Perhatikan Bahaya Mie Instan Bagi Kehamilan

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Mie instan merupakan makanan yang populer sebagai makanan cepat saji dan lezat. Namun di samping itu, ada pula sisi buruk yang tidak hanya untuk ibu hamil, tetapi juga bagi semua orang.

    Mie instan mengandung zat pati, banyak garam (natrium) dan monosodium glutamat (MSG). Mie instan terasa asin dan gurih karena kandungan natrium yang tinggi dan apabila dikonsumsi terus-menerus dapat menyebabkan hipertensi. Di samping itu, MSG atau vetsin yang juga terkandung dalam mie instan yang dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti rasa mual, pusing, ganguan tidur dan gangguan pencernaan. Untuk menghindarinya anda bisa menggunakan bumbu setengahnya saja dalam satu porsi mie instan, untuk menambah kelezatan boleh menggunakan bumbu dapur sebagai tambahan.

    Mie instan tidak boleh dikonsumsi setiap hari, Jika ibu hamil tidak dapat menghindarinya sama sekali, sebaiknya dikonsumsi 1 bulan sekali.
    Ibu hamil sangat memerlukan makanan yang bergizi dan beberapa suplemen untuk kesehatan ibu dan janin. Oleh karena itu selektiflah memilih makanan yang sehat untuk kebutuhan nutrisi masa kehamilan.

    Cara Mengolah Mie Instan Menjadi Kandungan Gizi yang Cukup

    Sebaiknya jangan hanya mengonsumsi mie instan polos, tapi tambahkan jenis makanan lain untuk menambah kandungan gizinya seperti telur, ayam, udang, ikan, wortel, tomat dan sayuran berdaun hijau seperti sawi, bayam (bayam), seledri, dll.

    Bahaya Sering Mengkonsumsi Mie Instan pada Kehamilan

    1. Tumbuh kembang janin terganggu

    Kandungan zat kimia yang ada di dalam mie instan akan menyebabkan efek buruk pada kandungan beserta dengan tumbuh kembang janin.

    2. Kandungan MSG pada mie instan meningkatkan keluhan pada kehamilan

    Bahan MSG yang ada pada mie instan akan menimbulkan sakit kepala, ibu hamil akan merasa mual, muntah dan lemas. Hal ini akan menambah beban pada ibu hamil yang awalnya mengalami morning sickness.

    3. Melemahkan sistem kekebalan pada tubuh

    Mie instan memiliki zat kimia bernama propylene glycol, yang mampu merusak hati, ginjal, dan jantung. Bahan zat kimia tersebut dapat merusak penangkal racun yang ada pada organ tubuh sehingga jika penangkal racun tersebut hilang maka sistem imun pada tubuh akan menjadi lemah. Jika ibu hamil mudah terserang virus dan bakteri karena sistem imun yang lemah maka akan mempengaruhi juga pada kesehatan janin.

    4. Berat badan ibu hamil berlebih

    Di sisi lain, mie instan membuat Anda cepat lapar. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan karbohdirat olahan dalam mie instan yang mampu menaikkan gula darah dengan cepat, namun membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna. Lamanya waktu cerna makanan membuat saluran pencernaan makin bekerja keras karena dipaksa memecah nutrisi mie selama berjam-jam. Padahal, seharusnya makanan olahan yang tidak berserat bisa lebih cepat untuk dicerna. Lambatnya proses pencernaan mie juga berdampak pada penyerapan nutrisi yang diperoleh tubuh dari mie, sementara nutrisi yang didapat dari mie itu sendiri sangat kurang. Kekurangan nutrisi ini memicu tubuh untuk menyalakan sinyal lapar sekaligus juga melepaskan sejumlah besar insulin yang jadi menyebabkan gula darah Anda turun dengan cepat. Anjloknya gula darah dalam waktu singkat membuat Anda merasa lesu, sehingga Anda mungkin ingin makan lebih banyak lagi untuk mengembalikan tingkat energi Anda. Hal ini dapat menciptakan siklus makan berlebihan yang sering kali sulit untuk dipatahkan. Makan berlebihan dapat memicu risiko berat badan berlebih saat hamil yang bisa membahayakan ibu hamil dan janinnya.

    5. Menyebabkan diabetes bahkan diabetes gestasional

    Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat mie isntan memiliki kandungan garam dan lemak yang sangat tinggi. Kedua zat ini adalah pemicu obesitas dan pada kehamilan bisa menyebabkan diabetes gestasional

    6. Hipertensi

    Natrium dalam mie instan bisa menyebabkan ibu hamil mengalami hipertensi dalam kehamilan. ibu hamil yang mengalami hipertensi rentan untuk terkena penyakit komplikasi kehamilan yang sangat membahayakan.

    7. Mengalami Keguguran

    Zat kimia di dalam mie instan serta zat pengawetnya bisa menyebabkan ibu hamil mengalami keguguran. Zat dalam mie instan itu bisa menembus ke dalam plasenta dan menyebabkan keguguran.

    8. Kanker

    Ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi mie instan dalam jumlah banyak. Hal ini bisa menyebabkan tumbuhnya sel-sel kanker pada janin yang ada di dalam kandungan. Sel-sel kanker yang menyerang janin bisa disebabkan dari ibu yang suka mengkonsumsi mie instan

    9. Mengganggu Kecerdasan Otak Janin

    Kandungan berbahaya dalam mie instan dan kandungan MSG bisa mengganggu kecerdasan otak janin. bahaya MSG bagi ibu hamil dan kandungan berbahaya tersebut bisa masuk ke dalam tubuh janin dan merambat ke otak, jika sudah terganggu dengan MSG serta bahan kimia tersebut akibatnya adalah janin akan mengalami gangguan kecerdasan otak.

