×

Rasa tidak nyaman di area payudara

Bagikan Artikel :

  • Ana Sari
  • Assalamualaikum dok maaf mengganggu nama sya ana umur 20 th mau tnya dok kenapa ya akhir” ini payudara sya terasa tidak nyaman apalagi saat menggunakan bra dan pada saat sya tidur pada posisi miring itu rasa nya bagian payudara gk nyaman dan terasa sedikit panas di bagian dada dan payudara… 3 bulan nan yg lalu saya juga pernah merasakan gejala ini, tapi saat sya haid gk lama payudara sya baik seperti biasanya tapi kok itu berulang terus ya dok setelah/ sesudah haid tapi terkadang 2 bulan gk ngerasaain itu tapi nnti bakalan ada lagi rasa gk nyaman di payudara nya… Sya sudah pakai bra yg gk terlalu ketat ttp aja gk nyaman tapi pada saat sya gk pakai bra agak lebih baik tapi masih ada rasa panas di dada dan bawah payudara saar tidur.. Kira” apa penyebabnya ya dok mohon bantuan nya dok

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Hallo terimakasih telah berkonsultasi kepada kami di http://www.cuhatbidan.com

    Hampir semua wanita usia reproduksi pernah mengalami nyeri pada payudara. Tak perlu khawatir , karena hal ini belum tentu menandakan Anda terkena kanker payudara. Ada beberapa penyebab yang umumnya memicu nyeri pada payudara, di antaranya:
    1. Siklus menstruasi
    2. Peradangan payudara (biasanya pada masa menyusui)
    3. Benjolan pada payudara bersifat jinak (bukan kanker)
    4. Cedera bagian tubuh lain
    5. Obat-obatan seperti KB hormonal, antidepresan, antipsikotik, dan obat-obatan untuk mengobati penyakit jantung
    6. Ukuran payudara yang bertambah besar
    7. Pola makan tidak sehat misalnya tinggi lemak
    8. Operasi payudara

    Cara Mengatasi Nyeri pada Payudara

    Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meringankan rasa nyeri pada payudara tanpa obat-obatan, antara lain menggunakan bra yang sesuai ukuran, mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh, mengurangi asupan kafein, dan berhenti merokok. Anda juga dapat menggunakan kompres air hangat atau pun dingin.
    Jika diperlukan, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol, ibuprofen, atau aspirin untuk membantu meringankan nyeri. Namun, bagi wanita di bawah usia 20 tahun, hindari konsumsi aspirin karena dapat meningkatkan risiko sindrom Reye. Ketika mengonsumsi obat, perhatikan label kemasan untuk dosis dan cara penggunaannya.
    Nyeri pada payudara yang parah atau berlangsung terus menerus hingga lebih dari tiga minggu, disarankan dikonsultasikan ke dokter.

    Demikian penjelasan dari kami semoga dapat membantu. Kami tunggu konsultasi berikutnya. Salam

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Hallo terimakasih telah berkonsultasi kepada kami di http://www.cuhatbidan.com

    Hampir semua wanita usia reproduksi pernah mengalami nyeri pada payudara. Tak perlu khawatir , karena hal ini belum tentu menandakan Anda terkena kanker payudara. Ada beberapa penyebab yang umumnya memicu nyeri pada payudara, di antaranya:
    1. Siklus menstruasi
    2. Peradangan payudara (biasanya pada masa menyusui)
    3. Benjolan pada payudara bersifat jinak (bukan kanker)
    4. Cedera bagian tubuh lain
    5. Obat-obatan seperti KB hormonal, antidepresan, antipsikotik, dan obat-obatan untuk mengobati penyakit jantung
    6. Ukuran payudara yang bertambah besar
    7. Pola makan tidak sehat misalnya tinggi lemak
    8. Operasi payudara

    Cara Mengatasi Nyeri pada Payudara

    Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meringankan rasa nyeri pada payudara tanpa obat-obatan, antara lain menggunakan bra yang sesuai ukuran, mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh, mengurangi asupan kafein, dan berhenti merokok. Anda juga dapat menggunakan kompres air hangat atau pun dingin.
    Jika diperlukan, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol, ibuprofen, atau aspirin untuk membantu meringankan nyeri. Namun, bagi wanita di bawah usia 20 tahun, hindari konsumsi aspirin karena dapat meningkatkan risiko sindrom Reye. Ketika mengonsumsi obat, perhatikan label kemasan untuk dosis dan cara penggunaannya.
    Nyeri pada payudara yang parah atau berlangsung terus menerus hingga lebih dari tiga minggu, disarankan dikonsultasikan ke dokter.

    Demikian penjelasan dari kami semoga dapat membantu. Kami tunggu konsultasi berikutnya. Salam

    2 balasan, 6 bulan, 3 minggu yang lalu

    You must be logged in to reply to this topic.

    Bagikan Artikel :

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan