×

Manfaat Ikan Tongkol Untuk Ibu Hamil

Bagikan Artikel :

Manfaat Ikan Tongkol Untuk Ibu Hamil

Ibu hamil memang wajib makan makanan yang sehat dan bergizi, seperti misalnya ikan. Salah satu ikan yang sering ditemui adalah ikan tongkol. Selain mudah ditemukan ikan tongkol ini harganya sangat terjaungkau.

Ikan tongkol kaya akan protein, lemak, mineral, dan kadar abu yang tinggi. Kandungan lemak yang paling banyak terdapat pada ikan tongkol adalah asam omega-3 yang baik untuk kesehatan. Selain itu, ikan tongkol mengandung vitamin yang baik untuk tubuh, seperti vitamin D, B6, B12, serta zat besi.

Related Posts :

    Banyak yang suka dengan ikan tongkol karena hasil laut ini cocok diolah dan dimasak dengan cara apa pun. Ikan jenis ini diolah dengan cara digoreng crispy atau dibuat pedas menggunakan sambal balado, rasanya cocok dan enak-enak saja di lidah. Selain rasanya lezat, ikan tongkol disebut-sebut punya manfaat ketika dikonsumsi ibu hamil. Ingin tahu lebih jelas manfaatnya? Yuk simak di bawah ini!

    Kandungan Nutrisi Ikan Tongkol

    1. Menjaga kadar elektrolit tubuh
      Asupan natrium yang diperoleh dari ikan tongkol dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Natrium juga berperan penting dalam menjaga fungsi saraf dan otot normal.
      Tubuh memperoleh natrium melalui makanan dan minuman sehari-hari. Sebagian besar natrium dalam tubuh tersimpan dalam darah dan cairan getah bening. Ginjal kemudian akan menjaga kadar natrium tetap konsisten dengan rutin membilas kelebihannya dan mengeluarkannya melalui urine dan keringat.
      Makan ikan tongkol yang mengandung natrium dapat mengurangi risiko terkena hiponatremia alias kadar natrium rendah. Saat natrium dalam tubuh rendah, Anda rentan terkena dehidrasi, muntah, dan diare.
    2. Menjaga kesehatan jantung
      Lagi-lagi kandungan omega-3 dapat membuat para ibu hamil memiliki jantung yang senantiasa sehat. Karena baik bagi jantung, ini juga akan berpengaruh pada kesehatan dan perkembangan janin serta pembentukan organnya. Kandungan omega-3 akan menjaga kesehatan jantung sehingga risiko serangan jantung pun akan semakin kecil.
    3. Menurunkan risiko kurang darah
      Saat hamil, Anda memiliki risiko terkena anemia. Kekurangan zat besi menyebabkan daya tahan tubuh menjadi lemah. Selain itu juga akan memengaruhi tumbuh kembang janin. Kandungan zat besi pada ikan tongkol menurunkan risiko terkena Anda selama hamil. Anda dapat mengolahnya dengan cara merebus agar nutrisinya tidak banyak berkurang.
    4. Mendukung pertumbuhan janin
      Protein di dalam ikan tongkol berguna untuk membangun, membentuk, dan memperbaiki jaringan tubuh pada janin. Selain itu juga mendorong pertumbuhan sel-sel pada janin. Proses pembentukan hati, jantung, kulit, mata, dan otot akan semakin sempurna sehingga risiko kelainan jantung pada bayi baru lahir dan kelainan lain semakin berkurang. Pertumbuhan plasenta, jaringan serta otak juga akan berlangsung dengan baik berkat protein yang terkandung pada ikan tongkol.
    5. Menyehatkan tulang dan otot
      Selain berguna untuk menguatkan sendi dan otot pada ibu hamil, protein yang ada di dalam ikan tongkol juga membantu menjaga tulang agar tetap sehat. Tidak hanya itu. Protein pada ikan tongkol dipercaya dapat memperkuat dan meningkatkan massa otot, menambah daya tahan tubuh, dan mengikat lemak sehingga baik untuk diet. Semuanya ini akan memengaruhi janin yang ada di kandungan mama juga.

    Ibu Hamil Batasi Porsi Ikan Tongkol

    Ikan tongkol merupakan salah satu jenis ikan yang paling rentan terkontaminasi merkuri. Paparan merkuri yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, saluran pencernaan, sistem saraf, ginjal, hingga otak dan jantung.

    Untuk menekan risiko konsumsi merkuri berlebihan dari ikan tongkol, sebaiknya Anda mengonsumsinya hanya dua kali dalam seminggu. Batasi juga jumlah porsinya hanya sekitar 85-140 gram untuk sekali makan. Bagi ibu hamil, sebaiknya mengonsumsi paling banyak sekitar 170 gram dalam seminggu untuk mendapatkan cukup asam lemak omega-3 dan nutrisi bermanfaat lainnya.

    Meski demikian, kandungan logam berat dalam ikan tongkol biasanya hanya sedikit dan tidak membahayakan kesehatan manusia. Anda pun tidak perlu takut untuk mengonsumsi ikan yang satu ini karena manfaat yang Anda peroleh lebih banyak dibanding efek buruknya. Asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 2, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    Telat haid

  • Oleh : Sri Handayani
  • 2 tahun, 10 bulan yang lalu

    Slamat siang,
    Saya Sri dari bekasi, mau bertanya saya sudah telat haid 12 hari dan sebelumnya menstruasi selalu tepat waktu, baru ini saja telatnya dan paling lama, apakah ini menjadi salah satu tanda kehamilan? tapi saya tidak merasakan ada tanda-tanda kehamilan yg lainnya?

    Menstrulasi

  • Oleh : Lani Maulani
  • 1 tahun yang lalu

    Asalamualikum bu saya mau tanya saya baru melahirkan anak pertama namun saya setlah 7 bulan lahiran blm kmbali menstrulasi jg padahal saya tidak kb ..itu kenapa yah bu?
    apakan normal atw justru bahaya

  • Oleh : Lani Maulani
  • masa subur

  • Oleh : Nila nila
  • 5 tahun, 5 bulan yang lalu

    Saya dapat menstruasi tanggal 23 agustus. Tanggal berapakah masa paling subur saya dan makanan apa yg harus saya konsumsi selama masa subur? Terimakasih

    Ejakulasi terlalu cepat

  • Oleh : Aldi Ferdian
  • 3 tahun, 7 bulan yang lalu

    Bu, aku mau tanya. Umur saya 22 tahun. Bu, saya merasa kalau saya mengalami ejakulasi dini. Saya merasa kalau saya mengalami ini karena sering melakukan onani. Ingin rasanya berhenti, tapi sangat sulit.

    Baru onani sebentar, saya sudah ejakulasi dengan cepat. Yang saya khawatirkan, bila nanti saya menikah, saya takut tidak bisa melakukan hubungan seks yang lama dengan pasangan saya. Dan juga setelah saya melakukan onani, saya merasa sangat lemas sekali. Seperti ingin pingsan.

    Apakah menurut ibu, saya mengalami gangguan yang parah?

    Payudara kecil

  • Oleh : Hairatul Hasanah
  • 2 tahun, 11 bulan yang lalu

    Dok mau tanya nih aku udah hampir beumur 20th, cuma kenapa ya payudara aku seperti kurang besar dari normalnya gitu, mohon penjelasannya dok?

    Tanya Bidan