Kenali Penyebab Impotensi Pada Pria Sejak Dini

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Kenali Penyebab Impotensi Pada Pria Sejak Dini Bidan Online,-
    Impoetensi merupakan suatu gejala gangguan pada pria dimana terjadinya
    ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi ataupun memulai ereksi.
    Impoetensi juga banyak di kenal dengan sebutan disfungsi ereksi.
    Impotensi sendiri memang menjadi masalah yang banyak di alami pria usia
    40 tahun keatas. Namun tidak menutup kemungkinan jika impotensi sendiri
    dapat terjadi pada pria yang berusia di bawah 40 tahun. Tentunya banyak
    faktor penyebab impotensi atau disfungsi ereksi baik psikologis maupun
    fisik.

    Tahukah anda jika masalah impotensi atau disfungsi ereksi ini dapat meningkat hingga 4 kali lipat lpada pria usia 60 tahun. Masalah impotensi ini memang menjadi membuat pria tidak berdaya tidak hanya membuat urusan diatas ranjang anda terganggu namun juga sangat berpenagruh untuk anda yang sedang melakukan program hamil. Menerapkan gaya hidup sehat tentunya akan sangat membantu mencegah impotensi. Dari beberapa banyak penyebab impotensi yang bervariasi gaya hidup tidak sehat sangat berpengaruh.

    Beberapa penyebab impotensi yang wajib anda ketahui:

    Banyak faktor penyebab terjadinya impotensi bisa dari faktor emosional maupun fisik. Menurut The Merck Manual, sekitar 50% pria dengan usia 40 sampai 70 an mengalami disfungsi ereksi atau impotensi.

    Kelainanen Endokrin
    Salah satu yang menjadi penyebab impotensi yaitu penyakit endokrin. Endokrin merupakan sistem yang menghasilkan hormon untuk mengatur berbagai organ seperti metabolisme, reproduksi, mood, juga fungsi seksual. Banyak penyakit endokrin yang dapat menyebabkan impotensi salah satunya yaitu diabetes. Penyakit diabetes kronis dapat menyebabkan kerusakan saraf tentunya hal tersebut mempengaruhi pada alat vital. Jika terjadi komplikasi dapat menyebabkan terganggunya aliran darah juga hormon darah. Tentunya hal tersebut sangat berpengaruh terhadap terjadinya impotensi.

    Gangguan saraf
    Tentunya banyak gangguan saraf yang dapat menyebabkan meningkatnya resiko impotensi. Gangguan pada saraf tentunya akan sangat mempengaruihi otak untuk berkomunasi dengan sistem reproduksi. Dan hal tersebut dapat menghambat terajdinya ereksi pada pria.
    Beberapa gangguan saraf yang dapat menyebabkan impotensi yaitu:

    – Penyakit Alzheimer
    – Sklerosis
    – Tumor tulang belakang
    – Epilepsi
    – Stroke
    Perlu diingat orang yang pernah menjalani operasi kelenjar prostat juga beresiko mengalami kerusakan saraf yang bisa menyebabkan impotensi.

    Mengkonsumsi obat tertentu
    Beberapa jenis obat-obatan tertentu jika di konsumsi dalam jangka panjang dapat mempengaruhi aliran darah yang bisa menyebabkan impotensi.
    Beberapa contoh obat-obatan yang dapat menyebabkan impontensi:

    – Obat anti depresi
    – Obat tukak lambung
    – Obat pereda alergi
    – Obat kemoterapi
    – Obat penekan hormon androgen
    – Antikonvulsan atau obat untuk mengatasi epilepsi
    – Steroid
    – Antipsikotik
    – Asam fibrat
    – Beta-blocker untuk menangani hipertensi
    – Diuretik

    Penyakit jantung
    Adanya kelainan ataupun masalah pada jantung tentunya dapat mempengaruhi kemampuan memompa darah. Hal tersebut tentunya dapat menjadi penyebab impotensi. Sirkulasi darah ke penis yang terganggu tentunya dapat menghambat terjadianya ereksi. Aterosklerosis merupakan kondisi dimana pembuluh darah tersumbat sehingga dapat menyebabkan impotensi. Penyakit kolesterol tinggi hingga hipertensi dapat meningkatkan resiko impotensi.

