Cara Mudah Mengatasi Bayi Yang Sering Cegukan

Cegukan merupakan hal yang umum terjadi, baik pada bayi ataupun orang dewasa. Cegukan yang terjadi pada bayi memang seringkali membuat orang tua cemas padahal cegukan tersebut bukanlah kondisi yang serius. Cegukan yang sebenarnya merupakan suatu reaksi diafragma yaitu otot yang memisahkan rongga dada dan juga perut, tepatnya dibawah tulang rusuk yang berguna untuk membantu dalam mengendalikan pernafasan. Pada reaksi tersebut maka akan menyebabkan diafragma menjadi mengencang secara tiba-tiba bahkan tanpa disadari, menutup pita suara pada kerongkongan sehingga akan menghasilkan bunyi yang khas pada bagian atas tenggorokan.

Bayi yang mengalami cegukan dapat hilang dengan sendirinya dan tidak akan membahayakan kesehatan tubuhnya. Meskipun yang menyebabkan bayi cegukan dapat dikenali yaitu dari usia bayi yang berusia 3 bulan sering mengalami hiccups atau dikenal dengan cegukan. Kondisi tersebut dikarenakan belum matangnya fungsi saraf yang dapat mengatur diafragma bayi.

Alasan Terjadinya Cegukan

Secara medis, cegukan disebut dengan singultus. Pemicu terjadinya cegukan pada bayi yaitu mengkonsumsi terlalu banyak makanan, masuknya udara ketika mengunyah atau saat bayi yang merasa tegang. Pada umumnya cegukan yang terjadi yaitu saat bayi mengisap udara secara berlebihan pada saat menyusu. Maka dari itu, membuat bayi bersendawa setelah menyusu merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan udara dari dalam perut supaya bayi terhindar dari cegukan serta rasa yang tidak nyaman lainnya.

Pada sebagian orang tua akan merasa cegukan pada sang bayi cukup mengganggu, tetapi tidak demikian bagi bayi. Larena selama cegukan terjadi tidak akan memengaruhi aktvitas bayi sehari-hari. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Berikut cara mengatasi cegukan pada bayi :

  • Ubah Posisi Saat Menyusui

Ketika sang bayi mendapatkan ASI, seringkali bayi menelan udara secara berlebihan yang hal tersebut dapat memicu terjadinya cegukan. Dengan mengubah posisi menyusui maka dapat membatasi jumlah udara yang masuk ke dalam mulutnya. Jika cegukan tersebut dialami oleh bayi yang frekuensinya lebih sering maka alangkah baiknya untuk menghentikan dahulu aktvitas menyusuinya supaya tidak membuat bayi tersendak.

  • Usahakan Buat Bayi Bersendawa

Membuat bayi bersendawa setelah mendapatkan ASI merupakan salah satu cara untuk mengurangi terjadinya cegukan pada bayi. Bersendawa maka bayi akan mengeluarkan udara yang berlebihan didalam perutnya. Selain itu juga, bersendawa juga dapat melepaskan kejang pada otot sehingga bisa menghentikan cegukan yang dialami oleh sang bayi. Supaya bayi dapat bersendawa, cara yang dapat Anda lakukan yaitu dengan menegakkan bayi dan posisikan badannya pada bagian pundak sehingga badan bayi sejajar dengan pundak Anda.

  • Pijat Perlahan Bagian Belakang

Dengan memijat secara lembut dan perlahan pada punggung bayi akan membuat sang bayi menjadi nyaman, dan cegukan yang sedang dialaminya pun dapat berkurang.

  • Jadwal Makan yang Teratur

Dengan membiasakan dalam memberikan makanan secara teratur maka akan mengurangi cegukan. Maksudnya, saat bayi berusia masih enam bulan ke atas maka memiliki jadwal pemberian makanan pendamping ASI karena untuk menyesuaikan pada kondisi sang bayi. Dalam pemberian makanan yang baik yaitu sebelum terasa lapar dan mengentikan makanan setelah kenyang. Perlu diketahui, cegukan yang dialami oleh anak akan menjadi suatu masalah pada lambung jika cegukan yang dialami disertai dengan muntah.

Itulah beberapa cara yang mudah dalam mengatasi cegukan pada bayi. Anda dapat memilih pilihan diatas untuk mengurangi cegukan pada bayi.

Citra Dewi Amd.Keb - August 4, 2017
Diskusi Dari:
Setya

BAB sudah 7 kali dalam sehari warna fesesnya hijau encer dan ada biji”annya.. dan BAB nya setiap selesai menyusu.. itu knp yaa dok ?

Dijawab Oleh : Setya
Diskusi Dari:
Anonymous

Assalamualaikum bik sy mo nnya kan sy haid bulan kemaren tgl 19 oktber dan selsai haid tgl 25okt, nah sekarng sdh blan nov tgl 29 berart telat sdh bbrpa hari kan buk? Apa benar buk sdh di hitung 2 bulan

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Yuli Ani

Sore dok, adik saya usia 3 tahun sekarang ini sedang mengalami masalah pencernaan. Sering buang air besar, sudah diobati tapi belum juga sembuh. Kira – kira obat yang aman untuk mengobati diare pada anak usia 3 tahun apa dok ? Terima kasih dok sebelumnya.

Dijawab Oleh : Yuli Ani
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat sore bu bidan, , kenapa ya semenjak saya menjalani kehamilan saya sering merasakan lapar. Bawaannya lapar terus , saya takut kalau makan terus bayinya kelebihan berat badan.

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Salma Syarifah Latipah

Selamat pagi mba bidan,

Saat ini saya tengah mengandung usia kehamilan 8 bulan 1 minggu. Akhir akhir ini saya sering merasa sakit seperti orang yang mau melahirkan, dan kemarin rasa sakitnya sangat kuat seperti kontraksi yang biasanya datang ketika mau lahiran. Tapi kemarin saya cek ke dokter kandungan, katanya hal itu wajar saja dan kemungkinan bayi saya akan lahir sekitar 2-3 minggu lagi. Yang mau saya tanyakan, apakah hal tersebut wajar? Saya takut terjadi apa apa dengan bayi saya. Terimakasih, saya tunggu jawaban Anda.

Dijawab Oleh : Salma Syarifah Latipah