Kaji Ulang, Mengkonsumsi Sperma Karena Kandunganya Setara dengan Susu ?


Sel sperma adalah gamet jantan, atau sel-sel yang berfungsi dalam reproduksi generatif sebelum pembuahan. Sperma ini dibawa bersama cairan semen (mani) ketika dikeluarkan (diejakulasikan) melalui lubang urethra pada penis. Fungsi sperma itu sendiri adalah untuk membuahi sel telur. Sel-sel ini dihasilkan oleh tubulus seminiferus yang bentuknya menyerupai tabung bergelung, letaknya di dalam testis. Testis bertanggung jawab menghasilkan hormon utama pria, yaitu hormon testosteron. Kedua testis dibungkus oleh skrotum, yaitu kulit seperti kantong yang letaknya di bawah penis.

Beberapa studi menunjukkan bahwa penyerapan air semen (mani) melalui selaput lendir vagina melapisi dinding dalamnya memiliki efek positif seperti mengurangi depresi dan juga mengurangi risiko kanker payudara. Selain itu air semen (mani) mengandung zat gizi yang tinggi. Tingginya zat gizi air semen (mani) menimbulkan persepsi yang keliru di kalangan masyarakat. Beberapa wanita sengaja mengkonsumsi air semen (mani) guna untuk kesehatanya. Padahal belum ada bukti dari penelitian bahwa sperma berpengaruh terhadap kualitas kesehatan karena tingginya zat gizi.

Beberapa Zat Gizi Yang Terkandung Dalam Air Mani dan Fungsinya

a. Fruktosa yaitu Kandungan gula (sorbitol, inositol, fruktosa). Kandungan gula dalam fruktosa sama dengan yang ada pada madu dan buah-buahan. Sementara sorbitol dapat dipakai sebagai ganti gula bagi penderita diabetes mellitus, dan inositol yang berguna untuk membantu dalam pertumbuhan rambut dan baik untuk otak

b. Asam askorbat/vitamin C membantu stimulasi pertumbuhan rantai protein yang ada dalam kolagen. Serta kolin yang gunanya untuk membuat pikiran jadi lebih tajam.

c. Zinc atau seng bermanfaat untuk melindungi membran sel dari kerusakan akibat dampak radikal bebas yang bisa disebabkan oleh logam berat dalam tubuh, seperti besi atau tembaga. Zinc juga berfungsi untuk kesehatan mata dan kulit.

d. Kolesterol membantu pembentukan vitamin D, membantu penyerapan lemak, Membantu penyerapan kalsium, memperlancar metabolisme tubuh, menjaga keseimbangan garam dan lain-lain.

e. Protein dibutuhkan untuk memproduksi hormone, enzim dan berbagai
jenis zat kimia yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein juga memiliki peran yang sangat penting untuk pembentukan otot, tulang, kulit dan darah. Jika dibandingkan dengan lemak dan karbohidrat maka tubuh lebih banyak memerlukan protein.

f. Kalsium untuk kepadatan tulang dan gigi sehingga menjadi kuat dan dengan demikian akan mencegah masalah gigi. Kalsium juga akan memperbaiki masa tulang yang berkurang karena usia, dengan demikian osteoporosis akan jauh dari Anda dimasa tua. Hal ini karena Kalsium membantu memfasilitasi pergerakan nutrisi untuk melintasi membran sel.

g. Magnesium, meliputi transmisi impuls saraf, pengaturan suhu tubuh, detoksifikasi, produksi energi, dan pembentukan tulang dan gigi. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kalsium dilengkapi dengan magnesium dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang.

h. Vitamin B12 berguna membuat tubuh lebih segar dan berenergi, menghasilkan sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, kulit dan mata, melepaskan energi dari makanan yang dikonsumsi dan lain-lain.

i. Fosfor membantu proses pembentukan tulang dan gigi yang sehat. Sedangkan peran lain dari fosfor yang tidak kalah penting adalah meningkatkan kinerja proses pencernaan makanan serta membantu pengaturan proses pembuangan sisa metabolisme dan zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh.

j. Sodium berfungsi untuk menjaga kinerja ginjal DAN jantung, menyehatkan otot, mengontrol tekanan darah, melindungi jaringan otak.

k. Kalium efektif untuk membuat semua sel, jaringan, dan seluruh organ dalam tubuh manusia bisa berfungsi dengan baik.

l. Asam laktat, merupakan bahan energy yang penting selama olahraga yang berlangsung lama. Hal ini karena asam laktat yang dibentuk oleh sel otot dapat digunakan oleh sel otot lain nuntuk membentuk energy.

