Cara Mengatasi Lactose Intolerant Pada Ibu Hamil

Sebagian ibu hamil, mengalami kondisi ‘enggan’ pada susu dan sejenisnya. Padahal, susu termasuk jenis minuman yang dibutuhkan ibu, terlebih dalam membantu mencukupi kebutuhan kalsium bayi di dalam kandungan.

Manfaat susu tinggi Kalsium, dapat membantu menjaga tumbuh kembang janin lebih baik. Jika kekurangan Kalsium, justru dapat menyebabkan tumbuh kembang janin terganggu. Maka dari itu ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi susu tiga cangkir setiap harinya.

Akibat kekurangan Protein selama kehamilan juga menyebabkan penurunan berat badan, dan perkembangan serta pertumbuhan janin ikut bermasalah. Disinilah manfaat Protein dalam susu dibutuhkan. Kandungan Protein pada susu yang dikonsumsi ibu hamil, membantu menguatkan rahim, melancarkan sirkulasi darah, serta mempersiapkan produksi ASI.

Lactose Intolerant merupakan sebuah istilah medis yang digambarkan pada ibu hamil tidak toleran terhadap laktosa, dan kondisi ini menjadi masalah tersendiri bagi ibu hamil. Lactose Intolerant, terjadi akibat tubuh ibu hamil yang mengalami kesulitan dalam meproduksi Enzim laktase. Enzim ini berfungsi sebagai pemecah laktosa menjadi gula yang lebih kecil (glukosa) agar dapat diserap tubuh untuk menjadi energi.

Namun dengan memaksakan ibu untuk tetap meminum susu padahal mengalami Lactose Intolerant, akan menyebabkan ibu mengalami mual, kembung, kram perut, hingga diare. Gejala seperti ini bisa timbul kurang lebih 30 menit, hingga 2 jam setelah makan atau minum susu, atau produk olahan susu lainnya.

Lalu bagaimana mendapatkan kebutuhan kalsium dengan tetap konsumsi susu namun tidak mengalami gangguan. Berikut adalah tips yang bisa dicoba oleh Bunda agar efek dari minum susu ini tidak menyebabkan gejala-gejala yang tidak menyenangkan seperti yang tadi disebutkan.

Berikut ini adalah Cara Mengatasi Lactose Intolerant Pada Ibu Hamil,

1. Ganti dengan susu kedelai.

Susu kedelai, termasuk produk olahan susu berbahan kedelai dimana proses pembuatannya menggunakan air sebagai campuran. Walaupun tidak seperti susu sapi, namun kandungan gizinya tidak kalah. Susu kedelai memiliki kandungan Protein yang lebih tinggi, seperti Vitamin A, Vitamin D, B12 juga Riboflavin yang baik untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil. Bahkan dengan susu kedelai, berat badan ibu hamil akan lebih ideal.

2. Memilih susu bebas kandungan Laktosa.

Agar ibu hamil tetap mengkonsumsi susu, sebaiknya pilih jenis susu bebas Laktosa yang banyak di jual di Supermarket. Susu bebas laktosa ini dilengkapi dengan tambahan Kalsium yang dapat membantu mendapatkan kebutuhan Kalsium dari susu,  tanpa harus mengalami masalah kesehatan pada perut.

3. Enzim Laktase

Konsultasikan dengan dokter kandungan tentang bagaimana baiknya kebutuhan Enzim Laktase. Kurangnya produksi enzim laktese akan berdampak pada ibu hamil yang kemudian menderita Lactose Intoleran. Dokter akan memeriksa kebutuhan tubuh anda, sehingga anda dapat membeli enzim laktase dalam bentuk kapsul atau tablet di apotek.

Demikian selengkapnya, semoga artikel diatas bermanfaat. Nantikan artikel-artikel bermanfaat lainnya seputar kehamilan ibu, hanya di website Curhat Bidan.

Citra Dewi Amd.Keb - July 13, 2017
Diskusi Dari:
Anonymous

Pagi bu.
Usia kandungan saya 17minggu. Saya sering merasakan nyeri kadang merasa geli dibagian bawah perut bawah, itu kenapa yah bu?
Mohon penjelasannya.

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat siang,
Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan saya ingin bertanya saat ini saya sering merasakan ngilu di persendian juga di area sekita vagina. Gejala tersebut muncul setelah sebulan lalu saya melahirkan, apakah ini berbahaya? dan saya minta saran cara untuk mengatasinya. Terimakasih sebelumnya

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Malam bu,bulan kemarin saya melakukan pemeriksaan usg dan diketahui usia kandungan sy sudah 10minggu.hari ini jadwal saya melakukan pemeriksaan lagi di usia kehamilan 14minggu.yg ingin sy tanyakan apakah harus melakukan usg lagi atau tidak?terimakasih

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan saya Luna umur 29 tahun saat ini saya sedang hamil 36 minggu. MInggu lalu saya di opname karena mengalami ketuban yang rembes dan di sarankan untuk menjalani operasi caesar. Namun berat badan bayi dalam kandungan saya tergolong kecil dan di sarankan untuk menaikan berat badan bayi minimal 2 kg agar operasi caesar dapat di lakukan. Yang mau saya tanyakan bagaimana caranya menaikan berat badan bayi dalam kandungan. Mohon jawabannya

Dijawab Oleh :