×

Tips Cara Aman Untuk Mengatasi Sesak Nafas Asma Ketika Hamil

Bagikan Artikel :

Konsultasi Bidan – Dimasa kehamilan ada banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para ibu hamil. Selain gangguan susah tidur, beberapa diantaranya juga ada yang mengalami sesak nafas, yang pada umumnya disebabkan oleh riwayat kesehatan asma. Lalu apakah kondisi kesehatan seperti ini masih bisa dikatakan normal ? Dan adakah cara untuk mengatasi sesak nafas selama kehamilan ?

Gangguan kesehatan yang terjadi pada sistem pernapasan seperti halnya asma sebenarnya sangat umum terjadi, termasuk juga bagi wanita yang belum pernah mengalami hal tersebut sebelum mereka hamil. Bahkan menurut American Lung Association bahkan mendapatkan hampir 30% ibu hamil kerap mengalami sesak nafas atau asma.

Dari kondisi ini yang menjadi permasalahan untuk sekarang ini adalah bahwasannya sesak nafas ini tidak hanya mempengaruhi sang ibu hamil, tapi juga janin yang berada dikandungannya. Seperti yang kita ketahui tidak hanya ibu saja yang membutuhkan asupan akan oksigen, namun begitu juga dengan janin untuk bisa bertahan berkembang dengan baik.

Related Posts :

    Seperti apa saja pertanda yang menandakan bahwa ibu hamil sedang mengalami sesak nafas karena asma ?

    • Nafas ibu yang menjadi pendek
    • Keluar bunyi menciut ketika bernafas atau mengi

    Dari kedua kondisi diatas apabila tidak kita atasi dengan baik, maka gangguan sistem pernfasan ini bisa meningkatkan tekanan darah ibu. Sementara bagi janin dalam kandungan, asma ini bisa memperlambat perkembangan seketika berada dalam kandungan, sehingga janin bersiko kurus atau terlahir prematur. Untuk kasus tertentu ditemukan sesak nafas yang dialami oleh ibu hamil juga bisa berujung pada kematian janin, entah itu sebelum atau setelah bayi dilahirkan.
    Tips Cara Mengatasi Sesak Nafas Karena Asma Selama Hamil
    Lantas bagaimana sebaiknya mengenai cara supaya sesak nafas selama hamil tidak sampai mempengaruhi asupan oksigen khususnya bagi bayi dalam kandungan ?

    1. Pastikan bagi anda untuk tetap berkonsultasi dengan dokter atau bidan kandungan mengenai gangguan kesehatan ini. Dan jika memungkinkan maka minta dokter untuk selalu mengukur fungsi paru paru dengan menggunakan alat khusus.
      Tips Memilih Dokter Kandungan Yang Tepat Dan Berkualitas
    2. Selalu amati pergerakan janin setiap harinya, terlebih setelah usia kandungan 28 minggu.
    3. Jika sesak nafas yang dialami belanjut, mala lakukan check up dengan memakai ultrasound (USG) setelah usia kandungan anda 32 minggu guna memonitori perkembangan bayi. Pemeriksaan ini bisa memberikan informasi kepada dokter untuk memeriksa kondisi janin setelah terjadinya serangan asma.
    4. Ibu bisa kenali terlebih dahulu akan pemicu dari serangan sesak nafas ini, buat catatan, serta usahakan untuk mengurangi kontak langsung dengan seorang pemicu asma, sebagai contohnya asap rokok, debu, lingkungan yang lembab, bulu dari binatang, aroma yang terlalu kuat, serta menghindari stress.
    5. Lindungi diri anda supaya tidak terserang flu, misalnya mencegah melalui vasin influenza sesegera mungkin.
    6. Ketika sesak nafas kambuh, maka duduklah dengan tegak. Dan hindari untuk berbaring serta cobalah untuk tetap tenang. Ambil inhaler anda kemudian anda isap sekali untuk setiap menitnya, hingga batas 10 kali isapan. Bila kondiosi ini tidak membaik setelah anda melakukan 10 isapan maka segera hubungi dokter
    7. Redakan sesak nafas dengan olahraga pernafasan, seperti dengan yoga. Ada beberapa diantaranya pose yoga yang melibatan pernafasan.
    8. Dan mengkonsumsi obat untuk meredakan sesak nafas.

    Sebuah pertanyaan yang mungkin setiap ibu hamil resahkan mengenai konsumsi obat yang berguna untuk menyembuhkan asma. Apakah obat obatan ini bisa dikonsumsi juga bagi penderita asma sebelum hamil, masih tetap amankan diminum pada saat hamil ?

    Dari pertanyaan diatas tentunya ibu hamil harus berkonsultasi lagi dengan dokter dan bidan. Apabila dokter mengatakan bahwa obat yang dikonsumsi ibu selama ini aman, maka tidak apa untuk tetap bagi anda mengkonsumsinya. Dianjurkan untuk tidak mengubah sendiri aturan konsumsi dari obat asma dari yang sebelumnya sudah ditentukan. Dan selalu konsultasikan dengan dokter bila terjadi efek lain dari pengobatan yang sedang berlansung.

    Tidak ketinggalan juga dengan inhaler yang selama ini anda andalkan guna membantu mengatasi asma. Meskipun belum adanya penelitian yang menunjukan bahwa menghirup inhaler ketika hamil bisa bereisko buruk bagi janin, namun tidak ada salahnya bagi anda untuk memastikan lagi dengan dokter.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 20, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tentang hubungan seksual

  • Oleh : Teguh Roy
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Saya hubungan seksual 5 kali dengan pacar saya tanpa menggunakan kondom tpi sperma nya keluar di luar itu dapat hamil apa tidak

    Menstruasi

  • Oleh : Rianti
  • 6 bulan, 3 minggu yang lalu

    Saya mau tanya, jadwal menstruasi saya biasanya tanggal 5 tapi skr sudah tanggal 19 belum juga mens, kira2 penyebabnya apa ya?

    Hubungan intim

  • Oleh : Ilham Dwi
  • 2 minggu, 5 hari yang lalu

    Bidan mau tanya, teman saya sering melakukan hubungan intim dengan pacarnya, kadang sminggu sehari kadang bisa 4 kali hubungan intim, sring hubungan intim, penis teman saya tidak ereksi tapi keluarin sperma warna kuning dan agak tebal, itu kenapa ya

  • Oleh : Ilham Dwi
  • Galau tanda Hamil atau akan Haid

  • Oleh : Ovi Oktav
  • 1 minggu, 5 hari yang lalu

    Assalamualaikum..
    Bu bid, saya ada tanda-tanda seperti badan hangat, setiap malam mau tidur dan pagi setelah bangun tidur badan panas, sering buang air kecil, payudara nyeri, sering mengantuk, setelah menyapu saja kelelahan, ada keputihan tapi tidak berlebihan, tapi saya masih seminggu lagi jadwal haidnya, saya berhubungan sama suami pada masa mendekati subur dan waktu masa subur, tanda-tanda itu saya rasakan setelah 5 hari berhubungan di masa subur, itu pertanda hamil atau bukan ya bu bid ? Saya tunggu jawabannya, terima kasih.

    Apakah keguguran dua kali bisa mengalami keguguran yang ketiga kali?

  • Oleh : Sabilillah Anjani Cintakamoesllu
  • 4 tahun yang lalu

    Selamat sore bu bidan , saya mau bertanya apabila sudah mengalami keguguran dua kali dan ingin hamil lagi apa saya akan mengalami keguguran seperti sebelumnya ?

  • Oleh : Sabilillah Anjani Cintakamoesllu
  • Tanya Bidan