×

Ingin Tetap Cantik Dengan Menghindari Penuaan

Bagikan Artikel :

kecantikan

Seiring bertambahnya usia wanita akan mengalami penuaan terutama pada usia di atas 30 tahun. Kulit yang mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan merupakan hal yang ditakuti oleh sebagian orang. Bahkan banyak produk perawatan kecantikan yang menawarkan berbagai manfaat untuk mengatasi tanda-tanda penuaan pada wajah. Kulit kendur dan mengerut tidak hanya terjadi pada wajah, tetapi juga di bagian tubuh lainnya. Penuaan ini terjadi karena beberapa hal.

Faktor Penyebab Kulit Keriput

Penuaan kulit terjadi karena beberapa hal, salah satunya berasal dari lapisan kulit. Lapisan tersebut terdiri dari:

• Lapisan luar (epidermis) yang terdiri dari sel kulit, pigmen dan protein

• Lapisan tengah (dermis) yang terdiri dari pembuluh darah, saraf, folikel rambut, dan kelenjar minyak

• Lapisan dalam di bawah dermis (lapisan subkutan) yang terdiri dari kelenjar keringat, beberapa folikel rambut, pembuluh darah, dan lemak

Keriput, perubahan pigmentasi, dan kehilangan warna kulit dikaitkan dengan penuaan pada kulit. Ketika terjadi penuaan, lapisan epidermis menipis, walaupun jumlah beberapa sel tetap tidak mengalami perubahan. Jumlah sel yang mengandung pigmen (melanosit) juga menurun. Fungsi dari melanosit ini adalah melindungi kulit dari kerusakan, misalnya menyerap sinar ultraviolet. Ciri-ciri kulit yang menua yaitu kulit menjadi lebih tipis, lebih pucat, dan lebih terlihat jelas apa yang ada di balik kulit. Selain itu juga mulai muncul bintik-bintik pigmentasi di bagian kulit yang terpapar sinar matahari, disebut juga bintik-bintik penuaan atau lentigos.

Perubahan pada jaringan ikat dapat mengurangi kekuatan dan elastisitas. Kita juga bisa mengenalnya sebagai elastosis; jumlah dari sel elastin yang tidak normal pada lapisan dermis, biasanya terlihat pada kulit yang terpapar sinar matahari.

Ketika kulit Anda mulai menua, kelenjar sebaceous memproduksi hanya sedikit minyak. Laki-laki – biasanya terjadi pada usia di atas 80 tahun – mengalami penurunan kadar minyak yang tidak seberapa dibandingkan dengan perempuan. Sedangkan pada perempuan, minyak yang diproduksi sedikit sekali pada awal-awal ketika menopause terjadi. Kekurangan minyak pada kulit dapat menyebabkan kulit kesulitan untuk menjaga kelembapannya, sehingga menjadi kering dan mudah gatal. Ketika dilihat di dalam mikroskop, tanda-tanda penuaan dapat terlihat, beberapa kerusakan terjadi pada lapisan dermis.

Tanda Penuaan Pada Kulit

1. Keriput

Keriput adalah penurunan permukaan kulit yang bisa berupa kasar atau halus, tergantung pada kedalamannya. Keriput kasar biasanya merujuk pada garis-garis ekspresi pada muka, seperti di dahi, sudut-sudut luar mata, dan garis vertikal di kedua sisi mulut. Sedangkan, garis halus berupa lekukan atau garis yang lebih dangkal, biasanya muncul di area pergerakan muka; seperti di mata, mulut, atas bibir. Keriput terjadi karena:

a. Penurunan pada massa otot dan ketebalan kulit

b. Hubungan-silang antara kolagen dan elastin (protein pada kulit agar kulit kencang) di lapisan dermis

c. Dehidrasi dari stratum corneum (lapisan kulit yang paling luar)

d. Perubahan warna kulit

Selan keriput, perubahan warna kulit juga sering dikaitkan dengan penuaan. Mungkin, kita hanya mengira bahwa kulit hanya dibedakan dengan warna putih, gelap, atau kuning. Ternyata warna kulit merupakan gabungan dari warna merah, biru, kuning dan coklat. Gabungan warna ini merupakan hasil hemoglobin merah yang teroksidasi, karatenoid kuning, serta flavin dan pigmen elanin coklat di kulit kita. Bintik-bintik hiperpigmentasi merupakan hasil paparan sinar matahari. Ciri lainnya adalah hipopigmentasi (bintik putih).

