Ini Tips Cara Sehat Mengatasi Morning Sickness Secara Alami

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Tanya Bidan – Moning sickness atau juga merupakan suatu kondisi dimana sering mengalaminya mual dan muntah dimasa kehamilan yang dapat disebabkan oleh berbagai perubahan pada tubuh wanita hamil. Kondisi ini sangat umum bagi wanita yang sedang menjalani program kehamilan, dan ini dialami oleh hampir 90% ibu hamil.

    Untuk kasus moning sickness yang bisa dikatakan parah, ibu hamil mungkin akan merasakan kesulitan untuk menelan makanan padat, bahkan air minum sekalipun. Kondisi serius ini secara medis dikenal dengan hiperemesis gravidarum (HG) yang mana membutuhkan sebuah perawatan dirumah sakit dikarenakan bisa beresiko menjadi ibu hamil yang mengalami dehidrasi dan kurang gizi. Namun bila morning sickness yang anda alami bukanlah hiperemesis gravidarum (HG), maka kemungkinan gejala morning sickness ibu masih bisa diatasi dengan menggunakan beberapa cara alami berikut ini.

    Tips Cara Sehat Mengatasi Morning Sickness Secara Alami


    Seperti berikut ini adalah langkah langkah yang dapat anda lakukan untuk bantu mengusir ketidaknyamanan akan gejala morning sickness

    1. Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin B6
      Banyak diantaranya makanan yang mengandung vitamin B6, seperti avokado, pisang, sayuran yang berdaun gelap, ayam, dan juga kacang kacangan. Atau ibu juga bisa mengkonsumsi suplemen vitamin B6 sesuai dengan resep untuk penggunaan dan dosis dari dokter atau bidan kandungan. Vitamin B6 ini telah terbukti bisa mengurangi gejala dari morning sickness pada sebagian pasien
    2. Memanfaatkan tanaman jahe
      Memanfaatkan jahe bisa dengan cara dimakan secara mentah ataupun juga dengan cara diseduh menjadi teh jahe. Jahe dianggap bisa meredakan morning sickness. Akan tetapi hal ini tergantung kepada seberapa sensitif anda akan rasa dan juga aroma tertentu. Dan untuk seseorang yang tidak cocok dengan mengkonsumsi herbal ini, maka gejala morning sickness justru bisa semakin memburuk atau bisa menimbulkan perih pada ulu hati.

      Sebagai pengobatan alternatif bagi anda yang menyukainya, maka cobalah membuat teh jahe dari larutan jahe parut ini. Dan tuangkan 2 sendok jahe parut kedalam air yang mendidih, lalu anda biarkan hingga tidak terlalu panas untuk nantinya diminum sedikit demi sedikit. Meski terasa menenangkan, akan tetapi jangan sampai berlebihan. Batasi hingga tidak melebihi 3gr jahe merah atau bisa disertakan dengan tiga sendok makan teh jahe parut untuk perharinya.

    3. Minuman Papermint
      Bagi anda yang merasa tidak cocok dengan minuman jahe, maka minuman papermint bisa menjadi solusi bagi anda. Tanda tandanya bisa terasa bila bunda sering merasakan kegerahan dan juga senang untuk memakai baju yang berbahan sejuk, serta keinginan untuk selalu meninkmati minuman dingin, atau merasa mudah untuk marah. Maka cobalah anda menyuruput teh papermint atau spearmint. Permen karet pappermint yang bebas gula juga bisa anda jadikan variasinya

      Dengan memakan atau menghirup sesuatu yang mana mengandung mint bisa membantu anda untuk mengurangi rasa mual. Namun tidak semua orang akan merasa cocok dengan minyak yang beraroma papermint atau spermint karena bagi sebagian orang mungkin merasa aroma yang kuat ini justru bisa membuat mual semakin parah

