×

Bahaya Tidur Mendengkur Pada Masa Kehamilan

Bagikan Artikel :

Mendengkur merupakan suara yang keluar ketika terjadi gangguan di dalam saluran aliran udara yang melewati mulut bagian belakang dan hidung. Ketika seseorang terlelap dalam tidur, maka otot dalam saluran aliran udara akan menyempit. Lidah ke belakang menuju saluran aliran udara dan bergetar berlawanan dengan lemahnya langit-langit mulut yang lunak dan anak lidah seperti halnya melemahnya otot-otot tenggorokan yang lain ketika ia menarik dan menghembuskan nafas. Semakin terlelap dan otot-otot semakin rileks, maka ia harus bekerja keras untuk menghirup udara melalui terikan udara yang melewati bagian dalam pada setiap nafas, dan terjadilah kondisi mendengkur.

                 

Mendengkur selama kehamilan merupakan hal yang umum terjadi. Bahkan kondisi ini cenderung semakin parah pada trimester ke tiga. Sebuah studi melaporkan bahwa hampir 25% ibu hamil sesekali akan mengalami tidur dengan mendengkur pada minggu terakhir kehamilan, sedangkan 25% lainnya dilaporkan mendengkur lebih sering di minggu-minggu terakhir kehamilan. Maka dari itu, mengenali berbagai bahaya mendengkur pada masa kehamilan sangat penting untuk diketahui oleh ibu hamil.

Mendengkur saat hamil bisa disebabkan oleh berbagai kemungkinan, diantaranya :

  • Tingginya kadar hormon estrogen saat hamil yang dapat ikut membuat jalan napas membengkak dan bahkan menyebabkan bertambahnya lendir.
  • Apnea tidur obstruktif. Dengkuran yang nyaring dan sering dapat menjadi pertanda apnea tidur obstruktif yang membuat napas sering terhenti karena jalur arus keluar-masuk udara yang tersumbat.
  • Hidung tersumbat karena sebab lain, seperti alergi atau pilek.
  • Peningkatan jumlah darah dan perkembangan pembuluh darah dalam tubuh ibu hamil juga mengakibatkan selaput hidung membengkak yang hasilnya adalah ibu mendengkur saat tidur.

Bahaya Tidur Mendengkur Pada Masa Kehamilan yang Harus Diketahui

Mendengkur terkadang dapat dihubungkan dengan gangguan tidur, atau disebut juga dengan sleep apena. Kondisi ini dapat mengakibatkan napas terhenti sesaat ketika tidur. Hal ini dapat mengundang bahaya bagi ibu hamil karena napas terhenti, jumlah oksigen dalam darah juga menurun.

Berikut ini beberapa bahaya tidur mendengkur pada masa kehamilan yang harus ibu ketahui :

Tekanan Darah Tinggi dan Preeklampsia

Seorang pakar gangguan tidur menyebutkan bahwa kebiasaan mendengkur saat tidur yang dimulai ketika hamil dapat menempatkan seorang ibu pada kondisi risiko yang lebih besar untuk mengalami preeklamsia atau tekanan darah tinggi (hipertensi). Hal ini disebabkan karena terhalangnya jalan napas pada malam hari merupakan faktor penyumbang meningkatnya tekanan darah tinggi dan preeklamsia pada kehamilan.

Sedangkan menurut ahli saluran pernapasan, ibu hamil yang terbiasa mendengkur akan dihadapkan pada risiko 2 kali lebih tinggi mengalami tekanan darah tinggi dan preeklamsia jika dibandingkan dengan ibu yang tidan mendengkur.

Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah

Ibu hamil yang sering mendengkur cenderung melahirkan bayi dengan berat badan rendah atau di bawah rata-rata. Ibu perlu waspada, karena bayi dengan berat badan rendah diketahui lebih rentan terhadap serangan penyakit tertentu.

Risiko Menjalani Persalinan Secara Caesar

Sebuah studi menemukan bahwa ibu hamil yang mendengkur sebanyak 3 malam dalam seminggu lebih cenderung memiliki bayi yang berukuran lebih kecil dan berkemungkinan lebih besar untuk dilahirkan melalui operasi caesar. Dari penelitian tersebut, sekitar 3% dari 1.600 ibu hamil memiliki kebiasaan mendengkur. Dan dari pendengkur tersebut terdapat jumlah yang signifikan yang melahirkan secara caesar, bahkan tidak sedikit pula yang membutuhkan operasi caesar darurat.

Related Posts :

    Hambatan pada Pertumbuhan Janin

    Sebuah temuan medis menyebutkan bahwa terdapat hubungan antara gangguan tidur, yaitu sleep apnea dan Intrauterine Growth Retardation atau hambatan pada pertumbuhan janin. Bayi dengan kondisi tersebut terlahir dengan ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan rata-rata dan mengalami keterlambatan perkembangan.

    Beberapa bahaya tidur mendengkur selama kehamilan tersebut perlu diwaspadai. Terapkan pola tidur sehat selama kehamilan dan hindari mendengkur dengan terus mempertahankan berat badan yang normal bagi ibu hamil, hindari tidur dengan posisi telentang, serta hindari mengonsumsi obat tidur, minuman beralkohol, dan tembakau. Konsultasikan juga pada dokter atau tanya bidan Anda mengenai kondisi yang Anda alami. Semoga bermanfaat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 20, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Ngilu sendi dan sekitar vagina

  • Oleh : willianbyrnes6
  • 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya ingin bertanya saat ini saya sering merasakan ngilu di persendian juga di area sekita vagina. Gejala tersebut muncul setelah sebulan lalu saya melahirkan, apakah ini berbahaya? dan saya minta saran cara untuk mengatasinya. Terimakasih sebelumnya

    Sakit pinggang di usia kehamilan 7 bulan

  • Oleh : Adhy Putra Lautan
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana cara mengatasi sakit pinggang saat hamil ? Saya sedang hamil 7 bulan, sering mengeluhkan sakit pinggang.

  • Oleh : Adhy Putra Lautan
  • Kehamilan

  • Oleh : Isti Rahmawati
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat siang,
    Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

    Perbedaan diare akibat alergi makanan dan akibat bakteri pada bayi

  • Oleh : Pradita
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan saya mau tanya apa sih yang membedakan diare pada bayi akibat alergi makanan dan akibat bakteri. Soalnya saya bingung bayi saya diare dan entah penyebabnya dari apa mohon penjelasannya trims

    Haid Tidak Teratur

  • Oleh : Dinda vika
  • 6 bulan yang lalu

    Dok saya mau bertanya, terakhir istri saya kan haid pada tanggal 8 februari hingga tanggal 14 februari. Namun setelah 1 minggu bersih dari haid, kemudian pada tanggal 20, 21, 22 istri saya mengeluarkan darah yang memang terbilang kecil hanya sebesar cendol tapi bergumpal. Namun, setiap hari hanya ada 1 gumpalan saja yang keluar ini. Yang saya mau tanyakan, ini kira kira kenapa ya dok dengan kondisi istri saya? berbahaya tidak dok, mohon penjelasannya, terimakasih.

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan