×

Yuk Kenali Purple Crying Pada Bayi!

Bagikan Artikel :

Yuk Kenali Purple Crying Pada Bayi

Wajar sekali jika bayi sering dan mudah menangis. Menangis menjadi salah satu cara bayi mengomunikasikan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhannya. Namun jika tangisan bayi tak kunjung reda dalam waktu lama, bayi bisa saja sedang berada dalam fase purple crying.

Purple crying adalah istilah untuk menggambarkan kondisi bayi yang menangis lebih sering dan sulit ditenangkan. Biasanya terjadi pada bayi berusia 2-8 minggu dan fase ini akan berakhir dengan sendirinya di usia 12 minggu. Orang tua perlu lebih mengenal jauh fase ini agar lebih sigap dalam mengatasinya.

Purple merupakan singkatan dari 6 karakteristik tangisan bayi pada fase ini. Karakteristik tersebut meliputi:

  1. P (peak crying). Seperti yang telah disebutkan, fase ini adalah fase ketika bayi akan sering-seringnya menangis dan puncaknya adalah ketika ia berusia sekitar dua bulan.
  2. U (unpredictable crying). Tangisan bayi pada fase ini biasanya terjadi secara tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas.
  3. R (resist soothing). Tangisan bayi pada fase ini akan cenderung lebih sulit untuk dihentikan.
  4. P (pain-like face). Ekspresi wajah bayi saat menangis seperti merasa kesakitan, walaupun tidak ditemukan penyebab yang kira-kira membuat ia kesakitan.
  5. L (long-lasting). Durasi tangisan ini bisa berlangsung lama, sekitar 30–40 menit. Dalam satu hari, total waktu yang dihabiskan bayi untuk menangis bisa selama 5 jam atau lebih.
  6. E (evening). Biasanya, tangisan ini terjadi saat sore hari dan malam hari.

Cara Mengatasi Purple Crying

  1. Skin to skin
    Skin to skin dilakukan dengan cara meletakkan Si Kecil pada dada Bunda tanpa dihalangi pakaian, sehingga kulit Bunda bersentuhan langsung dengan kulit Si Kecil. Metode ini umumnya akan membuat Si Kecil merasa lebih nyaman dan membantu meredakan tangisannya. Bunda juga bisa memberikan sedikit pijatan lembut pada Si Kecil agar ia menjadi lebih tenang.
  2. Selimuti bayi
    Selain sentuhan, menyelimuti Si Kecil dengan kain juga dapat memberikan kehangatan dan menambah rasa aman. Cara ini diharapkan dapat menghentikan tangisnya untuk sementara.
  3. Menggendong dan mengajak bayi jalan-jalan
    Jika Si Kecil terus menerus menangis, Bunda bisa menggendong dan mengayun-ayunkan ia secara perlahan. Bila perlu, Bunda bisa mengajaknya jalan-jalan ke halaman rumah atau taman dekat rumah untuk menikmati udara segar, sehingga Si Kecil bisa lebih tenang dan mereda tangisannya.
  4. Mandikan dengan air hangat
    Memandikan Si Kecil dengan air hangat bisa menjadi salah satu cara untuk menenangkannya ketika ia menangis, Bun. Suara gemericik air bisa membuat ia merasa lebih tenang dan berhenti menangis.
    Perlu diingat, purple crying pada bayi merupakan hal yang normal dan tidak perlu dicemaskan apalagi sampai membuat Bunda frustrasi. Lakukanlah langkah mengatasi tangisan bayi di atas dan mintalah batuan dari pasangan atau keluarga untuk merawat Si Kecil jika Bunda sudah kelelahan.
    Jika cara mengatasi purple crying di atas tidak juga mampu meredakan tangisan Si Kecil, sebaiknya segera bawa ia ke dokter, ya, Bun. Dokter akan memeriksa dan membantu menemukan penyebab Si Kecil menangis sekaligus memberikan saran perawatan sesuai dengan kondisinya.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 4, 2022

    Pertanyaan Pengunjung :

    Apa saya hamil?

  • Oleh : Desy Silvy
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    Dok Bln 1 tgl 1-5 sya m dan BulN 1 tgl 28-1 m lgi. BulN 2 tgl 14 15 sy berhubungan tgl 24-27 saya m. BulN 3 tgl 11 12 26 syg berhubung intim tapi menggunakan pil kb sekali minum.dan Sampek bulan 4 syg bm m. Tgl 3 BulN 4 aku test garis dua apa saya hamil

  • Oleh : Desy Silvy
  • Lemas

  • Oleh : Risky nur
  • 4 tahun, 3 bulan yang lalu

    Pagi Dok. Saat ini saya sering kali merasakan berbagai jenis masalah seperti dada yang sakit, lemas, sakit pada bagian tangan, berkeringat berlebih, panas dingin, gemeteran dan sakit dada sebelah kiri. Awaslnya saya hanya menderita masalah kesehatan tuberculosis 1 Thn. Memang Dokter sudah bilang bahwa saya sudah sembuh dari tuberculosis ini. Tapi kenapa yang tiba tiba tubuh saya jadi merasakan hal hal tadi? Mohon penjelasannya

    Makanan Pemicu Keguguran

  • Oleh : Dessi Yudha Arisandy
  • 6 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saya wanita berusia 25 tahun. Saat ini saya sedang hamil 3 bulan dan ini merupakan pengalaman pertama saya. Saya mau bertanya apakah ada pantangan makanan bagi ibu hamil muda yang memicu keguguran, takutnya saya salah makan mohin di jawab bu bidan terimakasih

    TElat menstruasi

  • Oleh : zamrud zulaikha
  • 3 tahun, 8 bulan yang lalu

    pagi bu bidan??? saya mau tanya . saya umu 26 untuk th ini . baru menikah 28 november 2018 . 2 bulan setalh nikah menstruasi di tgl yg sama ini menginjak 3 bulan pernikahan jadi telat menstruasi 5 hari . apa yang harusnya saya lakukan?? sedangkan saya sudah trspek juga bbrpa x hasil negatif . dan dengan kondisi seperti ini apakah saya masih boleh mekakukan berhubungan suami istri . terima kasih !:)

    Tips bagi ibu menyusui yang berpuasa

  • Oleh : ii ihah
  • 5 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu, saya mau konsultasi nih saat ini anak saya baru saja menginjak usia 6 bulan dan saya sudah berniat mau puasa. Apakah ada dampaknya jika saya puasa sama produksi ASI saya dan apa ada tips bagi ibu menyusui yang berpuasa? mohon penjelasannya trims

    Tanya Bidan