Dampak Negatif Perceraian Kedua Orang Tua pada Anak

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Janji untuk menikah sekali seumur hidup dengan 1 orang nyatanya tak bisa dipenuhi dalam beberapa tahun. Bahkan, baru menikah 1 bulan pun, pihak yang satu sudah melayangkan gugatan cerai ke pengadilan. Apa yang menjadi masalahnya ? ada banyak cerita di balik itu semua. Lega dan tenang akan dirasakan oleh para pasangan yang sudah resmi bercerai, karena mereka pikir bahwa masalah yang selama ini menggantung telah terpecahkan. Masalah antar suami istri telah selesai, namun masalah berat pada anak baru saja dimulai. Karena, ada beberapa Dampak Negatif Perceraian Kedua Orang Tua pada Anak yang perlu anda ketahui berikut ini.

    Dampak Negatif Perceraian pada Anak


    Kesehatan fisik

    Kebanyakan dari anak yang mengalami broken home, memiliki sistem daya tahan tubuh yang lebih rendah dibandingankan anak-anak lain pasca terjadinya perceraian orang tua. Walaupun tak semua anak mengalaminya, namun tingkat risiko gangguan kesehatan lebih serin dialami oleh anak-anak tersebut.

    Masalah psikologis

    Bukan hal yang jarang, jika anak yang mengalami masalah dengan perceraian orang tua, ia akan mengalami serangan mental dari lingkungan. Contohnya saja ia akan diledek temannya karena tak punya ibu atau ayah. Selain itu, ia juga akan merasakan ketidak tenangan yang cukup menyiksa akibat suasana berbeda yang ada di rumah sejak percerain terjadi.

    Kebebasan diri

    Anak yang berasal dari keluarga broken home dinilai memiliki kebebasan yang tinggi karena ia saat ini sudah tak merasakan aturan dari salah satu pihak, baik ayah maupun ibu. Namun sebenarnya, anak justru memiliki kebebasan yang terbatas karena ia memiliki masalah yang lebih rumit dibandingan dengan anak-anak lainnya.

    Perubahan Mood dan emosi

    Anak-anak yang pada dasarnya memiliki mood atau suasana hati tak menentu, akan mengalami perubahan emosi yang semakin sulit pasca perceraian kedua orang tua. Terkadang ia akan menjadi sosok yang pendiam dan sosok yang penuh amarah. Perubahan mood seperti ini biasanya terjadi dalam waktu setahun perceraian.

    Hubungan dengan orang tua

    Dampak dari perceraian bukan hanya dirasakan oleh anak sendiri, melainkan juga orang tuanya sendiri. Hubungan antara anak dan orang tua tidak akan seharmonis sebelumnya. Anak yang selalu manja jika dekat dengan orang tua, kelak ia akan merasa segan melakukan hal yang sama pasca perceraian.

    Prestasi yang menurun

    Tak bisa dipungkiri juga jika masalah yang terjadi di rumah bisa memberikan dampak yang buruk di sekolah pada si anak, mengingat ia yang belum bisa mengatur emosi dan mood di saat itu. Prestasi yang semula ia peroleh, lambat-laun akan memudar seiring beratnya masalah kehidupan sang anak bersama orang tua.

    Perilaku menyimpang

    Dalam tahapan yang paling membahayakan, ketika anak mulai menunjukan perilaku tidak baik atau menyimpang. Seperti selalu berkata kasar, terbiasa merokok, minum alkohol, sampai pada melakukan hubungan seksual (remaja). Atau untuk yang masih kecil, ia mulai melakukan pencurian kecil di sekolah atau tempat umum lainnya.

    Kondisi di atas tentu bisa dihindari dengan beberapa cara yang bisa orang tua lakukan pada si anak pasca perceraian, yaitu dengan menjaga komunikasi, tetap memberikan perhatian penuh, tetap memberikan nafkah, dan tetap mendukung silturahami anak dengan keluarga seperti nenek atau paman, meskipun perceraian telah dilakukan.

    Ibu dan ayah, sebaiknya pertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan untuk bercerai. Ingat, rumah tangga yang anda bina, ada peran anak di dalamnya (jika yang sudah punya anak}. Jika bisa diselesaikan dengan kekeluargaan, sebaiknya selesaikan terlebih dahulu, jangan terlebih dahulu mengambil jalan pintas perceraian.

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - September 13, 2016
    Diskusi Dari:
    Rani Anggraeni

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saat persalinan saya yang pertama, saya kurang begitu banyak memiliki tenaga. Kata teman-teman saya, lebih baik pada persalinan kali ini saya ngemil jadi tenaga saya bisa bertambah. Yang mau saya tanyakan, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    chairia

    Malam Dok…!
    Dok,saya mau tanya kenapa hampir setiap pagi hari,setelah sarapan,,sering mual2 dan muntah2…usia kehamilan saya saat ini sudah 10 minggu…
    Terima kasih atas jawabannya dok…!

    Dijawab Oleh : chairia
    Diskusi Dari:
    Dayat Ya Hidayat

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya supaya anak mau minum obat tanpa paksaan ? Anak saya sudah berusia 6 tahun masih saja menolak minum obat ketika ia sakit. Metode mencekoki obat ke mulutnya tak mempan, yang ada obat keluar lagi. Mohon solusinya bu. Terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Yuli Ani

    Selamat sore bu bidan, saya ingin bertanya berapa lama waktu saya bisa hamil lagi setelah lepas KB suntik? Apakah benar bisa sampai satu tahun? Mohon kejelasannya, terima kasih.

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Opik Taufik

    Selamat pagi dok. Saya memiliki bekas luka yang memang cukup hitam dibagian kulit dan susah sekali untuk hilang. Saya mau bertanya, apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan masalah kulit hitam ini pada kulit agar seperti warna kulit semula? Jika ada, bagai mana caranya?

    Perlu Jawaban