×

Ibu Hamil Waspada Virus Corona Ya!

Bagikan Artikel :

Ibu Hamil Waspada Virus Corona Ya!

Siapa sih yang gak tau dengan virus corono yang berasal dari Cina. Virus ini terkenal mematikan dan ditakuti oleh semua masyarakat. Kabarnya virus corono ini sudah menyebar ke berbagai Negara. Penyakit yang terjadi karena virus ini masih terus menelan korban jiwa, sementara vaksin untuk penanggulangannya masih terus dikembangkan. Virus corona menular dengan mudah melalui udara dan kontak fisik dengan orang yang sudah terkontaminasi. Lantas, bagaimana dengan ibu hamil? Apakah dampaknya untuk janin yang berkembang di dalam rahim?

Sudah pasti, imunitas tubuh ibu hamil yang terbilang lemah membuat ibu hamil sangat rentan terserang penyakit, terlebih yang terjadi karena virus. Kabar terbaru menyatakan bahwa ibu hamil yang positif terinfeksi virus corona dan melahirkan sang buah hati di Wuhan menurunkan virus ini pada sang bayi. Sekitar 30 jam setelah dilahirkan, bayi tersebut dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan menjadi pengidap yang paling muda.

Dampak Infeksi Coronavirus bagi Janin

Infeksi virus memberikan dampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan, salah satunya adalah kemungkinan bayi dilahirkan sebelum waktunya atau prematur. Centers for Diseases Control and Prevention menyatakan, virus corona memiliki kemiripan dengan jenis virus corona yang mengakibatkan penyakit SARS dan MERS. Wabah penyakit SARS menyeruak di tahun 2002, sementara MERS pada tahun 2013.

Kedua jenis penyakit ini mengakibatkan dampak yang terbilang serius, termasuk pada ibu hamil. Studi yang dilakukan oleh Corwin berjudul SARS and Pregnancy: A Case Report menyatakan bahwa wabah penyakit SARS yang muncul pada tahun 2002 menjadi penyebab utama tingginya angka keguguran, bahkan kematian pada ibu hamil di tahun 2004 . Ternyata, hal yang sama pun terjadi untuk kasus penyakit MERS di tahun 2013 lalu.

Namun, Stephen Morse, ahli epidemiologi di Mailman School of Public Health Columbia University menyatakan, penularan virus corona di dalam kandungan dari ibu ke janin seharusnya tidak mungkin terjadi. Stephen berpendapat penularan lebih mungkin terjadi dari lingkungan rumah sakit dengan cara yang sama yang terjadi pada petugas kesehatan Wuhan yang terinfeksi karena penularan dari pengidap yang mereka tangani.

Artinya, lebih mungkin bayi tertular dengan menghirup atau terkontaminasi virus dari batuk sang ibu. Namun, masih dibutuhkan banyak studi lanjut tentang keterkaitan antara coronavirus dengan kehamilan. Berdasarkan laporan dari pemerintahan setempat, hingga Januari lalu, tidak ditemukan kasus penularan infeksi virus corona pada anak usia di bawah 15 tahun.
Studi terbaru dari Qun Li berjudul Early Transmission Dynamics in Wuhan, China, of Novel Coronavirus-Infected Pneumonia menyatakan, anak-anak memiliki lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi dan menunjukkan gejala yang lebih ringan dibandingkan dengan infeksi yang terjadi pada orang dewasa.

Pencegahan Virus Coronoa Pada Ibu Hamil

Tentu saja, ibu hamil harus melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin agar deteksi dini adanya infeksi bisa cepat teridentifikasi. Jika ibu mengalami gejala yang mirip dengan flu ketika hamil, segera buat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan. Sebisa mungkin, hindari kontak langsung dengan orang-orang yang sakit, terlebih mereka yang sakit flu. Hindari berada di rumah sakit dalam waktu lama, selalu gunakan masker jika harus beraktivitas ke luar rumah, dan hindari berinteraksi langsung dengan hewan. Jauhi tempat-tempat yang padat dan ramai, serta jangan lupa untuk selalu cuci tangan setelah beraktivitas, setelah menggunakan toilet, dan sebelum makan.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 11, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Cara mengobati inpotensi

  • Oleh : Ario Hanindito
  • 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    Dok saya mau menanyakan bagaimana cara mengobati impotensi dan bisakah ipotensi itu karena saraf yang putus?

    Pilek Pada Anak yang Tak Kunjung Sembuh

  • Oleh : Isti Rahmawati
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    Bu bidan saya mau bertanya, anak saya usianya 1,5 tahun, dia sering sekali terkena pilek. Bahkan anak saya sering sekali ingusan yang membuatnya tidak nyaman karena mungkin sulit bernapas. Apakah hal ini wajar ?

    Mentrulasi

  • Oleh : Fidella Annaumi
  • 1 tahun, 2 bulan yang lalu

    Halo dok mau tanya, usia saya 18 tahun yang sedang sibuk cari kuiah dok, haid saya sellu lancar meski agak panjang sekitar 10 harian, tapi mulai bulan lalu saya haid berwarna hitam dari awal haid sampai akhir dok, dan setelah 11 hari saya haid lagi dengam keadaan yang sama dok haid berwarna hitam, tidak menggumpal, dan hanya sedikit sekali dok seperti flek saja dan berlangsung 13 hari dok, lalu setelah 6 hari flek lagi dok sekarang sudah memasuki 2 hari dari awal flek terakhir dok, apakah ini penyakit?

    ejakulasi dini

  • Oleh : opik opik
  • 1 tahun yang lalu

    Dok saya mau tanya apakah pri yng mmpunyai ejakulasi dini apakh bisa mempunyai keturunn

    Ciri2 wanita yg masih perawan

  • Oleh : Aji Marseno
  • 1 minggu, 5 hari yang lalu

    Tanda2nya

  • Oleh : Aji Marseno
  • Tanya Bidan