Cara Mengatasi Masalah Keputihan Abnormal Pada Wanita

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Bidan Online | Semua wanita dewasa pastinya pernah mengalami masalah kesehatan seperti keputihan. Sebenarnya kondisi alami ini berguna untuk membersihkan sekaligus melindungi vagina dari infeksi. Bahkan ibu hamil juga akan mengalami masalah keputihan yang tentunya berhubungan dengan kehamilan.

    Saat seorang wanita mengalami keputihan, maka akan mengeluarkan lendir dari vaginanya. lendir ini akan diproduksi oleh leher rahim dan kelenjar dalam vagina ini akan keluar dengan membawa sel-sel mati juga bakteri. Lendir yang normal pada umumnya memiliki warna bening sampai keputih-putihan, tidak mengeluarkan bau, tidak disertai dengan gatal-gatal atau perih pada vagina.


    Lalu bagaimana jika wanita tersebut mengalami keputihan dengan gejala yang berbeda atau keputihan yang abnormal? Dan bagaimana cara mengatasinya? Sebaiknya anda waspada!. Seperti misalnya terdapat perubahan pada warna juga kekentalan lendir, jumlah lendir yang berlebihan, bau lendir yang begitu tajam, juga pendarahan di luar jadwal haid, dan gatal serta nyeri pada sekitar vagina juga pada perut.

    Sebelum mengetahui cara mengatasi keputihan abnormal pada wanita, sebaiknya kita mengenal jenis-jenis keputihan yang tidak normal tersebut. Karena pada umumnya keputihan yang tidak normal disebabkan oleh infeksi. Kondisi seperti ini kadang bisa menjadi indikasi dari penyakit tertentu sehingga perlu diwaspadai. Jenis-jenis keputihan abnormal pada wanita diantaranya:

    Keputihan dengan lendir berwarna cokelat bahkan mengandung darah, biasanya disebabkan karena siklus menstruasi yang tidak teratur. Tapi harus tetap diwaspadai karena meskipun jarang terjadi, ini bisa menjadi indikasi dari kanker serviks atau rahim.
    Keputihan dengan disertai rasa nyeri dan pendarahan, rasa nyeri pada tulang panggul, saat buang air kecil, mengalami pendarahan di luar siklus menstruasi, dan juga setelah berhubungan yang disertai dengan keputihan, bisa mengindikasikan gonore atau chlamydia yang termasuk penyakit seksual dan bisa memicu infeksi serius pada organ reproduksi wanita.
    Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning atau berbuih, yang biasa disebabkan oleh trikomoniasis yakni penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit. Lendir ini juga biasanya berjumlah banyak, berbau amis, juga nyeri ketika buang air kecil. Infeksi ini bisa diobati dengan antibiotik.
    Keputihan yang disertai dengan luka melepuh di sekitar genital, penyebabnya karena herpes genital. Penyakit jenis ini akan menyebabkan munculnya lepuhan atau luka seperti sariawan yang terasa sakit di sekitar organ intim. metode pengobatannya bisa dengan mengkonsumsi tablet anti virus, tapi memiliki potensi untuk kambuh dimasa yang akan datang.
    Keputihan dengan lendir yang berwarna merah muda, yang disebabkan oleh proses peluruhan dinding rahim setelah wanita melahirkan.
    Keputihan dengan lendir yang cair dan berwarna putih dengan rasa gatal, ini dipicu oleh infeksi jamur atau ragi yang bisa menyebabkan munculnya lendir yang cair atau berwarna putih seperti susu kental, tetapi tanpa bau yang menyengat. Gejala lainnya seperti gatal yang parah dan perih di sekitar vagina juga nyeri saat berhubungan. Pengobatannya bisa dengan obat antijamur yang dijual bebas di apotek.
    Keputihan dengan lendir berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis, ini juga termasuk infeksi jamur yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seks, dan bisa diobati dengan menggunakan antibiotik.

    Cara Mengatasi Masalah Keputihan Abnormal Pada Wanita


    Ada beberapa cara mengatasi keputihan abnormal pada wanita yang bisa dilakukan sendiri seperti:

    • Mengompres dingin untuk meredakan gatal dan pembengkakkan.
    • Mengkonsumsi yoghurt jika anda sedang dalam proses pengobatan antibiotik untuk menurunkan resiko terserang infeksi jamur.
    • Gunakan gel atau krim anti jamur untuk keputihan yang disebabkan karena infeksi jamur.
    • Gunakan kondom atau tunda hubungan seksual sepekan setelah pengobatan.
    • Jika keputihan yang tidak normal berlangsung sampai lebih dari satu minggu setelah pengobatan sendiri, maka periksakan diri anda ke dokter.