Meskipun kita lebih sering mendengar hiperpigmentasi dikaitkan dengan penuaan pada kulit, penurunan melanosit juga menyebabkan hipopigmentasi; hal ini dibuktikan dengan adanya jumlah penurunan 6-8 persen melanosit per dekade setelah usia 30 tahun. Penurunan tersebut juga berdampak pada berkurangnya kemampuan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

2. Penurunan kolagen dan elastin

Related Posts :

    Perubahan penuaan kulit seringnya terjadi di lapisan dermis. Kulit bisa kehilangan ketebalannya sekitar 20 hingga 80 persen selama proses penuaan. Hal ini disebabkan oleh perubahan pada fibroblast, sel yang bertanggung jawab dalam produksi kolagen, elastin, dan glikosaminoglikan (GAG) biosintesis. Penurunan kolagen dan elastin juga berdampak pada kemampuan kulit untuk memperbaikinya sendiri. Tidak hanya itu, penuaan juga membuat susunan protein berubah, hal ini dapat berdampak pada struktur kulit.

    Tahukah Anda bahwa radiasi sinar UV juga berpengaruh pada penurunan kolagen dan elastin? Ya, penurunan tersebut dikendalikan oleh aktivitas enzim Matrix Metalloproteinase (MMP). Penelitian mnyimpulkan bahwa radiasi UV dapat mengaktifkan enzim ini dalam beberapa jam saja setelah terkena paparan UVB.

    3. Perubahan elastisitas

    Hyaluronic acid merupakan kandungan alami yang terdapat pada permukaan kulit kita, yang memiliki peran untuk menghidrasi kulit. Penelitian menunjukkan bahwa pada usia 40 tahun, terjadi penurunan kadar hyaluronic acid. Penurunan tersebut dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga perubahan elastisitas pun terjadi pada penuaan kulit.

    Cara Mengurangi Penuaan

    1. Sebisa mungkin hindari berjemur di bawah sinar matahari

    2. Gunakan sunscreen dengan kualitas baik ketika Anda berada di luar, bahkan saat musim hujan

    3. Gunakan aksesoris yang melindungi Anda dari sinar matahari seperti topi dan kacamata hitam

    4. Selain itu, jangan lupa untuk tetap mengonsumsi nutrisi yang baik dan cairan yang cukup. Dehidrasi dapat berisiko terhadap luka kulit.

    5. Gunakan pelembap untuk kulit

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 8, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Menjaga Kesehatan Sperma

  • Oleh : Alwia
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya adrian usia 27 tahun saya sudah menikah 1,5 tahun namun saat ini belum mempunyai momongan. Yang saya mau tanyakan bagaimana cara menjaga kesehatan sperma agar saya cepat dapet momongan. Ditunggu jawabannya trims

    Rahang Sakit

  • Oleh : Riza
  • 10 bulan, 1 minggu yang lalu

    Dok saya mau bertanya, kenapa ya ko rahang saya terasa sangat sakit sekali ketika membuka mulut atau menguap? Hal ini sudah saya rasakan lumayan cukup lama

    Bayi Berkeringat Saat Udara Dingin

  • Oleh : erin dianawati
  • 9 bulan, 4 minggu yang lalu

    Halo Bu Bidan,
    Saya ingin bertanya, anak saya usia 8 bulan ketika tidur malam hari sering berkeringat padahal udaranya dingin. Apa ada masalah dengan anak saya saya ? Terimakasih sebelumnya

    Makanan yang dilarang untuk anak yang selesai sunat

  • Oleh : Iis ismayanti
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saya mau bertanya apakah ada pantangan makanan untuk anak yang saat ini baru sunat takutnya jika makan sembarangan akan berimbas pada luka sunat yang masih basah. Mohon penjelasannya trims.

    Manfaat Persalinan Normal

  • Oleh : Gigin Gumay
  • 2 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat siang ibu bidan. Saat ini usia kandungan saya sudah semakin membesar, namun saya masih bingung untuk proses persalinan. Hal yang saya ingin tanyakan, persalinan seperti apa yang harus saya lakukan, dan apa manfaat yang bisa di dapatkan ketika saya melakukan persalinan dengan cara itu?

  • Oleh : Gigin Gumay
  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan