×

Risiko Pada Janin Apabila Ibu Hamil Terkena Virus Corona

Bagikan Artikel :

Risiko Pada Janin Apabila Ibu Hamil Terkena Virus Corona

Adanya perubahan hormone pada kehamilan membuat daya tahan tubuh ibu hamil menurun sehingga mudah sekali terkena virus dan bakteri. Terlebih lagi saat ini sedang gencarnya pandemic virus corona. Oleh karena itu ibu hamil harus terus waspada dan selalu menerapkan langkah-langkah pencegahan virus corona seperti yang sudah dianjurkan Departemen Kesehatan RI.

Ditambah lagi baru-baru ini ada ibu hamil 6 bulan asal Sidimpuan yang PDP corona meninggal dunia. Ini jelas menegangkan. Tapi apabila ibu hamil yang terkena virus corona apakah akan menularkan pada janinnya? Jawaban singkatnya ada di bawah ya.

Risiko Janin Pada Ibu Hamil Yang Terkena Virus Corona

Berdasarkan data penelitian pada ibu hamil yang positif corona, tidak ditemukan virus corona dalam sampel cairan ketuban dan ASI. Sehingga meski membutuhkan penelitian lebih lanjut, risiko penularan corona dari ibu hamil ke janin melalui kehamilannya masih dianggap rendah.

Menurut Royal College of Obstetricians and Gynaecologists Royal Australian dan New Zealand:

• Perempuan hamil tampaknya tidak berisiko mengalami kondisi yang lebih parah dari COVID-19 daripada populasi umum
• Infeksi COVID-19 pada ibu hamil belum terbukti meningkatkan risiko keguguran
• Tidak ada bukti virus dapat menular dari ibu hamil ke bayinya
• Tidak ada bukti virus akan menyebabkan kelainan pada bayi yang belum lahir
• Operasi caesar atau induksi persalinan tampaknya tidak diperlukan, jika tujuannya mengurangi risiko penularan dari Ibu ke anak
• Beberapa bayi yang lahir dari perempuan dengan gejala COVID-19 di China lahir prematur, tetapi tidak jelas apakah ini disebabkan oleh virus atau keputusan dokter.
• Tidak ada bukti bayi yang baru lahir dan bayi berisiko tinggi mengalami komplikasi
• Tidak ada bukti COVID-19 menular dari ibu ke anak melalui ASI, sehingga menyusui tetap dianjurkan, meskipun perempuan dengan virus tersebut harus ekstra hati-hati dengan kebersihan dan mempertimbangkan memakai masker wajah saat menyusui

Related Posts :

    Saran Untuk Ibu Hamil

    Maka dari itu untuk menekan tertularnya virus corona pada ibu hamil, Bumil dianjurkan untuk melakukan physical distancing dengan cara menghindari keramaian, ruang public dan transportasi umum serta menggunakan masker apabila ke luar rumah. Jika memungkinkan, lebih baik beraktifitas di rumah aja dulu. Jangan lupa untuk tetap rutin cuci tangan, terapkan etika batuk dan bersin serta jaga jarak dengan orang minimal 1 meter.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 6, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    cesar

  • Oleh : Tania
  • 3 tahun, 1 bulan yang lalu

    maaf sebelumnya. saya mau tanya.
    istri saya melahirkan anak pertama dengan operasi cesar. sebab air ketuban sudah pecah pada bukaan 2. dan sekarang sudah hamil yg kedua, kata dokter kemungkinan besar harus di cesar. karena yg pertama cesar dan tidak boleh persalinan dibawa ke bidan karena tidak diperbolehkan suntik pacu. sampai sekarang bekas cesar masih terasa nyeri. padahal sudah 5 tahun. dan dokter menyarankan cesar sebelum waktu kontraksi. dikarenakan posisi bayi sampai minggu ke 37 masih belum turun.
    apakah cara seperti ini baik menurut islam? atau sebaiknya saya tunggu sampai kontraksi, kemudian dibawa kerumah sakit dan tunggu keputusan dari dokter di RS? apakah memang tindakan harus cesar atau normal.
    terimakasih

    Apa mungkin hamil?

  • Oleh : Dila pertiwi
  • 1 minggu, 2 hari yang lalu

    Dok saya Hpht tgl 20 juni 2021.
    Tgl 23 juli 2021 saya menikah. Sampai hari ini tgl 14 september saya belum haid sama sekali. Apakah mungkin saya hamil bu?. Tp saya tespek negatif hasilnya.

  • Oleh : Dila pertiwi
  • Apakah Perlu Bayi di Bedong ?

  • Oleh : Marini Sjola Manoppo
  • 5 tahun, 1 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum bu bidan,
    Saya sedang hamil anak pertama, saya mau tanya dong bu bidan saya apakah bayi baru lahir itu wajib di bedong atau tidak ? ada apa saja manfaat dan bahayanya ? terus batasan untuk membedong bayi kira-kira sampai umur berapa ?
    terima kasih ditunggu balasannya bu bidan

    Bisa hamil atau tidak

  • Oleh : Trisna Yunita sari
  • 1 bulan, 4 minggu yang lalu

    Selamat malam bu saya mau tanya usia saya 22 tahun saya belum menikah saya mau tanya apakah bisa kehamilan bisa terjadi jika tidak pernah berhubungan badan (intim) makasih 🙏

  • Oleh : Trisna Yunita sari
  • ragu dengan kehamilan

  • Oleh : cassandralamar9
  • 4 tahun, 4 bulan yang lalu

    selamat siang ibu bidan, saya mau bertanya tentang tanda-tanda kehamilan yang benar. Saya sudah test kehamilan pake testpack, hasilnya garis merah dua tapi agak samar. apakah test yang saya lakukan ini sudah benar menunjukan kalau saya hamil?

    Tanya Bidan