Cara Jitu Mengatasi Rasa Cemburu Kakak pada Adik

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Curhat Bidan | Menjadi anak pertama dan pastinya sering dimanja membuat si kakak sering cemburu pada adiknya ? Mengapa demikian ? Rasa cemburu bisa saja dialami oleh siapa saja termasuk kakak adik, rasa cemburu akan muncul ketika anak sudah beranjak pada usia 2-3 tahun. Biasanya rasa “cemburu” yang dialami oleh sang kak terjadi karena takut tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tuanya karena pusat perhatian orang tua lebih mengacu pada adik bayi bukan dia. Oleh karena itu kakak biasanya merasa benci dan terancam karena adanya perubahan tersebut.

    Si kecil pun mulai muncul kecemburuan, seperti :

    • Mudah cengeng, gampang emosi, bahkan bisa memukul teman, ayah bunda bahkan adik bayi.
    • Perubahan selanjutnya yaitu misalnya si kecil sudah jarang ngompol saat tidur, saat cemburu datang si kecil akan mulai ngompol bahkan buang air besar di celana lagi
    • Bahkan si kecil menjadi suka melawan.
    • Pada sebagian anak ketika rasa cemburu dia sering menggigit jari atau menghisap jempolnya
    • Rasa cemburu juga sering di ekspresikan dengan sering membuat ulah, bertingkah tidak seperti biasanya dan menjadi lebih keras.

    Namun hal itu harus segera diatasi karena rasa cemburu muncul akibat takut kasih sayang bunda teralihkan semuanya, bila dibiarkan maka akan segala permintaan dan tuntutaanya harus di turuti, dikhawatirkan hal ini akan berkembang dan menjadi lebih parah lagi.

    Cara Mengatasi Rasa Cemburu Kakak pada Adik

    Hal yang paling utama harus dilakukan ketika bunda sedang hamil dedek bayi yaitu kenalkan sang kakak pada calon adik yang masih berada di dalam kandungan bisa dengan cara mengelur perut ibu, memperkenalkan kakak dengan calon aduk atau hanya dengan merasakan tendangan kaki sang adik. Ceritakan pula kalau dia akan memiliki adik yang lucu, bunda juga bisa sedikit demi sedikit mengajarkan kakak untuk memperlakukan bayi dengan benar misalnya memberi mainan berbentuk boneka dan menggunakan alat tersebut untuk menirukan cara menyayangi bayi.

    Tak hanya itu ketika sang adik sudah lahir bunda harus melibatkan kakak untuk melakukan sesuatu yang berguna untuk adinya misalnya saja dengan meminta kakak untuk mengambilkan peralatan mandi seperti bedak, handuk, popok sehingga sang kakak lebih bisa menyayangi adiknya. Ataupun kakak juga bisa membantu memilih barang-barang yang dipakai untuk sang adik. Jangan lupa puji dia dan tunjukan rasa bangga sudah memiliki anak yang sudah besar dan baik.

    Apabila sudah terlanjur si kecil cemburu, lakukan juga beberapa langkah mengatasi rasa cemburu kakak pada adik di bawah ini :

    1. Tidak boleh menghapus kebutuhannya
      Salah satu yang membuat kakak cemburu yaitu biasanya bunda menghapus kebutuhannya, misalnya menyiapkan sarapan untuk dia, membacakan dongeng sebelum tidur, mengajak berjalan-jalan di pagi hari, dll karena tidak sempat lagi. Hal ini dapat menyebabkan kakak merasa kehilangan.
    2. Jangan melarang bermain
      Walaupun kakak sudah besar namun tetap biarkan kakak untuk bermain jangan melarangnya untuk bermain karena telah memiliki adik. Biarkan dia bermain sepuasnya dan ajari untuk berbagi dengan adiknya. Hal ini dapat menghapus rasa cemburu yang terkadang melukai perasaan nya.
    3. Jangan mudah memarahi anak
      Walaupun ketika sedang cemburu kakak sering bikin emosi, ternyata kakak sedang menarik perhatian bunda loh. Oleh karena itu jangan berteriak atau memarahinya karena hal tersebut dapat memperburuk keadaan dan malah tambah rewel.
    4. Jangan mengharapkan kakak menjadi “dewasa”
      Walau sudah punya adik, bukan berarti dia sudah mengerti dan tumbuh cepat dewasa. Dia masih tetap anak kecil yang perlu di bimbing dan diarahkan dari orang tua. Oleh karena itu ajari kakak untuk menyayangi adiknya.

    Dengan tips diatas dijamin kakak tidak mempermasalahkan lagi dengan kehadiran sang adik. Semoga artikel diatas dapat menambah inspirasi anda. SEMOGA BERMANFAAT

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - June 7, 2016
    Diskusi Dari:
    Anonymous

    Saya mau tanya setelah berhubungan intim dengan suami saya langsung meminum obat KB apakah masih bisa terjadi kehamilan? sedangkan sperma yang masuk sangan sedikit lebih baik minum obat KB atau pil kontrasepsi darurat?apakah tidak apa2 setelah minum pil KB langsung meminum pil kontrasepsi darurat mohon penjelasannya. karena saya dan suami menunda momongan

    Dijawab Oleh :
    Diskusi Dari:
    dawnagagnon511

    Selamat pagi bu bidan, saya wanita usia 25 tahun dan suami saya usia 26 tahun. Sudah 6 bulan kami menikah dan saat ini sedang melakukan program kehamilan. Saat ini saya mengkonsumsi susu pra kehamilan dan natur E, apakah keduanya dapat membantu mempercepat kehamilan dan apakah ada efek sampingnya?? mohon jawbannya

    Dijawab Oleh : dawnagagnon511
    Diskusi Dari:
    dorthymickle

    Selamat pagi, maaf bu bidan saya ingin menanyakan perihal kehamilan saya yang disertai dengan gejala kaki bengkak dan kini usia kehamilan saya menginjal trimester 3. Apakah hal ini wajar dan bagaimana cara mengatasinya ?

    Dijawab Oleh : dorthymickle
    Diskusi Dari:
    Anonymous

    Saya hamil 8 minggu tp sblmnya tdk masalah tp saya ada flek dan dan darah saat pup. Rasanya kaya haid

    Dijawab Oleh :
    Diskusi Dari:
    Isti Rahmawati

    Selamat siang,
    Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

    Dijawab Oleh : Isti Rahmawati