Informasi Tentang Episiotomi Pada Persalinan

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Saat ini, banyak orang tua yang mengetahui bahwa episiotami ini merupakan prosedur yang biasanya dilakukan mereka yang melahirkan secara normal. Namun, menurut salah satu ahli persalinan yakni Dr.Karin Wiradarma menyebutkan bahwa hal ini kurang tepat di zaman sekarang ini. Menurut ilmu kedokteran, episiotamin ini merupakan salah satu prosedur di mana hal ini dilakukan dengan menggunting jaringan diantara anus dan bagian vagina yang juga sering disebut dengan perineum. Masih menurut para ahli, hal ini diyakininya lebih aman dilakukan bagi mereka yang melahirkan secara normal di bandingkan dengan robekan alami saat proses persalinan ini. Saat ini, informasi tentang episiotomi pada persalinan ini perlu diketahui agar hal persalinan semakin lancar.

    Memang, banyak manfaat yang bisa didapatkan dari episiotomi ini untuk kesehatan tubuh anda seperti mampu menjaga agar otot dasar panggul tetap kuat, mempercepat penyembuhan pada luka paska persalinan, mencegah robekan semain meluas dan masih banyak lagi manfaat lainnya selama ini pada proses episiotami ini. Namun, hal ini tidak di anggap benar oleh para peneliti lainnya yang justru menyebutkan bahwa hal ini bisa menimbulkan masalah masalah robekan dan luka yang lebih luasa di bandingkan dengan robekan alami yang biasanya di rasakan bagi mereka yang melahirkan secara normal ini. Biasanya, mereka para wanita yang melahirkan dengan menggunakan prosedur episiotami ini kesulitan menahan buang air besar dan bahkan sering pula merasakan sakit yang dirsakan saat berhubungan seks meski sudah berbulan bulan.

    Seharusnya, proses episiotami ini di lakukan saat waktu waktu tertentu dan tidak secara rutin dilakukan saat proses persalinan. Memang tidak bisa dipungkiri, meskipun banyak efek samping yang didapatkan, namun ada juga manfaat manfaat yang bisa didapatkan untuk anda saat proses persalinan ini dilakukan. Jika para ibu itu ingin melahirkan namun tidak kunjung keluar juga, sebaiknya tim dokter malkukan cara ini, agar lubang yang dikeluarkan pun akan membesar di mana lubang tersebut merupakan lubang untuk mengeluarkan bayi yang ada di dalam perut ibu ini. Memang cara ini sangat membantu bagi mereka para wanita yang kesulitan melahirkan, di mana lubang keluar bayipun akan menjadi membesar sehingga mudah mengeluarkannya.

    Ada beberapa kasus yang sering kali membuat para dokter untuk mempercepat proses persalinan seperti adanya masalah untuk keselamatan para ibu dan bayi, kehamilan kembar, bayi sungsang, atau akibat adanya masalah berat badan janin yang terlalu besar, hal ini pasti menjadi salah satu hal yang mengakibatkan masalah kesehatan ini mulai muncul dan membuat robekan ini harus dilakukan. Luka akibat robekan episiotami ini memang tidak mudah hilang, dan perlu kita rawat agar tetap sehat dan juga tetap terhindar dari masalah yang ada. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan, diantaranya adalah :

    • Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan duduk secara hati hati.Biasanya akibat hal ini akan terasa bengkak dan juga nyeri, jika hal ini terjadi sebaiknya anda berbaring terlebih dahulu. Hal yang memang paling benar dalam menghilangkan masalah kesehatan yang satu ini adalah dengan melakukan senam kegel.
    • Selain itu, anda juga bisa mengompres dingin pada bagian robekan tersebut. Saat anda sudah buang air kecil, sebaiknya anda melakukan cebok dengan menggunakan air hangat dan matang. Biasanya cara untuk menceboknya ini adalah dari arah lubang kencing bagian depan ke bagian anus yang berada di belakang, hal ini sangat disarankan untuk menghilangkan masalah infeksi.


    Bidan Online | Alasan Perlu Mengkonsumsi Nanas Sebelum Melahirkan

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - October 14, 2016
    Diskusi Dari:
    Nani Mulyaningsih

    Selamat pagi bu bidan, saya wanita usia 25 tahun dan sudah menikah. Saya mau bertanya bu bidan sudah beberapa minggu ini menstruasi saya hanya berlangsung selama 2 hari saja. Bulan-bulan kemaren biasanya saya menstruasi 4 sampai 5 harian. Apakah siklus menstruasi yang singkat ini berpengaruh pada kesehatan saya? Mohon jawabannya bu bidan trims

    Dijawab Oleh : Nani Mulyaningsih
    Diskusi Dari:
    Siti Rohmah

    Bu saya mau bertanya, Sudah 3 tahun menikah saya belum diberikan keturunan, padahal dulu istri saya pernah hamil, tapi sayangnya keguguran saat usia kandungan 6 bulan. Tapi istri saya sampai saat ini masih belum memeriksakan diri ke dokter ahli. Apakah hal ini disebabkan karena adanya penyakit pada istri saya??

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Putri Kintamani

    Selamat siang bu Dokter, saya mau bertanya. Saat ini saya sedang mengandung, dan usia kandungan saya baru meningjak 2 bulan. Saat ini saya sering sekali merasakan mual dan rasanya ingin muntah. Yang saya mau tanyakan apakah hal ini berbahaya dan bagai mana cara mengatasi masalah ini agar tidak berkepanjangan hingga kehamilan tua?

    Dijawab Oleh : Putri Kintamani
    Diskusi Dari:
    danilobecnel

    Selamat siang Bu Bidan,
    Bayi saya umur 4 bulan sudah seminggu ini tidak BAB. Sebelumnya setiap hari selalu BAB bisa 2 sampai 3 kali sehari. Apakah kondisi bayi saya normal ? Apa tindakan yang harus saya lakukan ?

    Dijawab Oleh : danilobecnel
    Diskusi Dari:
    Dian Poenya Raizo

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih. Saya punya anak laki-laki yang baru masuk SD kelas 1. Waktu di TK dulu ia rajin belajar dan selalu nurut sama orang tua. Tapi sekarang beda bu bidan, ia jadi malas belajar di rumah, pengennya main terus. Saya jadi sedikit frustasi juga.

    Bagaimana yah bu caranya supaya anak saya mau belajar kembali di rumah ? kasihan juga guru les nya udah dateng ke rumah, dia nya gak mau belajar. Mohon solusinya bu bidan, Terimakasih

    Perlu Jawaban