×

Efek Samping Mengkonsumsi Makanan Pedas Saat Hamil

Bagikan Artikel :

Umumnya kebanyakan dari wanita hamil menyukai makanan pedas dengan alasan ngidam. Selain itu, alasan lainnya juga yaitu meningkatkan selera makan. Namun, apakah aman ibu hamil mengkonsumsi makanan pedas?

Berbicara mengenai ibu hamil, memang lebih cenderung memiliki tubuh yang sensitive dan tidak heran jika ketika Anda hamil pun banyak pantangan yang harus dihindari. Hal ini dilakukan tentunya demi menjaga kesehatan ibu hamil agar senantiasa dalam keadaan fit karena kondisi tubuhnya sangat mempengaruhi janin yang ada dalam kandungan. Berikut dibawah ini beberapa efek samping mengonsumsi makanan pedas saat hamil.

Related Posts :

    Efek Samping Mengkonsumsi Makanan Pedas Saat Hamil

    Biasanya sepanjang trimester pertama, calon ibu sering menderita emesis gravidarum yaitu banyaknya air liur, rasa mual dan muntah akibat perubahan sistem pencernaan berupa produksi asam lambung berlebihan dan melambatnya waktu pengosongan lambung atau penurunan pergerakan peristaltik usus, akibat perubahan hormon pada kehamilan. Pada keadaan itu, calon ibu biasanya membutuhkan perangsang rasa pedas.

    Namun, sebagian orang mengatakan bahwa ibu hamil tidak boleh makan pedas. Pernyataan ini sebenarnya ada benarnya juga hanya saja kurang tepat. Sebenarnya, ibu hamil dibolehkan makan pedas hanya saja masih dalam batas normal karena pada dasarnya bayi dalam kandungan tidak akan terpengaruh dengan makanan pedas yang ibu makan. Namun, yang menjadi masalah kesehatan dan bahaya bagi ibu hamil yaitu makan pedas secara berlebihan. Karena hal ini sudah jelas, orang normal yang tidak hamil pun akan mengalami masalah kesehatan jika ia mengonsumsi makanan terlalu pedas, hal ini pun tidak jauh berbeda pada wanita hamil. Dengan mengonsumsi makanan pedas, maka Anda akan memiliki risiko tinggi terkena diare dan hal ini dapat memicu terjadinya dehidrasi baik pada ibu hamil maupun bayi dalam kandungan, bahkan hal ini juga bisa memicu terjadinya kontraksi.

    Apabila makanan pedas tidak menyebabkan mulas, hal ini tidak menjadi masalah bagi ibu hamil. Makanan pedas hanya berpengaruh pada si ibu, sedangkan jabang bayi mengambil nutrisi dari cabai yang banyak mengandung vitamin C. Lantas bagaimana bagi ibu menyusui?

    Sebenarnya, rasa pedas timbul dikarenakan oleh adanya senyawa capsaicin pada cabai yang membuat panas, terbakar, dan nyeri di lidah atau kulit. Senyawa capsaicin bisa terkandung di dalam ASI. Tapi tidak cukup kuat untuk membuat lidah bayi panas atau nyeri. ASI diproduksi dengan mengambil nutrisi dari darah ibu, bukan dari pencernaan ibu. Maka dari itu, jika bayi megnalami mencret, hal itu bukan disebabkan karena makanan pedas namun bisa saja itu disebabkan oleh reaksi alergi atau sensitif pada makanannya dan salah satu bentuk reaksi alergi pada bayi adalah gangguan pencernaan.Pada bayi alergi atau sensitif, senyawa capsaicin ini bisa berpengaruh ke pencernaannya. Tapi ASI tidak memiliki rasa pedas. Jadi senyawa capsaicin yang terkandung di dalam ASI tidak cukup membuat reaksi nyeri atau kepanasan tapi bisa bereaksi buat bayi sensitif.

