Cara Mengembalikan Posisi Bayi Sungsang

Bayi sungsang adalah kondisi letak bayi memanjang dengan kepala di bagian atas rahim sementara bokong bayi di bawah. Bayi sungsang tergolong sebagai kelainan letak janin. Hal ini biasanya sudah terdeteksi saat kehamilan memasuki trimester kedua atau 4-6 bulan. Apabila kejadian ini terjadi pada saat usia kehamilan masih di bawah 9 bulan, maka masih dikategorikan sebagai sesuatu yang normal.


Cara Mengembalikan Posisi Bayi Sungsang dengan Cepat

Untuk mengatasinya, ada beberapa cara untuk mengembalikan bayi sungsang dengan cepat. Yaitu seperti:

  1. Meminum air putih yang banyak, lebih di sarankan lebih dari 20 liter per hari. Akan lebih baik lagi jika minum air kelapa muda yang segar.
  2. Dengan cara sang ibu sujud selama 17 menit, minimal 15 kali atau bahkan 20 kali perhari. Untuk Anda ibu hamil beragama Islam, Anda bisa melakukannya ketika shalat. Akan tetapi, jika Anda sebagai non Islam, Anda bisa melakukannya kapanpun saja asal dengan posisi sujudnya sesuai dan baik. Trik sujudnya yaitu dengan sedikit menggoyangkan perut ke kanan dan ke kiri, maju mundur. Jadi dengan gerakan seperti ini, posisi bayi lambat laun akan kembali ke posisi normal.
  3. Dengan intens melakukan senam yang dibina bidan dan ada instruktur senamnya. Dengan cara seperti ini yang rutin, akan menjaga kondisi kesehatan ibu dan janin.
  4. Dengan cara memijat, akan tetapi pada umumnya dokter spesialis kandungan akan melarang keras untuk memijat perut ibu hamil. Namun, cara ini sudah dilakukan orang-orang terdahulu khususnya orang jawa dengan cara memijat pelan sang bayi. Hal ini tentu membawa resiko besar, namun biasanya dilakukan para ahli dan dukun pijat yang khusus dan tidak sembarangan.
  5. Ibu harus bernafas dan membesar perut, yaitu maksudnya pada saat-saat tertentu sambil mengelus-elus perut dan ibu membesarkan perut dengan cara menarik nafas dan memasukkan udara ke dalam perut dan mengelus-elus perut dan menyuruhnya untuk kembali ke posisi normal.

Tentunya untuk memastikan bayi sungsang, Anda perlu  memeriksakan kehamilan ke dokter. Penyebab dari bayi sungsang yaitu:

  1. Berat janin relatif rendah, sehingga mengakibatkan janin bebas bergerak. Ketika menginjak usia 28-34 minggu kehamilan, berat janin semakin membesar, sehingga tidak bebas lagi dalam bergerak. Pada usia tersebut, umumnya janin sudah menetap pada suatu posisi. Apabila posisinya salah, tentu disebut bayi sungsang.
  2. Rahim yang elastis biasanya terjadi karena ibu telah melahirkan beberapa anak sebelumnya, sehingga rahim yang sangat elastis dan membuat janin berpeluang besar untuk berputar hingga minggu ke-37 dan seterusnya.
  3. Adanya lebih dari satu janin dalam rahim mengakibatkan terjadinya perebutan tempat. Setiap janin berusaha mencari tempat yang nyaman, sehingga ada kemungkinan bagian tubuh yang lebih besar yakni bokong janin berada di bagian bawah rahim.
  4. Volume air ketuban yang melebihi normal menyebabkan janin lebih leluasa bergerak walaupun sudah memasuki trimester ketiga.
  5. Besarnya ukuran kepala akibat kelebihan cairan membuat janin mencari tempat yang lebih luas, yakni di bagian atas rahim.
  6. Plasenta yang menutupi jalan lahir dapat mengurangi luas ruangan dalam rahim, akibatnya janin berusaha, mencari tempat yang lebih luas seperti di bagian atas rahim.
  7. Sempitnya ruangan panggul mendorong janin mengubah posisinya menjadi sungsang. Apabila bagian bawah rahim lebih besar daripada atasnya, maka janin cenderung mengubah posisinya menjadi sungsang.

