×

Ini Lho Manfaat Berendam Air Garam Epsom Untuk Ibu Hamil!

Bagikan Artikel :

Ini Lho Manfaat Berendam Air Garam Epsom Untuk Ibu Hamil!

Salah satu yang membuat tubuh relaks adalah berendam air garam Epsom. Memang belakangan ini berendam air garam Epson sedang popular di kalangan masyarakat. Tapi jika ibu hamil yang melakukannya apakah ini aman?

Ibu Hamil Boleh Berendam Air Garam Epsom
Nah perlu diketahui, bahwa garam merupakan kritalisasi dari magnesium dan sulfat yangdiyakini membawa berbagai macam manfaat bagi perempuan hamil, termasuk mengatasi berbagai macam keluhan kehamilan seperti pegal-pegal dan nyeri punggung.

Namun sebelum Anda mandi atau berendam menggunakan air garam Epsom, ada beberapa yang harus Mama perhatikan. Yang pertama adalah hindari berendam pada suhu yang panas. Pastikan suhu air yang digunakan untuk berendam atau mandi itu hangat atau suam suam kuku agar Mama tetap nyaman berendam dan tidak membahayakan kesehatan.

Lalu hindari pula menelan garam Epsom. Karena garam Epsom yang tertelan dapat menyebabkan kontraksi usus, yang bisa memicu terjadinya komplikasi tertentu.

Manfaat Berendam Air Garam Epsom Saat Hamil

  1. Meredakan pegal-pegal dan sakit punggung
    Mandi ataupun berendam menggunakan air garam Epsom dapat membantu meredakan pegal-pegal dan sakit punggung yang terjadi selama kehamilan.
  2. Meredakan dan mencegah kram kaki
    Sudah menjadi kebiasaan ibu hamil deh kayanya gampang kram kaki. Nah berendam air garam Epsom bisa meredakan dan mencegah kram kaki.
  3. Mengurangi rasa gatal
    Keluhan kulit seperti gatal terkadang dialami sebagain perempuan hamil. Nah, jika Anda termasuk yang mengalaminya, jangan garuk area kulit yang terasa gatal tersebut ya agar tidak meninggalkan bekas.
    Anda lebih disarankan untuk mengoleskan losion yang aman digunakan perempuan hamil atau mandi menggunakan air garam Epsom. Mandi menggunakan air garam Epsom juga diyakini mampu meredakan rasa gatal yang muncul.
  4. Meningkatkan asupan magnesium
    Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan asupan magnesium sering terjadi pada perempuan di usia subur. Padalah saat seorang perempuan hamil, kebutuhan asupan magnesium akan meningkat sehingga penting untuk memenuhi asupan magnesium tersebut dengan baik.
    Cara untuk memenuhi asupan magnesium saat hamil beragam, selain mengonsumsi makanan seperti tahu, pisang, kacang mete, labu, ataupun kacang almond, Anda juga dapat mendapatinya dari berendam menggunakan air garam Epsom. Meskipun belum ada bukti ilmiah, berendam dalam rendaman garam Epsom memungkinkan tubuh menyerap magnesium.
  5. Meredakan stres
    Berendam dalam larutan air garam Epsom dapat membantu meredakan stres yang Anda alami selama kehamilan. Kandungan magnesium yang terdapat pada garam Epsom diyakini dapat membantu mengatasi stres dan bekerja sebagai antidepresan alami.
    Selain mandi atau berendam menggunakan air garam Epsom, Anda juga disarankan untuk mengelola stres dengan baik karena stres saat hamil dapat membawa dampak buruk terhadap kesehatan Anda dan janin dalam kandungan.
  6. Mengurangi pembengkakan
    Berendam dalam larutan air garam Epsom sangat bermanfaat dalam mengatasi edema yaitu pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, tangan, atau pun pergelangan tangan akibat dari peningkatan cairan tubuh saat hamil.

Hal Yang Perlu Diwaspadai

Jangan sampai garam Epsom ini tertelan ya karena bisa membahayakan saluran pencernaan ibu hamil. Garam Epsom berbeda dengan garam dapur biasa. Garam ini tidak berasal dari laut, melainkan hasil olahan bahan kimia berupa magnesium, sulfur, dan oksigen. Garam ini disebut garam Epsom karena diciptakan pertama kali di kota Epsom, Inggris.

Garam Epsom memang memiliki tampilan yang sama dengan garam dapur, tetapi terasa berbeda jika dikonsumsi. Tak seperti garam dapur yang rasanya asin, garam Epsom memiliki cita rasa yang pahit. Garam Epsom ini tidak lazim digunakan untuk keperluan memasak, namun dicampurkan pada air hangat untuk mandi.

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : May 25, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tenggorokan terasa tidak enak seperti mau muntah setiap pagi

  • Oleh : septiihandayani
  • 7 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat pagi saya Jalil umur 25 tahun saya mau konsultasi setiap pagi tenggorokan saya terasa tidak enak bahkan serasa mau muntah-muntah hal tersebut sudah berlangsung selama 4 tahun. Dulunya setiap pagi saya mengalami batuk namun tidak berdahak beberapa tahun kemudian batuknya hilang namun rasa tidak enak di tenggorokan juga rasa ingin muntah malah semakin menjadi-jadi mohon pencerahannya dok trims

    Telat mens

  • Oleh : Aul Lia
  • 4 tahun, 5 bulan yang lalu

    Mlm dok, sya mau tanya. Sya sdh lebih dari 2 minggu belum mens. Tp pernah ada keluar bercak darah sedikit, tapi gak mens dok.
    Sya hari pertama terakhir mens tgl 21 agustus. Sampai sekarang blm mens.
    Ini karna murni telat mens atau hamil ya dok ?
    Soalnya waktu sya berhubungan sex, tidak keluar di dalam dok.

  • Oleh : Aul Lia
  • Pendarahan

  • Oleh : githa
  • 7 tahun, 3 bulan yang lalu

    Saya hamil 8 minggu tp sblmnya tdk masalah tp saya ada flek dan dan darah saat pup. Rasanya kaya haid

    Pertanyaan

  • Oleh : Ganda Yana
  • 4 tahun, 7 bulan yang lalu

    Dok,apa emng bener kalo penis bersentuhan dengan vagina bisa hamil?

  • Oleh : Ganda Yana
  • Payudara

  • Oleh : Daura Cika
  • 4 tahun yang lalu

    Mohon maaf. Saya ingin bertanya. Kenapa ya terkadang payudara saya tiba2 nyeri gtu. Trus menghilang. Dan nyerinya sebentar doang cmn beberapa menit. Apakah itu wajar? Atau bagaimana?
    Trimakasih

  • Oleh : Daura Cika
  • Tanya Bidan