    Meski aman, namun alangkah baiknya ibu hamil juga mampu menjaga kesehatannya, karena asupan makanan yang tepat bisa mempengaruhi proses persalinan Anda. Maka dari itu, alangkah baiknya untuk menahan diri mengonsumsi makanan terlalu pedas saat hamil maupun menyusui. Semoga artikel ini bermanfaat dan bila ada yang ingin ditanyakan silahkan tanyakan pada curhat bidan, kami siap memberikan solusi terbaik Anda.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : November 21, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Haid Lama, Tapi Hanya Flek

  • Oleh : Yayu Yu
  • 5 hari, 14 jam yang lalu

    Bu Bidan, izin bertanya. Usia saya 19 tahun, sudah sekitar satu tahun lebiy saya haid selalu 15 hari, tapi hanya keluar flek saja, tidak pernah keluar darah. Waktu saya usia 17 tahun kemaluan saya mengeluarkan darah segar setiap saat sampai beberapa hari, tapi setelah pergi ke dokter pendarahannya berhenti. Bagiamana ya bu bidan? Saya sudah pergi ke dokter hingga ke bidan untuk mengonsultasikan hal ini, tapi ujung-ujungnya hanya diberi obat saja, dan tidak kunjung sembuh. Apa sangat di perlukan untuk pergi ke spesialis bu bidan, mohon jawabannya bu bidan. Terima kasih banyak.

    Keputihan

  • Oleh : Nela Nurlaela
  • 2 bulan, 3 minggu yang lalu

    Selamat pagi bu bidan. Nama saya nela nurlaela umur saya 19th saya mau tanya bu. Saya sedang keputihan tetapi warna aga kuning keijoan sedikit bentuknya encer ga terlalu kental banget terasa gatal juga dan saya juga baru habis menstruasi sekitar semingguan dari tanggal 19-25 dan sekarang lagi keputihan. Gimana cara mengatasinya ya bu. Terimakasih mohon jawaban nya😊

    Cara Untuk Menghilangkan Luka Yang Hitam

  • Oleh : Opik Taufik
  • 3 tahun, 7 bulan yang lalu

    Selamat pagi dok. Saya memiliki bekas luka yang memang cukup hitam dibagian kulit dan susah sekali untuk hilang. Saya mau bertanya, apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan masalah kulit hitam ini pada kulit agar seperti warna kulit semula? Jika ada, bagai mana caranya?

  • Oleh : Opik Taufik
  • Kuret Akibat Keguguran

  • Oleh : Ramadhan
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Siang Dok. Saya wanita berusia 27 Tahun. Kemarin saya melakukan kuret di Rumasakit. Tetapi kenapa ya, ko setelah kuret ini saya merasakan meriang dan demam walau demam tidak begitu tinggi. Selain itu, saya juga merasakan rasa nyeri pada bagian perut bawah, rasa pegal pegal serta badan yang tiba tiba menjadi lemas. Kira kira ini masalah kesehatan apa ya dok? Apakah mungkin ini terjadi akibat adanya infeksi setelah melakukan kiret? Terus apa yang bisa di lakukan untuk membantu menghilangkan masalah kesehatan ini?

    Merasa tidak nyaman di MissV

  • Oleh : azizah Rahmani putri
  • 5 hari, 18 jam yang lalu

    Assallamualaikum bu bidan,
    Saya umur 19 tahun dan belum sama sekali melakukan hubungan seksual. sudah 2 minggu an saya merasakan tidak nyaman di lubang vagina saya, seperti ada yang mengganjal atau merasa ada gelembung di dalam lubang vagina,kadang kalo di buat duduk itu terjadi Queefing (tidak berbau). Setelah Queefing tetap saja terasa gelembung di lubang vagina dan sangat tidak nyaman. Kejadian itu terjadi setiap malam,di jam tidur. apakah itu termasuk ke dalam penyakit yg berhubungan dengan kandungan atau semacam nya? Tindakan apa yang harus saya lakukan?

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan