×

Perhatikan Ini Saat Babymoon!

Bagikan Artikel :

Perhatikan Ini Saat Babymoon!

Perubahan hormone pada ibu hamil memang membuat suasana hati berubah-ubah. Kadang hati tiba-tiba bahagia kadang juga sedih secara mendadak tanpa sebab. Hmm kalau sudah begini mending berlibur aja yu. Liburan saat hamil disebut juga sebagai babymoon.

Related Posts :

    Selain dianggap menjadi momen relaksasi Mama, babymoon juga membantu meningkatkan bonding antara Bunda dan Ayah sebelum si Kecil lahir, lho. Nah, agar babymoon bisa menjadi momen yang menyenangkan dan bebas dari rasa khawatir, yuk perhatikan dulu saran berikut untuk keamanan Bunda dan janinnya ya.

    1. Pilih waktu yang tepat
      Pada umumnya, pergi berlibur bisa dilakukan kapan saja bergantung pada kondisi kesehatan tubuh Bunda. Umumnya, para ibu hamil memilih untuk pergi babymoon saat usia kehamilannya berada pada rentang 14 hingga 28 minggu alias pada trimester kedua. Pada waktu ini, kehamilan dianggap sedang ‘aman’.
      Setelah itu, ketika usia kehamilan menginjak 36 minggu sebaiknya hindari bepergian terlalu jauh ya, Bunda. Kecuali tempat Bunda berlibur sudah dipastikan ada fasilitas kesehatan yang memadai. Apabila ada riwayat masalah pada kehamilan Bunda, ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum merencanakan pergi.
    2. Atur lokasi yang aman
      Acara berlibur untuk ibu hamil tentu berbeda dengan rekreasi pada umumnya. Pilihlah tempat yang jaraknya tidak terlalu jauh, baik dengan transportasi darat maupun udara. Dengan begitu, Bunda bisa meminimalkan risiko terjadi masalah di tengah-tengah perjalanan.
      Perhatikan juga rencana aktivitas Bunda, hindari melakukan aktivitas liburan yang terlalu ekstrem dan menguras tenaga. Sebaliknya, carilah tempat tenang yang bisa membuat Bunda dan ayah rileks. Pastikan juga tempat berlibur yang menjadi tujuan Bunda bersih, ya. Ini untuk meminimalkan terjadinya infeksi atau gangguan kesehatan pada kehamilan Mama.
    3. Rencanakan transportasi yang dipilih
      Ada berbagai jenis moda transportasi yang bisa Bunda pilih untuk pergi babymoon. Mulai dari jalur darat yakni kereta, jalur udara yakni pesawat terbang, serta jalur laut dengan kapal. Masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Namun pilihlah yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Bunda.
      Jika Bunda memutuskan untuk naik pesawat, jangan lupa untuk check in lebih cepat agar bisa meminta tempat duduk dekat lorong. Ini supaya Bunda bisa mudah berdiri serta berjalan-jalan. Tetap aktif bergerak selama perjalanan dapat membantu Bunda mencegah terjadinya pembekuan darah.
      Apabila Bunda hendak naik kapal laut, pastikan Bunda tidak mabuk laut ya. Siapkan minuman hangat selama perjalanan agar Bunda tidak mual. Bila perjalanan darat dengan mobil yang jadi pilihan Bunda, jangan lupa selalu gunakan sabuk pengaman. Gunakan tali sabuk pengaman di atas dan bawah perut ya. Ini supaya janin tidak tertekan.
    4. Bawa buku catatan medis
      Jangan lupa untuk membawa buku catatan medis Bunda selama bepergian. Tempatkan di tas jinjing Bunda, jangan di koper. Ini supaya mudah diambil saat dibutuhkan.
      Buku ini berfungsi sebagai catatan riwayat kesehatan dan kehamilan Bunda. Jadi apabila di tempat berlibur terjadi masalah dan Bunda harus ke tenaga medis setempat, Bunda bisa memperlihatkan buku catatan tersebut.
      Dengan begitu, dokter akan mengetahui riwayat kondisi Bunda yang sebenarnya. Misalnya alergi yang Bunda miliki atau kondisi janin.
    5. Siapkan keperluan dari rumah
      Sediakan waktu untuk menyiapkan sendiri barang-barang kebutuhan pribadi Bunda. Dengan begitu, tidak akan ada barang yang tertinggal. Bawalah selalu vitamin, tisu toilet, cairan antiseptik atau hand sanitizer, kemana pun Bunda pergi. Bawa juga botol minum untuk mencegah terjadinya dehidrasi.
      Saat berlibur, pilihlah pakaian yang nyaman dan tidak mengganggu kehamilan Bunda. Hindari pakaian yang terlalu ketat karena bisa membuat Mama tak nyaman selama berlibur.
      Yang tak kalah penting, bawalah camilan sendiri agar tak lapar terlalu lama saat di tengah perjalanan. Camilan yang bisa dipilih misalnya buah kering, biskuit gandum atau kacang.
    6. Perlengkapan foto
      Bunda juga perlu mengabadikan momen-momen saat berlibur. Jangan lupa bawa tripod dan kamera yah bun. Selamat berlibur Bumil!

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : March 1, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    apa pengaruh dari ibu hamil yang sering buang-buang air (maaf) mencret?

  • Oleh : Via
  • 7 tahun, 6 bulan yang lalu

    ibu bidan, saya mau bertanya tentang istri saya yang mengalami buang-buang air mencret, katanya perutnya tidak enak seperti ada bunyi air deras, dia juga punya maag. apa bahaya nanti buat janin di dalam perutnya?

    Tentang benjolan di dalam selengkangan atas istri saya

  • Oleh : Sutan Rajab
  • 3 tahun, 10 bulan yang lalu

    Benjolannya tidak ada rasanya cman besar sebesar kulit kacang..trus tu halus itu gmnbya bu???

  • Oleh : Sutan Rajab
  • Masalah bayi

  • Oleh : Anisaapriyanti
  • 6 tahun, 8 bulan yang lalu

    Buk bidan kenapa ea bayi saya klo tidur bunyi nya gro grok usianya 4blan

    Kencing nyeri di adik laki laki saya

  • Oleh : Agis Stya
  • 2 tahun, 7 bulan yang lalu

    Apa solusi buat adik saya dok, kalo kencing katanya nyeri sama keluar nanahnya? Apa penyebabnya dan obat apa yg harus dibeli dok? 🙏

  • Oleh : Agis Stya
  • Menghilangkan kebiasaan menghisap tangan

  • Oleh : Ramadhan
  • 6 tahun, 3 bulan yang lalu

    Obat apa yg di gunakan untuk menghilangkan kebiasaan menghisap tangan pada anak

    Tanya Bidan