Gastroenteritis Saat Hamil Menyebabkan Keguguran

Anda mungkin merasa asing dengan istilah “Gastroenteritis”, tapi Gastroenteritis sebenarnya adalah istilah medis untuk penyakit Diare. Ibu hamil yang mengalami Gastroenteritis atau Diare, perlu waspada karena salah satu dampak dari diare yang parah, menyebabkan keguguran.

Gastroenteritis, atau Diare ini adalah salah satu gangguan pencernaan yang dapat terjadi pada siapapun, termasuk ibu hamil. Keluhan ini akan terjadi pada ibu hamil yang telah memasuki usia kehamilan akhir, seperti kehamilan pada bulan ke 6-9. Ibu hamil bisa dikategorikan mengalami Gastroenteritis jika buang air besar lebih dari 3 kali sehari, dimana feses (kotoran) yang dikeluarkan lebih banyak mengandung air (encer).

Umumnya ibu hamil yang mengalami Gastroenteritis terjadi karena kondisi ibu yang mengalami dehidrasi berkepanjangan. Akibatnya, kehamilan dengan Gastroenteritis dapat sangat beresiko.

Penyebab dari ibu hamil terserang Gastroenteritis disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini.

  • Perubahan Hormonal.

Karena perubahan hormonal yang terjadi pada wanita hamil acapkali menyebabkan beberapa masalah kesehatan muncul. Tapi mau bagaimana lagi, kondisi ini sudah pasti terjadi. Gastroenteritis pada kehamilan juga dapat terjadi karena pengaruh perubahan hormonal tersebut. Selama usia kehamilan, perubahan terjadi pada bagian dalam ibu hamil, salah satunya adalah tubuh secara terus-menerus memproduksi beragam jenis hormon yang fungsinya sebagai penjaga agar tubuh tetap seimbang dalam kehamilan.

Namun dampak lain dari hormon-hormon yang dihasilkan terlalu banyak, justru dapat memicu lambung untuk memproduksi asam lambung lebih banyak. Asam lambung ternyata adalah salah satu pemicu dari terjadinya Gastroenteritis pada ibu hamil,dikarenakan sistem pencernaan ibu hamil yang lebih mudah terserang bakteri.

  • Asupan makanan tertentu.

Gastroenteritis pada ibu hamil juga terjadi pada ibu yang melakukan perubahan besar terhadap asupan makanan yang dikonsumsinya, mulai dari jenis makanan yang dia konsumsi sampai pola makan yang dijalaninya.

  • Susu ibu hamil.

Susu ibu hamil dikonsumsi oleh hampir sebagian besar ibu hamil di Indonesia. Karena apa? Tentu saja mereka ingin janin di dalam kandungannya terpenuhi kebutuhan nutrisi, salah satunya ya dari susu ibu hamil ini. Tapi sebenarnya, tidak semua susu ibu hamil memiliki kandungan laktosa yang cukup. Beberapa diantaranya jumlahnya masih kurang, dan karena hal ini maka susu yang dikonsumsi justru lebih sulit untuk dicerna oleh lambung dan usus ibu hamil. Dan pada akhirnya justru malah berakibat pada terjadinya Gastroenteritis atau diare pada ibu hamil.

  • Mengkonsumsi obat tertentu.

Obat-obatan jenis obat sembelit yang biasanya dikonsumsi secara berlebihan oleh ibu hamil (dan tidak sesuai resep) pada akhirnya malah dapat menyebabkan ibu hamil mengalami Gastroenteritis. Tidak hanya itu Gastroenteritis ppadai bu hamil juga terjadi akibat kekurangan Vitamin B dan asam folat, mengkonsumsi makanan pedas berlebih, asinan , rujak, dan terlalu banyak mengkonsumsi Vitamin D.

Lalu apakah Gastroenteritis jika tidak diobati dengan benar bisa membawa dampak yang lebih serius?

Tentu saja, Gastroenteritis pada ibu hamil memang terlihat seperti masalah kecil yang dapat diatasi dengan mudah. Namun jika Gastroenteritis mulai memperlihatkan gejala-gejala seperti dehidrasi parah, segera bertindak cepat untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan oleh dokter atau bidan terdekat. Perlu diingat, dampak dari dehidrasi berlebih akan mempengaruhi kekuatan dan sistem metabolisme tubuh, serta gangguan pada sistem dan organ pencernaan lainnya. Jika fungsi organ dalam tubuh ibu hamil terganggu, secara otomatis pertumbuhan dan perkembangan kehidupan janin di dalam tubuh juga akan terkena dampaknya. Salah satu yang harus diwaspadai adalah keguguran.

Terima kasih telah menyimak secara keseluruhan artikel kami yang terbit hari ini dalam Curhat Bidan, mengenai Gastroenteritis Saat Hamil Menyebabkan Keguguran. Semoga bermanfaat, dan bunda selalu jaga kesehatan Anda dan bayi di dalam kandungan. Semoga selalu sehat, salam!

Citra Dewi Amd.Keb - November 30, 2016
Diskusi Dari:
Salma Syarifah Latipah

Selamat sore bu bidan, saya mau bertanyaan apa benar seorang wanita hamil dilarang untuk menyusui ?? Jika memang benar tolong berikan penjelasannya. Sebelumnya terimakasih

Dijawab Oleh : Salma Syarifah Latipah
Diskusi Dari:
Nurul

Siang dok, saya mau bertanya, ko akhir akhir ini saya sering merasakan sakit pada bagian perut ya? Saat saya pegang bagian itu malah semakin sakit. Memang badan ini terbilang gemuk, apa kah ini bisa berpengaruh pada kondisi perut yang menjadi keras dan besar? Mohon penjelasnnya dok, Terimakasih

Dijawab Oleh : Nurul
Diskusi Dari:
Day

apakah tidak apa apa jika ibu hamil penderita asma menggunakan inhaler? apa pengaruhnya pada bayi di dalam kandungan?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
juwita

Siang Bu Bidan, saya mau tanya, pada bayi usia 7 bulan berapa kali frekuensi BAB yang normal ?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Bang Andre

Di usia saya yang baru menginjak 19 tahun, saya sering kali merasakan perih setelah buang air kecil, padahal saya belum menikah. Apakah hal ini berbahaya bagi kesehatan saya? Dan apa biasanya yang menyebabkan rasa perih itu sering muncul setelah buang air kecil ini?

Perlu Jawaban