    Gaya hidup dan gangguan emosional
    Gaya hidup memang menjadi salah faktor yang sangat berpengaruh pada impotensi. Gaya hidup sehat tentunya tidak hanya dapat membuat tubuh lebih sehat namun kemampuan seksual yang lebih optimal. Namun sebaliknya gaya hidup tidaj sehat dapat mengudang berbagai masalah kesehatan termasuk impotensi. Merokok ataupun mengkonsumsi alkohol dalam jangka panjang dapat menyebabkan impotensi. Tidak hanya itu kurangnya berolahraga hingga mengkonsumsi makanan tidak sehat dapat memici terjadinya imptensi. Gangguan emosional juga memiliki peranan dalam menciptakan ereksi, dimana seorang pria dengan gangguan emosional lebih sulit terjadinya ereksi. Cemas berlebih hingga depresi dapat meningkatkan resiko impotensi pada pria.

    Tentunya dengan lebih mengenal beberapa penyebab impotensi sedari dini dapat menjadi ilmu tambahan sebagai upaya pencegahan. Perlu diingat impotensi tidak selalu diakibatkan dari penuaan saja, banyak hal yang dapat memicu terjadinya impotensi.

    Baca juga artikel lainnya:

    Tips Merawat Vagina Agar Terhindar Dari Infertilitas

    Tips Merangsang Kehamilan Yang Efektif

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - October 1, 2016
    Diskusi Dari:
    Ratu

    Pagi Bu Bidan, sodara saya kemarin mengalami keguguran yang diakibatkan oleh kehamilan anggur atau kosong. Namun, hal itu sebelumnya tidak diketahui oleh keluarga kami dan sebelumnya juga kami menyangka sodara saya mengalami kehamilan normal.

    Nah, belajar dari pengalaman sodara saya, bagaimana cara mengetahui lebih dini mengenai hamil anggur itu? dan adakah gejala yang membedakannya?

    Dijawab Oleh : Ratu
    Diskusi Dari:
    Indri Ekawaty

    Bu bidan saya mau bertanya, saya sekarang sedang mengandung, usia kandungan saya baru menginjak 3 bulan, tapi kenapa akhir akhir ini saya susah tidur. Kalau saya minum obat tidur apakah tidak apa ?

    Dijawab Oleh : Indri Ekawaty
    Diskusi Dari:
    Day

    apakah tidak apa apa jika ibu hamil penderita asma menggunakan inhaler? apa pengaruhnya pada bayi di dalam kandungan?

    Dijawab Oleh : Day
    Diskusi Dari:
    davegillison

    Selamat pagi bu bidan, saat ini saya sedang hamil 4 bulan dan mengalami BAB yang tidak lancar. Apakah aman jika saya mengkonsumsi obat pencahar dan apakah akan ada efeknya bagi janin? trims mohon jawabannya bu bidan

    Dijawab Oleh : davegillison
    Diskusi Dari:
    Muhammad Hanif Maulana

    Siang dok, saya baru saja menikah 1 minggu lalu. Sebelum menikah, memang saya memiliki masalah dengan seputar kesehatan keputihan yang sedikit berwarna hijau dengan jumlah yang memang cukup lumayan banyak. Namun, setelah saya menikah, sering kali saya merasakan rasa gatal setelah melakukan hubungan intim, dan bahkan pada pertama kalinya berhubungan keputihan ini semakin banyak dan bahkan membuat saya risih dan takut suami berpaling. Saya mau bertanya, apaklah hal ini merupakan salah satu hal yang normal pada awal berhubungan seks atau bahkan ini berbahaya? Terus bagai mana cara mengatasi masalah kesehatan yang satu ini agar keputihan hilang dari bagian vagina ini.

    Perlu Jawaban