    Cara Alternatif Memasak Mie Instan

    Banyak ibu hamil yang ingin merasakan masakan kuah dan bercita rasa gurih yang ditemukan pada mie instan. Ibu hamil dianjurkan jika ingin memakan mie instan harus menggunakan cara yang benar. Dengan cara yang benar, efek buruk dari mie instan bisa dikurangi. Namun tetap saja, mengkonsumsi mie instan tidak boleh terlalu sering. Berikut ini adalah cara memasak mie instan dengan cara yang tepat :

    a. Mengurangi Jumlah Bumbu

    Kandungan berbahaya dalam mie instan ada pada bumbunya, oleh sebab itu gunakan setengah bumbu dari mie instan, namun cara yang lebih sehat adalah ibu hamil bisa mengganti bumbu pada mie instan menggunakan bumbu yang lainnya atau bumbu racikan sendiri. Ibu hamil bisa menggunakan bawang putih dan juga garam untuk bisa menciptakan rasa gurih pada mie instan.

    b. Meningkatkan Gizi

    Mengkonsumsi makanan saat hamil yang harus diperhatikan adalah kandungan gizi dalam makanan tersebut. Mie instan tidak memiliki kandungan gizi yang cukup untuk dikonsumsi, oleh sebab itulah mie instan harus ditingkatkan kandungan gizinya dengan menambahkan bahan makanan yang bergizi ke dalam mie instan tersebut. Untuk menciptakan makanan sehat untuk ibu hamil bisa menambahkan wortel, telur, sawi hijau, kacang polong, tomat dan berbagai jenis sayuran lainnya

    c. Membuang air rebusan pertama

    Membuang air rebusan yang pertama kemudian menggantinya dengan air yang baru. Setelah air mendidih, masukkan kembali mie yang telah ditiriskan tadi. Setelah matang, tuang mie instan ke dalam mangkok bersama kuahnya.

    d. Jangan Menuangkan Bumbu Bersamaan

    Dilarang memasak mie Instant bebarengan dengan bumbunya karena Monosodium Glutamate bila dipanaskan hingga mencapai suhu 120 derajat celcius lebih, akan berpotensi menjadi Karsinogen. Karsinogen sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia, disebabkan karena karsinogen merupakan zat yang dapat menyebabkan penyakit kanker. Zat-zat karsinogen menyebabkan kanker dengan mengubah asam deoksiribonukleat (DNA) dalam sel-sel tubuh, dan hal ini mengganggu proses-proses biologis.

     

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - July 20, 2018
    Diskusi Dari:
    Yuli Ani

    Selamat siang bu bidan,

    Saya seorang wanita berusia 22 tahun dan sudah menikah, akhir-akhir ini saya merasakan tidak enak badan seperti masuk angin, makan saya tidak selera, dan badan juga tidak enak rasanya. Masa haid saya juga terlambat 1 minggu lebih dan begitu dapat, sedikit sekali, seperti bercak berwarna merah kehitaman. Apakah kondisi itu dikarenakan saya sedang banyak pikiran dan stress? Atau ada gangguan penyakit lainnya? Sebelumnya, saya tunggu jawabannya ya bu.

    Dijawab Oleh : Yuli Ani
    Diskusi Dari:
    ALif AL Maun Yoyox

    Assalamualaikum Bu Bidan, Melakukan hubungan pasangan suami istri sebelum masa menstruasi itu apakah termasuk pada masa subur ? Tapi kalau setelah berhubungan intim lalu terdapat darah haid bagaimana, apa kemungkinan bulan besoknya saya bisa hamil atau harus melakan hubungan pasangan suami istri lagi bu ? Terima kasih sebelumnya.

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Bunga Handayani

    Siang Dok, Saya wanita berusia 22 Tahun mau bertanya tentang flek yang keluar seperti menstrulasi. Saat ini, saya sering kali haid yang tidak teratur yang sering kali mundur dan maju setidaknya 6 bahkan 10 hari dari tanggal bulan kemarin. Saat ini tubuh saya sering merasakan gejala gejala akan datangnya haid, namun tidak kunjung datang juga bahkan hanya keluar flek hitam sedikit saat cebok setelah buang air kecil. Sampai saat ini saya mersakan nyeri di bagian punggung dan kram dibagian perut seperti haid namun tak kunjung juga. Apakah ini kondisi yang normal dirasakan?

    Dijawab Oleh : Bunga Handayani
    Diskusi Dari:
    willianbyrnes6

    Selamat pagi bu bidan saya ingin bertanya saat ini saya sering merasakan ngilu di persendian juga di area sekita vagina. Gejala tersebut muncul setelah sebulan lalu saya melahirkan, apakah ini berbahaya? dan saya minta saran cara untuk mengatasinya. Terimakasih sebelumnya

    Dijawab Oleh : willianbyrnes6
    Diskusi Dari:
    Nenk Marsya

    Selamat pagi, Bu.. Saya mau bertanya beberapa hal mengenai anak sy yg BBnya tdk pernah lagi naik. Sekarang anak usia 2th…
    1. Apakah anak sy kena TB/kurang gizi? Krn adik sy ada yg riwayat TB. Ortu sy juga batuk tidak kunjung sembuh. Anak kakak ipar sy juga abis pengobatan TB.
    2. Apa sebenarnya faktor pemicu TB dan cara mengatasinya?
    3. Apakah TB menular ke ibu hamil? Dan bagaimana ciri serta mengatasinya?
    4. Sebaiknya anak dibawa ke ahli gizi atau ke dokter anak?
    Terima kasih

    Dijawab Oleh : Nenk Marsya