali masalah kesehatan yang satu ini.

Bagaimana Cara Pencegahan Infeksi Telinga pada Bayi ?

Sebenarnya hingga sekarnag belum bisa dipastikan metode khusus yang dilakukan untuk pencegahan si kecil. Tapi ada beberapa faktor yang disebut – sebut bisa meningkatkan resiko infeksi telinga pada si kecil diantaranya orang tua yang merokok, anak yang mengkonsumsi susu formulai bukan ASI dan interaksi dengan anak lain yang mengidap infeksi telinga.

Berikut di bawah ini beberapa hal yang harus dihindari untuk mengurangi resiko si kecil terserang infeksi telinga.

Jauhkan si kecil dari lingkungan yang dipenuhi dengan asap atau lingkungan perokok. Apabila si ayah juga merupakan perokok sebaiknya merokok ditempat yang jauh dari si kecil agar asapnya tidak mengenai buah hati.

Utamakan untuk memberikan susu ASI dibandingkan dengan formula. ASI merupakan makanan terbaik dan sumber sistem kekebalan tubuh yang tepat untuk si kecil yang mana sistem kekebalan tubuhnya fit maka segala penyakit bisa dihindari dan untuk itu utamakan ASI dibandingkan dengan susu formula.

Hindari memberikan anak makan pada saat mereka sedang berbaring.

Nah, itulah beberapa hal mengenai infeksi telinga pada bayi dan cara pencegahannya untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi telinga pada buah hati Anda. Diharapkan dengan mengetahui penjelasan di atas, ibu bisa membawa buah hatinya segera ke dokter jika menemukan gejala – gejala seperti yang sudah disebutkan tadi.

Baca Juga :

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 7, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Haid lebih dari 14hari pertama kali terjadi semenjak menggunakan pil KB

  • Oleh : Osin Mantik
  • 1 tahun yang lalu

    Saya mau brtanya, saya seorang wanita yang menikah di usia muda (17tahun) hampir 2bulan yang lalu dikarenakan beberapa faktor pribadi, 2 minggu pertama setelah pernikahan saya dianjurkan untuk menggunakan pil KB untuk mencegah kehamilan,, jalan 2minggu penggunaan pil KB saya mengalami menstruasi dari tanggal 22agustus dan sampai saat ini 6september masih harus menggunakan pembalut karna masih ada darah yang terus keluar, apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang harus saya lakukan?

  • Oleh : Osin Mantik
  • Keputihan

  • Oleh : Nela Nurlaela
  • 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan. Nama saya nela nurlaela umur saya 19th saya mau tanya bu. Saya sedang keputihan tetapi warna aga kuning keijoan sedikit bentuknya encer ga terlalu kental banget terasa gatal juga dan saya juga baru habis menstruasi sekitar semingguan dari tanggal 19-25 dan sekarang lagi keputihan. Gimana cara mengatasinya ya bu. Terimakasih mohon jawaban nya😊

    Benjolan di vagina

  • Oleh : nadila ariska
  • 7 bulan, 3 minggu yang lalu

    selamat malam ,saya perempuan umur 19 tahun belum menikah, di dalam lubang vagina saya terdapat benjolan yang menutupi lubang tersebut. Benjolannya tidak keras dan tidak juga lunak. Untuk siklus haid saya sangat teratur.saya baru menyadari adanya benjolan tersebut saat buang air kecil,dan disaat tumbuhnya pun saya tidak merasakan apa-apa,tidak ada gatal juga. Sudah hampir 2bulan saya mempunyai benjolan ini,dan tidak kunjung mengecil ataupun menghilang. Saya tidak pernah berhubungan badan,tetapi saya pernah mainin lubang saya dengan cara menusuk-nusuk nya dengan jari.Dan disaat itulah timbul rasa yang sangat nyeri .Untuk penyakit ini apakah berbahaya Bu? dan apakah bisa sembuh ?. Itu saja yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf,terima kasih sebelumnya Bu.

  • Oleh : nadila ariska
  • Apakah KB aman untuk wanita yang baru menikah?

  • Oleh : Alfiyah
  • 5 tahun yang lalu

    Selamat siang bu bidan saya mau bertanya. Apakah penggunaan Kb itu aman untuk wanita yang baru menikah? Soalnya saya sering mendengar jika wanita yang baru menikah sebaiknya tidak menggunakamn KB karena dapat membuat rahim kering dan sulit hamil nantinya. Apakah itu benar mohon penjelasannya

    Benarkah Mengkonsumsi Terong Berpengaruh Pada Penis ?

  • Oleh : Riza
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Assalamualaikum Bu Bidan, saya Hendra Hermawan saya tadi selesai baca artikel tentang kesuburan pria dan disana katanya kalau sering makan terong bakal bikin penis kita jadi lemas itu gimana bu bidan ?

  • Oleh : Riza
  • Tanya Bidan