Tips Menyimpan ASI Bayi Yang Baik Dan Benar

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Bidan online -, Tak satupun ibu di dunia ini yang tidak menginginkan anaknya memberikan sesuatu yang terbaik, termasuk ASI salah satunya. Pemberian ASI secara ekslusif lebih banyak mengandung manfaat dibandingkan dengan pemberian susu formula. Selain dapat meningkatkan kecerdasan anak, masih banyak lagi manfaat lainnya dari pemberian ASI. Oleh karena itu, menyusui sang buah hati dengan ASI mereka sendiri, merupakan sebuah keberuntungan yang tak ternilai harganya. Namun hal tersebut seringkali menjadi kesulitan bagi sebagian bunda, terlebih jika anda seorang wanita karir. Namun anda tak perlu khawatir, karena anda dapat memeras ASI, yang kemudian menyimpannya dengan baik.

    Namun banyak dari para bunda yang belum mengenal baik cara penyimpanan ASI yang baik dan benar. Lalu bagaimana cara untuk menyimpan ASI secara maksimal agar kandungan gizi dan nutrisi di dalamnya tetap utuh dan terjaga? Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan yang anda ajukan tersebut, anda dapat melakukan tips menyimpan ASI yang baik dan benar berikut ini, sehingga ASI tersebut aman tidak membahayakan kondisi sang buah hati anda, meski telah di si,pan dalam kurun waktu yang cukup lama. Sebelum penyimpanan ASI, ada beberapa hal yang patut di perhatikan:

    • Siapkanlah tempat untuk menyimpan asi seperti tempat yang berbahankan beling atau plastik dengan tutup yang kedap udara. Anda dapat menggunakan botol susu ditutup rapat, atau kantong khusus untuk ASI.
    • Membersihkan tempat menyimpan atau wadah ASI dengan air hangat dan sabun.  Bersihkan kembali dengan air hangat dan keringkan secara alami.

    Inilah Berbagai Tips Menyimpan ASI Yang Baik Dan Benar

    • Jika anda memilih menyimpan ASI di suhu ruangan, maka asi yang anda peras hanya dapat bertahan selama 10 jam.
    • ASI yang di di simpan di kulkas, harus segera di gunakan setelah berada selama setengah jam di ruangan.
    • ASI yang di simpan di dalam kulakas dapat bertahan hingga satu minggu lamanya.
    • Jika andi ingin menyimpannya di dalam freezer maka simpan pada bagian yang dingin, dan ASI tersebut mampu bertahan selama 6 bulan ke depan.
    • Jangan memunuhi semua isi botol dengan ASI. Sisakan minimal 4 cm, karena ASI akan mengembang. Anda dapat menggunakan tutup dari plastik dan karet, dan pastikan tertutup secara rapat.
    • Jangan pindahkan ASI dari kulkas ke freezer jika telah melebihi batas 48 jam.
    • Jangan lewatkan untuk memberi label tanggal atau hari pembuatan pada setiap botol. Hal tersebut supaya dapat memudahkan anda, dalam membedakan mana yang dapat di gunakan dan mana yang sudah basi.
    • Jika ASI akan di gunakan pada beberapa jam kemudian, selain pada kulkas, anda juga dapat menyimpannya pada kotak pendingin. Namun hal tersebut tidak dapat di jadikan alternatif pada jangka waktu yang cukup lama.

    Setelah anda mengikuti tips-tips di atas, andapun dapat memberikan ASI dari kulkas atau freezer pada sang buah hati setelah menghangatkannya. Dan berikut cara menghangatkan atau mencaikan ASI yang benar:

    • Ambil botol ASI dan diaakan beberapa menit pada suhu ruangan. Untuk lebih mempercepat prosesnya andapun dapat meletakan botol pada mangkuk dengan berisi air panas.
    • Aduk secara merata untuk menyatukan krim dengan ASI.
    • Anda jangan terlebih dahulu memberikan ASI tersebut kepada sang buah hati sebelum ASI cair dan menjadi susu.
    • Jangan pernah memberikan ASI yang telah mberbau asam.
    • Jangan hangatkan ASI pada microwave karena itu hanya akan merusak kandungan pada ASI.

    Nah itulah tips-tips yang perlu di pelajari oleh bunda seputar cara dan tips menyimpan ASI yang baik dan berkualitas demi buah hati anda yang tercinta. Semoga bermanfaat!
     

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - June 21, 2016
    Diskusi Dari:
    Tika

    Mohon masukan dan saran nya bu bidan.
    saya melahirkan sesar, setelah masa nifas selesai, saya berencana pakai KB IUD tetapi menurut bidan yang saya datangi tidak bisa,
    harus menunggu 3 bulan setelah operasi.
    Jadi, sebagai alternatif nya saya KB suntik 3 bulan, karena saya menyusui.
    tapi Setelah 3 bulan kemudian saya tidak suntik KB lagi. karena saya ingin Haid normal setiap bulan nya.

    Waktu itu saya suntik KB bulan oktober, sampe bulan ini saya belum dapat haid juga.
    jika saya berhubungan dengan suami pasti saya menggunakan Kondom. saya ingin pakai KB IUD, tetapi sampai saat ini saya blm haid.
    setau saya, pemasangan IUD dilakukan jika kita sedang haid.

    pertanyaan nya:
    kanapa yah, saya blm haid juga ? padahal saya sudah tidak pakai KB suntik lg.

    Terima Kasih.

    Dijawab Oleh : Tika
    Diskusi Dari:
    Dian Poenya Raizo

    Selamat sore, bidan saya mau tanya lagi, mengapa saya menstruasi terlalu lama. biasanya saya mens hanya 5-7 hari, namun sehabis menjalani treatment bekam saya menjadi mens terlalu lama bisa sampai 14 hari lebih, dan biasanya darah yang keluar setelah 7 hari berwarna merah kehitaman. saya takut karena katanya kalau lebih dari 14 hari itu darah penyakit. padahal 2 bulan lalu saya bekam sebelum haid. mohon penjelasannya terimakasih

    Dijawab Oleh : Dian Poenya Raizo
    Diskusi Dari:
    Putri

    usg belum terlihat kantung janin

    Dijawab Oleh : Putri
    Diskusi Dari:
    Anisaapriyanti

    Buk bidan kenapa ea bayi saya klo tidur bunyi nya gro grok usianya 4blan

    Dijawab Oleh : Anisaapriyanti
    Diskusi Dari:
    Jenni

    Selamat siang dok, saya mau bertanya. Saat ini usia pernikahan saya menginjak 2 minggu. Saat saya melakukan hubungan intim dengan suami saya pertama kalinya, tiba tiba saya merasakan gatal di bagian vagina yang tidak tertahankan. Selain itu, dari bagian vagina saya juga keluar cairan putih yang di sertai dengan kepingan putih seperti susu. Selain itu, saya juga sering merasakan gatal, perih dan juga sakit yang begitu dasyat ketika melakukan hubungan. Apakah ini merupakan hal yang serius bagi kesehatan?

    Dijawab Oleh : Jenni