×

Penyebab dan Cara Mengatasi Diare Pada Ibu Hamil

Bagikan Artikel :

Berbagai perubahan pola makan dan juga hormon yang terjadi selama masa kehamilan bisa membuat ibu rentan terserang diare, terutama pada trimester ke tiga. Diperlukan penanganan khusus untuk mengatasi ibu hamil yang mengalami diare. Karena gejala diare pada ibu hamil bukan hanya bisa menyebabkan gangguan kesehatan ibu melainkan juga kesehatan janin yang ada didalam kandungan. Diare yang terjadi pada ibu hamil juga sebaiknya disikapi dengan baik, karena bisa menimbulkan dehidrasi akibat cairan tubuh yang dikeluarkan secara terus menerus. Cairan tubuh merupakan sebuah komponen yang begitu penting bagi tubuh karena berperan sebagai pembantu reaksi kimia untk menghasilkan energi yang akan digunakan untuk melakukan aktivitas.

Penyebab Diare pada Ibu Hamil

Jika biasanya diare disebabakn karena virus, bakteri, keracunan, ataupun konsumsi obat-obatan. Namun, diare yang dialami oleh ibu hamil umumnya disebabkan oleh beberapa hal berikut :

Perubahan Hormon

Perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil dapat menyebabkan terjadinya konstipasi, serta bisa juga mempercepat sistem pencernaan pada tubuh. Perubahan hormon pada ibu hamil sendiri disebabkan karena tubuh ibu yang diisi oleh jiwa baru dalam rahimnya.

Perubahan Pola Makan

Ketika hamil, biasanya ibu akan mulai menerapkan pola hidup yang lebih sehat, teramsuk dalam memilih makanan untuk menjaga asupan nutrisi agar perkembangan janin optimal. namun, perubahan pola makan yang secara tiba-tiba ternyata memiliki pengaruh terhadap proses pencernaan ibu. Hal ini disebabkan karena sistem pencernaan harus beradaptasi terhadap jenis-jenis makanan yang dikonsumsi.

Perubahan Kepekaan Terhadap Makanan

Tidak hanya perubahan hormon, namun ternyata ibu hamil juga sering mengalami perubahan kepekaan terhadap makanan. Hal ini akan membuat ibu lebih sensitif pada jenis makanan tertentu. Bahkan, ketika sebelum hamil, ibu bisa mengonsumsi jenis makanan tertentu sekalipun. Namun, ketika hamil, maka kepekaan pada makanan bisa jadi membuat ibu sensitif pada jenis makanan tersebut.

Obat-obatan Tertentu

Obat-obatan ataupun vitamin yang dikonsumsi oleh ibu hamil juga dapat mempengaruhi sistem pencernaan. Jik aibu mengalami diare saat mengonsumsi obat, maka kondisi ini bisa jadi tanda bahwa tubuh sedang beradaptasi terhadap kandungan obat tersebut, atau sebaliknya, kandungan obat tersebut tidak cocok dengan ibu. Sebelum mengonsumsi obat atau vitamin tertentu ketika hamil, pastikan terlebih dahulu ibu sudah berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Cara Mengatasi Diare pada Ibu Hamil

Ketika diare menyerang pada saat hamil, maka ibu bisa melakukan beberapa tips cara mengatasi diare berikut :

Hindari Penyebab Diare

Jika diare yang dialami disebabkan oleh adanya sensitivitas atau kepekaan terhadap jenis makanan tertentu, maka ibu dapat menghentikan konsumsi makanan tersebut untuk sementara waktu. Selain itu, ibu juga bisa menghindari beberapa jenis makanan yang dapat memperburuk kondisi diare, seperti susu, makanan asam, dan juga pedas.

Perbanyak Minum

Ketika diare, tubuh akan terasa lemas akibat cairan tubuh yang hilang. Maka dari itu, ibu harus memperbanyak asupan air untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Selain air putih, ibu juga bisa mengganti mineral dalam daraj uang mengatur kadar air dalam tubuh (elektrolit), vitamin, dan mineral dengan mengonsumsi apel yang dihaluskan ataupun sup yang dibuat dengan kaldu ayam.

Perhatikan Kebersihan

Tidak hanya pola makan, kebersihkan makanan juga menjadi faktor penting yang menjadi penyebab diare. Ketika memasak, cuci bersih bahan makanan dan letakkan ditempat yang bersih. Jika ibu membeli makanan jadi, maka perhatikan pula lingkungan tempat pembuatan ataupun penjualannya.

Ganti Jenis Obat-obatan

Apabila diare yang ibu alami disebabkan oleh efek samping obat, sebaiknya ibu konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu. Bisa jadi, obat yang dikonsumsi dapat diganti dengan jenis lain tanpa efek samping.

Jika keluhan diare yang dialami ibu tidak kunjung membaik dan bahkan kondisinya malah semakin parah, maka segera kunjungi dokter atau bidan Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 21, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Mengatasi Kaki Bengkak saat Hamil

  • Oleh : Asti Anisa
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat pagi, saya mau bertanya, bagaimana cara mengatasi kaki bengkak saat hamil? Terima kasih

    Sakit di daerah perut kiri bawah

  • Oleh : Febri Putri
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat pagi Bu bidan , beberapa waktu lalu aku merasakan sakit perut dibawah sblh kiri Sampek kekaki dan beberapa hari ini sakitnya kumat lagi dan keputihan berwarna kuning , tolong di jawab yaa dok ??

    Belum Haid Setelah Melakukan Kuret

  • Oleh : emilia
  • 6 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat sore bu bidan, saya merasa khawatir dan tidak tau kenapa akhir akhir ini haid saya tak kunjung datang juga. Semenjak saya melakukan kuret terhitung sekitar 5 bulan saya belum haid. Apakah tidak berbahya bu bidan ? Mohon penjelasananya

    Sekret vagina yeast Cell positif

  • Oleh : Eka Rosla
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat siang ibu maav saya mau tanya.. kemarin saya periksa pengecatan gram keputihan hasilnya : epitel squamos :5-10/lpk leukosit :>100/lbp, dominasi MN kuman: batang, gram negatif clue Cell :negatif yeast Cell :positif.. ini maksudnya bagaimana ya Bu.. mohon penjelasan dan solusinya

    Bagaimana Cara Menghadapi Anak yang Super Aktif dan Ngga Mau Diam

  • Oleh : leticiabauer1
  • 5 tahun, 10 bulan yang lalu

    Anak saya umurnya 5 tahun, dia tipe anak engga bisa di suruh diam atau bahkan malah ngga dengerin apa yang orang tua bilang. Saya sebagai orang tua kadang merasa kesal karena susah diatur dan bingung mesti ngapain. Apakah menurut bu bidan, tipe anak seperti ini bagus dalam tumbuh kembangnya? dan bagaimana sikap orang tua sebaiknya dalam menghadapi anak yang seperti ini?

    Tanya Bidan