    Ada juga beberapa cara alami untuk mengatasi keputihan yang abnormal dengan menggunakan bahan-bahan tradisional seperti dengan:

    Daun sirih
    Bisa dengan menggunakan daun sirih yang berupa daun ataupun yang sudah diolah menjadi sabun. Untuk membasuh alat reproduksi wanita, rendam daun sirih dalam air selama satu sampai dua jam, kemudian gunakan air tersebut untuk membersihkan alat reproduksi wanita. Dan jika menggunakan sabun sirih yang dijual di toko, perhatikan kadar asamnya, pilih kadar asam yang tidak terlalu tinggi agar ekosistem bakteri di alat reproduksi tidak rusak.
    Biji ketumbar
    Caranya dengan merendam biji ketumbar dalam air selama satu malam. Ketika bangun pagi hari, sebelum minum dan makan apapun, minum dulu air rendaman biji ketumbar tersebut. Karena biji ketumbar juga bisa mengobati keputihan.
    Bawang putih
    Cara selanjutnya dengan bawang putih yang dipotong menjadi dua bagian dan letakkan di atas alat reproduksi, dan biarkan sampai pagi. Karena dari sejak dulu, bawang putih sudah dipercaya bisa menyembuhkan masalah keputihan.
    Akar bayam
    Akar bayam ini bisa mengatasi keputihan karena mempunyai sifat anti bakteri yang cukup tinggi untuk melawan keputihan. Caranya dengan memblender akar bayam menjadi jus dan konsumsi 2x sehari untuk mengobati keputihan.

    Cara Mencegah Keputihan Abnormal Pada Wanita

    Nah untuk menghindari keputihan yang abnormal, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan seperti:

    1. Menjaga vagina untuk tetap kering dan tidak lembap. atau bisa juga dilakukan dengan tidak menggunakan celana terlalu ketat, tidak sering menggunakan stoking, kenakan celana berbahan katun bukan sintetis, tidak mengenakan celana dalam ketika tidur malam, membasuh kemaluan dari depan kebelakang dan bukan sebaliknya.
    2. Hindari penggunaan parfum atau bedak pada vagina, karena bisa menyebabkan nyeri pada vagina dan akan keluar cairan vagina yang tidak normal.
    3. Hindari penggunaan bahan-bahan yang bisa membuat iritasi dan bisa menyebabkan keluarnya cairan yang tidak normal pada vagina seperti Penggunaan pelembut atau detergen yang beraroma kuat ketika mencuci celana dalam, pembalut yang beraroma atau berparfum, tisu toilet yang beraroma, mengkonsumsi makanan sehat dengan nutrisi yang seimbang, mengkonsumsi yoghurt atau suplemen yang mengandung laktobasilus, jangan terlalu sering berendam dalam air panas, mencuci pakaian dalam dengan air hangat, mengganti pembalut secara teratur saat datang bulang.

    Itulah artikel Curhat Bidan pada kali ini yang membahas mengenai masalah keputihan abnormal pada wanita dari mulai jenisnya, cara mengatasinya, sampai dengan cara mencegahnya. Semoga bisa bermanfaat:))

    Artikel lainnya terkait masalah organ kewanitaan :

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - September 23, 2016
    Diskusi Dari:
    herry sinaga

    Selamat siang bu bidan saya mau bertanya bagaimana cara untuk mengatasi bau pada kelamin anak, anak saya perempuan umur 5 tahun mohon jawabannya

    Dijawab Oleh : herry sinaga
    Diskusi Dari:
    Mohammad ikhsan

    Selamat pagi ibu bidan, saya suliani. saya masih awam tentang kehamilan tapi penasaran dengan ketuban. apa sih sebenarnya fungsi dari ketuban itu? terima kasih saya tunggu jawabannya bu

    Dijawab Oleh : Mohammad ikhsan
    Diskusi Dari:
    Ocha Setiani

    Selamat sore bu bidan,
    Saya sedang mengandung dan usia kandungan saya menginjak trimester 2. Namun, saya masih sibuk bekerja disalah satu perusahaan. Apakah hal ini bisa mempengaruhi kehamilan saya? Lantas bagaimana cara saya menjaga kehamilan dan janin tetap sehat?

    Dijawab Oleh : Ocha Setiani
    Diskusi Dari:
    Nurul

    Siang dok, saya mau bertanya, ko akhir akhir ini saya sering merasakan sakit pada bagian perut ya? Saat saya pegang bagian itu malah semakin sakit. Memang badan ini terbilang gemuk, apa kah ini bisa berpengaruh pada kondisi perut yang menjadi keras dan besar? Mohon penjelasnnya dok, Terimakasih

    Dijawab Oleh : Nurul

    Siang ibu bidan, saya mau tanya apa ibu hamil yang mual-mual dan eneg saat makan itu wajar? Saya juga kehilangan nafsu makan jadinya, solusinya gimana ya?

    Perlu Jawaban