Apabila dikaitkan dengan posisi kaki bayi, ada 3 jenis sungsang. Jenis sungsang ialah:

  1. Frank Breech atau Letak Bokong dengan kedua tungkai kaki terangkat ke atas, kadang kaki sampai menyentuh telinga.
  2. Complete Breech atau Letak Sungsang Sempurna yaitu dimana kedua kaki ada di samping bokong seakan posisi bayi jongkok dengan bokong di atas mulut rahim, lutut terangkat ke perut.
  3. Incomplete Breech atau Single Footling Breech yaitu apabila atu kaki di atas dan kaki yang lainnya di bawah, dalam dunia kedokteran disebut dengan presentasi bokong kaki. Namun, kakus letak sungsang jenis ini jarang ditemui

Bagi Anda yang saat ini mengandung bayi sungsang, tak perlu khawatir apalagi stress yang berkepanjangan. Banyak potensi bayi sungsang lahir normal meskipun yang lahir bokong atau kaki bayi terlebih dahulu dan sang ibu hamil dijahit dobel bahkan bisa mencapai 17 jahitan atau lebih. Semua serahkan pada Tuhan, akan tetapi yang paling penting adalah usaha yang intens dan konsisten.

Citra Dewi Amd.Keb - July 1, 2016
Diskusi Dari:
Ivie Suci

Halo dok, saya Resy saat ini usia bayi saya 2 minggu dan saat usia 4 hari bayi saya disinar selama 2 hari, selama disinar bayi saya diberikan susu formula untuk antisipasi dehidrasi dan pulang kerumah banyak bayi saya banyak bab. Tapi sampai sekarang ini sekitar 9 hari dengan full asi belum bab juga, padahal minum asinya banyak dan buang air kecilnya juga cukup banyak. Ada yang harus dikhawatirkan ga yah dok ?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Sahputri Ramadhani

Saya mau menanyakan tentang cara menghitung kehamilan wanita yang memiliki haid tidak teratur. bUlan lalu saya masih haid dan terakhir nya pada tanggal 29 Agustus. Pada minggu ke 2 setelah terakhir menstrulasi, tepatnya apda tanggal 18 Oktober saya merasakan mual mual dan saya cek ternyata positif hamil. Sebelumnya saya sering kali memiliki masalah dengan mestrulasi yakni waktu yang tidak teratur yang bahkan bisa saja telat hingga 3 bulan lamanya. Yang mau saya tanyakan, bagai mana cara menghitung kehamilan pada orang yang memiliki masalah dengan haid yang tak lancar ini, apakah bisa dihitung sama dengan orang yang memiliki siklus haid yang normal?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
herry sinaga

Selamat siang bu bidan saya mau bertanya bagaimana cara untuk mengatasi bau pada kelamin anak, anak saya perempuan umur 5 tahun mohon jawabannya

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Dian Poenya Raizo

Assalamu’alaikum Bidan saya mau tanya dalam istilah medis ada kata SADARI
apa perlu kita mendatangi Bidan di kota kita dan dokter kandungan?
bagaimana maksudnya?mohon dibalas.

Dijawab Oleh : Dian Poenya Raizo
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat sore buk,,
saya mau tanya seputar kehamilan pasca operasi kehamilan ektopik di saluran tuba….pada bulan maret saya mengalami kehamilan ektopik,umur janin sudah 2 bulan,kemudian dokter menyarankan agar saya melakukan operasi karena KE sudah hampir pecah…jadi saya dan suami memutuskan untuk melakukan operasi pada bulan maret lalu…dokter menyarankan pasca operasi 3 bulan untuk melakukan hidrotubasi…tapi saya belum melakukannya meskipun sekarang sudah 3 bulan pasca operasi…yang ingin saya tanyakan,apakah saya bisa langsung program hamil aja tanpa hidrotubasi???mengingat keadaan keuangan dan rasa ketakutan saya terhadap efek samping dari hidrotubasi…mohon pencerahannya

Dijawab Oleh :