×

Mewaspadai Kemunculan Flek Yang Terjadi Saat Hamil

Bagikan Artikel :

Gangguan kehamilan lainnya yang sering terjadi pada wanita hamil adalah kemunculan flek. Hal ini bisa saja membuat Anda sebagai wanita hamil merasa risau, apakah flek tersebut berbahaya atau tidak. Nah, pada kesempatan kali ini kami team dari Curhat Bidan akan sedikit menjelaskan mengenai apa penyebab dari flek yang muncul pada wanita hamil dan mengetahui bahaya atau tidaknya kondisi tersebut.

Flek wajarnya muncul pada wanita yang telah menyelesaikan masa menstruasi. Namun jika flek muncul pada wanita dalam masa kehamilan terlebih jika usia kehamilannya masih muda, maka kondisi ini harus menjadi perhatian karena bisa jadi sebuah indikasi berbahaya.

Umumnya penyebab dari flek pendarahan saat hamil dikarenakan proses perlekatan sel telur yang tengah dibuahi pada dinding rahim. Hal tersebut menimbulkan bercak darah ringan selama kurun waktu beberapa jam bahkan beberapa hari, namun tidak sebanyak pendarahan menstruasi biasa. Penyebab lainnya terjadi akibat infeksi, setelah berhubungan intim, kelainan genetik, dan perubahan hormon.

  1. Kehamilan yang normal seharusnya tidak disertai dengan kemunculan flek. Munculnya flek tersebut bisa datang dari plasenta (ari-ari) yang mengalami masalah dan terjadi pada kandungan usia muda yang membuat plasenta masih bisa lepas seutuhnya.
  2. Jika flek yang terjadi pada wanita hamil disebabkan oleh kelainan genetik, hal ini bisa terjadi karena adanya kelainan kromosom pada bayi yang menyebabkan tubuh ibu menganggap bayi di dalam kandungan sebagai benda asing. Dengan kondisi seperti itu malah membuat tubuh ibu secara lami berusaha untuk mengeluarkan janin sebagai salah satu mekanisme membuat proteksi sehingga terjadi perdarahan.
  3. Flek yang terjadi saat kehamilan diakibatkan infeksi yang terjadi karena bakteri, virus, dan faktor asupan nutrisi yang salah, yang mana makanan dan minuman yang dikonsumsi justru membuat ibu hamil beresiko terhadap serangan penyakit lain.
  4. Dalam perubahan hormon seperti kurangnya hormon progesterone, sekitar 25 sampai 30%nya akan meninggalkan flek.

Penting untuk Anda ketahui ketika jumlah flek atau pendarahan yang tidak kunjung berhenti dan terjadi dalam waktu yang cukup lama serta keluar dalam jumlah yang semakin banyak. Bahkan tidak sedikit dari para ahli kesehatan seperti dokter ahli kandungan yang berpendapat jika wanita hamil yang mengalami flek sebaiknya berhati-hati dikarenakan hal demikian bisa jadi adalah sebuah tanda hamil di luar kandungan, ancaman melahirkan janin lebih cepat (lahir sebelum waktunya), keguguran hingga hamil anggur.

Related Posts :

    Apa yang harus dilakukan jika terjadi flek pada wanita hamil?

    Jika flek serius terjadi, Anda harus sigap dan pastikan untuk langsung pergi ke rumah sakit dan masuk unit gawat darurat jika tanda-tanda flek sudah menjadi seperti :

    • Pendarahan yang sangat banyak, menyebabkan sakit di perut dan terjadi kontraksi yang hebat.
    • Keluarnya flek tersebut sudah lebih dari 24 jam.
    • Membuat ibu hamil pusing, lemas hingga tidak sadarkan diri.
    • Pendarahan yang terjadi juga disertai demam diatas 38,5 derajat celcius.

    Pertanyaan lainnya, bisa tidak ya untuk mencegah terjadinya flek saat kehamilan? Jawaban para ahli juga menegaskan dengan sangat bahwa “ya, kondisi ini sebenarnya bisa dicegah”. Pencegahan keluar flek saat kehamilan ini bisa dimulai dari rajin melakukan kontrol kehamilan pada bidan atau dokter yang Anda percayai. Menghindari kebiasaan merokok jika ibu hamil seorang perokok demi kesehatan ibu dan janin. Menghindari narkoba, dan semestinya melakukan kebiasaan sehat dan aman untuk menjaga agar ibu dan bayi yang dikandungannya  selalu dalam keadaan sehat dan normal sampai waktu kelahiran tiba.

    Tidak ada salahnya untuk Anda Mewaspadai Kemunculan Flek Yang Terjadi Saat Hamil. Malah hal ini harus jadi perhatian penting untuk Anda sebab seperti penjelasan artikel diatas, flek yang terjadi pada kehamilan dapat berdampak langsung pada janin bayi serta terganggunya kesehatan ibu hamil. Semoga bermanfaat, salam!

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 28, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Nyeri Setelah Buang Air Kecil

  • Oleh : Bang Andre
  • 4 tahun, 4 bulan yang lalu

    Di usia saya yang baru menginjak 19 tahun, saya sering kali merasakan perih setelah buang air kecil, padahal saya belum menikah. Apakah hal ini berbahaya bagi kesehatan saya? Dan apa biasanya yang menyebabkan rasa perih itu sering muncul setelah buang air kecil ini?

  • Oleh : Bang Andre
  • Haid tidak normal

  • Oleh : Elva Elva
  • 5 bulan yang lalu

    Saya haid hari pertama lancar, pada hari k-2 dan hari k-3 mens darah berubah menjadi bergumpal dan nyeri pada miss v ny dok, apakah berbahaya? Dan penyebab nya apa ya dok,?…

  • Oleh : Elva Elva
  • Kanker payudara

  • Oleh : Dyah Melati
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum dok . Saya mau tnya ..
    Apakah beberapa benjolan kecil smprt kelereng di payudara trmsuk dikategorikan sbg tanda2 kanker payudara? Benjolanya ada beberapa di kanan kiri

    Kehamilan

  • Oleh : Atih Susanti
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Dokter saya sedang hamil muda, cuma ga pasti berapa usia kandungannya, saya belum sempet periksa ke bidan, di tespeck aku positive dok, nah selama itu aku ngerasa linu di pinggang sampai panggul, bahaya ga ya dok ?

    Berat badan tidak ideal

  • Oleh : MURTI DIANASARI
  • 9 bulan yang lalu

    Assalamualaikum..
    Bu nama saya MURTI DIANASARI. Usia saya 26 tahun tinggi badan saya 150 cm. Tapi berat badan saya hanya 35 kg. Saya ingin menaikan berat badan. Bagaimana cara nya bu?

    Tanya Bidan