×

Tentang payudara

Bagikan Artikel :

  • Monica Sindi
  • Bidan..
    Saya mau bertanya…
    Gini baru2 ini saya baru mengetahui ada benjolan di payudara saya .
    Namun tidak terasa sakit
    Saya pernah search digoogle bahwa kanker payudara itu jika puting dipencet akan keluar air .
    Nah ini gak ..
    Hanya ada benjolan namun tidak terasa sakit…
    Itu kenapa ya?
    Mohon bantuannya 🙏🏻🙏🏻

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Hallo terimakasih telah berkonsultasi kepada kami di http://www.curhatbidan.com

    Penyebab benjolan payudara sangat beragam, tergantung pada jenis benjolan itu sendiri. Berikut akan dijelaskan jenis benjolan payudara, beserta masing-masing penyebabnya.
    1. Kista
    Kista adalah benjolan berisi cairan. Wanita dapat memiliki satu kista atau lebih pada satu atau kedua payudara. Kista payudara umumnya berbentuk bulat atau lonjong. Meskipun umumnya lunak, kista juga kadang teraba padat.
    Kista terbentuk akibat penumpukan cairan di dalam kelenjar payudara. Belum diketahui mengapa hal tersebut terjadi, namun diduga terkait perubahan hormon wanita pada siklus menstruasi.
    2. Fibroadenoma
    Fibroadenoma merupakan tumor jinak pada payudara yang paling sering terjadi pada wanita dalam rentang usia 20-30 tahun. Fibroadenoma terbentuk dari jaringan payudara dan jaringan ikat, serta dapat terjadi pada satu atau kedua payudara.
    Fibroadenoma terbagi menjadi dua jenis. Jenis pertama yaitu simple fibroadenoma, yang tidak bersifat kanker. Sedangkan jenis kedua adalah complex fibroadenoma, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara. Jika dianggap berbahaya, biasanya akan disarankan operasi.
    Sampai saat ini, belum diketahui apa yang menyebabkan fibroadenoma. Akan tetapi, kondisi ini diduga terkait dengan hormon estrogen, atau penggunaan pil KB sebelum usia 20 tahun.
    3. Fibrokistik payudara
    Fibrokistik payudara adalah pertumbuhan jaringan fibrosa yang abnormal, sehingga lebih menonjol dibanding jaringan lemak. Jaringan fibrosa merupakan jaringan penyusun ligamen, yaitu jaringan yang menghubungkan antar tulang. Jaringan fibrosa juga membentuk jaringan parut dan jaringan ikat. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, namun biasanya menimpa wanita dalam rentang usia 30-50 tahun.
    Penyebab fibrokistik payudara belum diketahui secara pasti, namun diduga ada kaitannya dengan perubahan hormon estrogen dalam siklus menstruasi.
    4. Papiloma intraduktal
    Papiloma intraduktal adalah tumor jinak yang terbentuk di duktus, yaitu saluran yang membawa susu dari kelenjar susu (lobulus) ke puting payudara. Tumor ini terbentuk dari jaringan fibrosa, kelenjar, dan pembuluh darah. Papiloma intraduktal diketahui paling sering menimpa wanita usia 35-55 tahun.
    Papiloma intraduktal dapat berupa tumor tunggal (solitary intraductal papilloma). Jenis ini umumnya tumbuh di dekat puting, dan tidak bersifat kanker. Sedangkan papiloma yang terdiri dari banyak tumor (multiple papilloma) lebih berisiko berkembang menjadi kanker.
    Papiloma intraduktal umumnya terjadi pada wanita dalam rentang usia 35-55 tahun. Akan tetapi, belum diketahui apa penyebab serta faktor risiko kondisi ini.
    5. Mastitis
    Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara, yang kadang disertai infeksi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terbentuknya abses (kumpulan nanah) pada jaringan payudara. Pada kasus yang parah, mastitis akan berakibat fatal bila tidak segera ditangani. Walaupun umumnya menimpa ibu menyusui, mastitis juga dapat dialami wanita secara umum, bahkan juga pria.
    Mastitis disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam lapisan kulit, kemudian menginfeksi jaringan payudara. Selain oleh infeksi bakteri, mastitis juga dapat disebabkan oleh penyumbatan di duktus, saluran yang membawa ASI dari kelenjar payudara ke puting. Penyumbatan akan membuat ASI mengendap di dalam payudara, lalu memicu peradangan yang berujung infeksi.
    6. Lipoma
    Lipoma adalah benjolan lemak yang tumbuh secara perlahan di bawah kulit. Benjolan ini dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun seperti leher, bahu, punggung, perut, termasuk payudara. Lipoma termasuk tumor jinak dan tidak berbahaya, tetapi bisa dibuang bila ukurannya cukup besar dan mengganggu.
    Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan lipoma. Namun demikian, kondisi ini cenderung terjadi pada seseorang dari keluarga yang memiliki riwayat lipoma. Meskipun dapat dialami oleh orang dari segala usia, lipoma lebih sering menimpa orang berusia 40-60 tahun.
    7. Nekrosis lemak
    Nekrosis lemak adalah kerusakan kelenjar lemak di payudara, yang umumnya terjadi akibat cedera. Kondisi ini juga bisa terjadi setelah menjalani operasi atau terapi radiasi pada payudara.
    Nekrosis dapat disebabkan oleh banyak faktor, antara lain efek samping radioterapi atau prosedur bedah. Beberapa metode bedah payudara yang dimaksud adalah lumpektomi, mastektomi, rekontruksi payudara, pengecilan payudara, dan biopsi payudara.

    Untuk menentukan penyebab benjolan sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter spesiali bedah.

    Demikian penjelasan dari kami semoga dapat membantu, kami tunggu konsultasi berikutnya. Salam

    1 balasan, 1 bulan, 2 minggu yang lalu

    You must be logged in to reply to this topic.

    Bagikan Artikel :

    Tanya Bidan