    4. Mengkonsumsi sesuatu yang asam
      Bunda cobalah untuk menyesap permen yang rasanya asam, minum air lemon, atau bisa dengan makan buah buhan asam. Karena pada dasarnya dengan mengkonsumsi makanan yang terasa asam bisa membantu anda untuk mengurangi mual.
    5. Relaksasi
      Dengan melakukan relaksasi maka bisa membantu anda untuk mengurangi tingkat stress. Untuk sebagian orang moning sickness ini bisa memburuk saat anda sedang mengalami stress. Anda bisa beristirahat sejenak guna meredakan stress anda
    6. Refloksologi
      Pada saat anda melakukan refleksi maka seluruh tubuh akan ditekan tekan pada titik tertentu, guna membantu mengurangi gejala morning sickness yang sedang bunda alami. Meskipun belum anda bukti yang memperkuat bahwa refleksologi ini bermanfaat dalam mengatasi mual atau kondisi lainnya, namun bunda akan merasakan metode ini sebagai salah satu cara relaksasi yang sangat bermanfaat.
    7. Menggunakan aromatepi untuk membantu rileks.
      Cobalah untuk anda menghirup setidaknya sedikit aroma dari minyak aromaterapi terlebih dahulu guna anda mengetahui apakah aroma tersebut bisa cocok dengan anda atau justru membuat rasa mual dan ingin muntah semakin menjadi. Minyak aromaterapi bisa anda pilih guna membantu untuk mengatasi rasa mual, dan disarankan untuk memilih aroma dengan rasa lemon, jeruk nipis, jeruk manis, pappermint atau spearmint.
    8. Mulai rajin untuk melakukan olahraga
      Bagi ibu hamil jangan pernah malas untuk melakukan olahraga. Tidak perlu juga bagi anda untuk melakukan latihan yang cukup berat, anda cukup berjalan santai atau melakukan latihan ringan lainnya sekitar 20 menit sehari. Dengan melakukan kegitan ini maka akan membantu anda untuk melepaskan hormon kesenanagan yang bernama endorfin. Kegunaan hormon ini sangat efektif bagi anda dalam melawan kepenatan dan rasa mual.
    9. Mengubah pola makan
      Jangan membiarkan perut anda kosong karena hal ini justru hanya akan menambah kemungkinan munculnya rasa mual. Makanlah dalam porsi sedikit akan tetapi sering, serta makanlah sesegera mungkin ketika anda bangun tidur.

    Apabila bunda sedang merasa kurang sehat atau tidak enak badan, maka jangan merasa cemas, bunda harus tetap mengkonsumsi makanan yang seimbang. Makan dan minumlah apapun itu yang bisa untuk ditelan tanpa menimbulkan mual. Dan nanti ketika morning sickness sudah mereda, kamu masih bisa untuk mengejar kertinggalan akan kebutuhan Asupan Gizi Yang Dibutuhkan Oleh Ibu Hamil,  yang terpenting adalah untuk selalu menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - February 4, 2017
    Diskusi Dari:
    nana sutyana

    bu bidan, bagaimana cara menjaga kehamilan supaya baik dan tetap sehat hingga tiba waktu kelahiran?

    Dijawab Oleh : nana sutyana
    Diskusi Dari:
    Aisyah Putri Setiawan

    Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih

    Dijawab Oleh : Aisyah Putri Setiawan
    Diskusi Dari:
    Ai Ni

    Sore bu, saya mau nanya nih.
    Saat ini saya mengandung usia kehamilan 8 bulan, menjelang melahirkan saya menjadi banyak ketakutan sekali. Takut terjadi apa-apa saat persalinan yang nantinya bisa meibuhayakan saya maupun bayi saya. Apalagi setelah saya meibuca beberapa artikel yang menyebutkan bahwa angka kematian ibu saat melahirkan lumayan tinggi. Nah yang mau saya tanyakan ialah, sebenarnya apa sih penyebabnya kematian ibu melahirkan tersebut? Mohon infonya ya. Terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Isti Rahmawati

    Selamat siang,
    Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

    Dijawab Oleh : Isti Rahmawati
    Diskusi Dari:
    tickanevianti

    selamat siang, saya mau tanya sekarang saya memasuki umur kehamilan 30w berdasar hasil USG terakhir berat badan janin saya 1,04 kg apa berat tersebut kurang? dan jika saya berpuasa ramadhan apa di perbolehkan/ tidak karena faktor berat badan janin tersebut

    Dijawab Oleh : tickanevianti