Air Semen Setara dengan Segelas Susu

Hasil penelitian menunjukan bahwa air semen (mani) yang keluar dari pria yang sehat setara dengan segelas susu. Namun belum ada manfaat yang jelas jika air semen (mani) diminum karena sumber gizi yang tinggi. Perlu kita ketahui bahwa kondisi alat pital (penis) tidak dalam keadaan bersih, bakteri dalam kelamin akan terpapar pada air semen (mani) sehingga walaupun kandungan gizi yang tinggi kita harus mempertimbangkan kembali untuk diminum. Terlebih jika air mani keluar setelah penetrasi (memasukan penis ke dalam vagina) lalu menelanya, beberapa resiko terjadi karena terpaparnya bakteri dari vagina dan penis. Akibat kandungan sperma yang tinggi protein dan setara dengan segelas susu, banyak wanita sengaja meminum sperma setelah berhubungan seksual guna untuk kesehatan dan membuat awet muda. Tapi sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan menelan sperma bisa meningkatkan kualitas kesehatan dan menghambat proses penuaan.

Beberapa Risiko Menelah Air Semen (mani)

Walaupun air semen (mani) mengandung gizi yang tinggi, namun tetap lebih besar risiko jika dikonsumsi, salah satunya yaitu :

1. Penyalur infeksi penyakit

Resiko ini akan lebih berbahaya jika air mani berisi virus HIV (Human ImmunodeficiencyVirus), virus hepatitis B dan C, herpes, Chlamydia, dan lainnya.

2. Kemungkinan rasa mual dan muntah

Air mani yang di miliki oleh pria mengandung banyak protein. Maka air ini akan tampak amis baunya, sehingga menyebabkan mual dan muntah.

3. Bukan minuman yang bersih

Beberapa orang mengaku bahwa air mani atau sperma yang di hasilkan oleh laki-laki bukanlah air yang bersih. Maksudnya adalah air mani yang ada merupakan kelenjar yang di gunakan untuk membuahi sel telur yang ada di dalam perut. Maka tak sepantasnya untuk di konsumsi secara bebas, apalagi sampai di minum.

4. Radang mulut

Meminum air semen (mani) juga dapat menjadi sumber penularan radang mulut. Rongga mulut mungkin mengidap suatu penyakit kelamin kalau melakukan seks oral dan meminum air semen (mani) dengan orang yang sedang mengidap penyakit tersebut. Sebagai contoh, kalau seorang wanita melakukan seks oral/meminum air semen terhadap seorang pria yang sedang mengidap gonorea (kencing nanah), maka dapat saja terjadi penularan dari penis ke lapisan mulut bagian dalam atau tenggorokan. Akibatnya wanita itu mengalami radang mulut atau tenggorokan karena gonorea.

5. Kanker tenggorokan

Beberapa jenis virus yang bisa menyebabkan kanker tenggorokan pada pria atau wanita, dicurigai menular lewat aktivitas seks oral/menelan sperma. Dalam sebuah studi yang baru pertama kali dilakukan, para ahli meneliti kaitan antara human papilloma virus (HPV) yang menyebabkan kanker leher rahim dengan kanker oropharyngeal yang menyerang tenggorokan, tonsil dan bagian belakang lidah.

Walaupun air semen (mani) mengandung zat gizi yang tinggi dan setara dengan segelas susu, bukan berarti sehat untuk dikonsumsi. Jika ingin meningkatkan kualitas kesehatan dan menghambat proses penuaan bisa dengan alternatif lain seperti mengkonsumsi makanan yang sehat misalnya sayur, kacang-kacangan, lauk, daging merah dan lain-lain.

Citra Dewi Amd.Keb - July 25, 2018
Diskusi Dari:
Anonymous

Bagaimana mengatasi stres saat hamil

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat siang, saya mau menanyakan perihal menstruasi saya.

Bulan November saya haid tanggal 18 namun di hari pertama cuman dikit dan itu pun berwarna coklat. Namun pas bulan desember hingga sekarang saya belum haid lagi. Apakah ini merupakan tanda kehamilan atau gejala telat datang bulan? Mengingat pas remaja saya juga pernah tidak haid selama 3 bulan. Mohon jawabannya.

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Fauzi

Halo Bu Bidan, saya mau bertanya, bolehkah bayi mandi dengan air dingin ? Sejak umur berapa bayi boleh dimandikan dengan air dingin ?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Anonymous

Siang bu bidan, usia kehamilan 3 minggu, di awal kehamiln saya terkena herpes zooster di pinggang sebelah kanan dan konsumsi obat dari dokter kulit krn blm tau hamil, apakah obat yg saya konsumsi tsb berbahaya utk janin saya dan mengingat sampai skrg pinggang saya msh terasa gatal.

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Muhammad Hanif Maulana

Siang dok, saya baru saja menikah 1 minggu lalu. Sebelum menikah, memang saya memiliki masalah dengan seputar kesehatan keputihan yang sedikit berwarna hijau dengan jumlah yang memang cukup lumayan banyak. Namun, setelah saya menikah, sering kali saya merasakan rasa gatal setelah melakukan hubungan intim, dan bahkan pada pertama kalinya berhubungan keputihan ini semakin banyak dan bahkan membuat saya risih dan takut suami berpaling. Saya mau bertanya, apaklah hal ini merupakan salah satu hal yang normal pada awal berhubungan seks atau bahkan ini berbahaya? Terus bagai mana cara mengatasi masalah kesehatan yang satu ini agar keputihan hilang dari bagian vagina ini.

Perlu Jawaban