×

Tips Cara Supaya Terhindar Dari Kram Kaki Saat Hamil Muda

Bagikan Artikel :

Tanyakan Bidan – Mengalami kram pada kaki memang menjadi salah satu gangguan kehamilan yang akan sering ibu hamil rasakan. Tidak hanya disebabkan oleh aliran darah yang menuju kearea kaki yang mana ini diakibatkan terganggunya perut yang  semakin membesar, namun kurannya nutrisi kalisum, kedua hal ini membuat ibu menjadi lebih sering untuk merasakan kram pda kaki.

Maka dari itu, ibu perlu untuk melakukan beberapa langkah sederhana berikut ini yang ternyata bisa anda lakukan guna mencegah ibu mengalami kram pada kaki saat hamil muda. Seperti apa yang disampaikan oleh dr dr. Kristiyanto, SpOG dalam tabloid Nakita Edisi 857, adanya beban pada kaki yang berlebihan bisa juga menimbulkan kram.

Tips Cara Supaya Terhindar Dari Kram Kaki Saat Hamil Muda

Tidak hanya oleh banyaknya aktivitas dan kurangnya beristirahat yang bisa menyebabkan ibu mengalami dehidrasi. Maka penting  juga untuk ibu hamil selalu mengkonsumsi cukup air, guna melancarkan peredaran darah.

Kemudian ibu juga dianjurkan untuk jangan terlalu banyak berdiri atau berjalan kaki terlalu jauh. Selama kehamilan berlangsung, karena beban ibu menjadi lebih berat bila dibandingkan dalam keadaan normal sebelum hamil. Meskipun dianjurkan untuk jalan kaki minimal tiap dua hari sekali, selama kurang lebih 20-30 menit, berjalan kaki yang terlalu jauh terlebih dengan alas kaki yang tidak nyaman tentunya harus ibu hindari karena bisa memicu untuk terjadinya kram kaki.

Dan sebaliknya, jarang bergerak juga bisa menyebabkan kram pada kaki. Menurut asisten professor dari The American College of Obstetricians and Gynecologist Myra Wick, M.D., Ph.D, telah mengungkapkan  peregangan pada bagian otot betis sangat dibutuhkan sekali untuk mencegah kram pada kaki.

Adapun caranya ibu tentunya harus aktif sepanjang kehamilan anda. Banyak diantaranya perempuan yang cenderung malas untuk bergerak saat hamil, padahal ada banyak diantaranya dampak buruk bagi ibu hamil yang tidak melakukan aktifitas fisik, yang salah satunya akan berpotensi sering mengalami kram pada kaki tersebut.

Adapun aktivitas fisik yang ibu pilih tentu harus sesuai dengan takaran atau tidak membebani dan juga melelahkan dan juga disesuaikan dengan konsisi kehamilan ibu, seperti melakukan Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan Saat Masa Kehamilan. Hal sederhana lainnya juga yang dapat anda lakukan untuk menngatasi kram pada kaki adalah dengan meregangkan otot kaki dengan kita meminta pasangan kita untuk memijatnya. Myra Wick juga bahkan merekomendasikan bagi para ibu untuk menambahkan asupan magnesium dan juga kalsium dari menu sehari harinya.

Ibu juga bisa untuk mendapatkan asupan dari makanan yang kaya akan magnesium seperti halnya buah pisang. Buah pisang ini selain kaya akan magnesium, pisang juga mempunyai karbohidrat komplek dan juga serat. Adanya kandungan potasium ini dalam pisang, akan membantu anda dalam menurunkan tekanan darah secara alami. Ibu bisa mendapatkan kandungan magnesium ini dari biji bijian serta kacang kacangan.

Related Posts :

    Baca Juga: Buah yang Baik bagi Ibu Hamil Menjelang Persalinan

    Kaki yang kram pada saat hamil, memang pada dasarnya tidak akan membahayakan untuk kehamilan. Akan tetapi ibu perlu untuk selalu mewaspadai dan juga membawa dokter atau bidan kandungan anda jika adanya nyeri yang terjadi cukup parah yang terjadi secara terus menerus. Adanya pembengkakan yang juga disertai dengan warna kemerahan pada kaki ini merupakan salah satu gejala serius dari kaki yang mengalami kram saat masa kehamilan. Atau juga bisa ibu hamil yang mengalami pembekuan darah yang mana memerlukan perawatan lanjutan.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : June 16, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Haid berhenti tapi haid lagi

  • Oleh : Syafni Shafitry
  • 2 bulan yang lalu

    Dok saya mau tanya 4bln yg lalu kan saya pakai kb suntik dan baru pertama kali .. sebelum kb suntik normal2 saja gitu dok mens paling lama 6-7hri satu bulan sekali.. dan teratur pd tanggal haid nya tdk pernah rubah.. setelah kb suntik haid saya ga normal dok berhenti haid itu paling 5hri lalu haid lagi sampe skrg saya pernah konsumsi juga pil kb krn saya berobat ke bidan dikasih tau harus ganti.. bbrapa kali saya ke dokter katanya itu normal .. tp saya takut sendiri gitu dok soalnya saya belum pernah kyk gni .. saya udh berentikan smua kb selama 1bln tp ttp aja saya haid .. kira2 itu kenapa ya dok dan obat apa biar bisa cepat mengatasi nya.. trimakasih dok

  • Oleh : Syafni Shafitry
  • Menstruasi

  • Oleh : Ardhia Rally Aurelia
  • 9 bulan, 1 minggu yang lalu

    Dok mau tanya, kenapa ya udah 2 bulan ini haid saya ko cuma flek aja dan hari nya itu gak lama kurang lebih cuma 3 hari. dan tanggal haid nya selalu telat 2/3 hari. Itu kenapa ya dok? Mohon solusinya🙏

    Tentang mslh alat reproduksi wanita

  • Oleh : Husnul Mubarok
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Istri melahirkan normal akan tetapi pendarahan dan di jahit vaginaya dan pertanyaan ya knpa kalu stlh berhubungan istri sy kesakitan Bu bidan? Apakah bahaya? Trmksh

    Sembelit Saat Hamil Usia 3 Bulan

  • Oleh : Sahputri Ramadhani
  • 4 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat sore bu bidan, saat ini saya sedang hamil usia 3 bulan dan ini merupakan kehamilan pertama saya. Sudah lebih dari seminggu saya mengalami sembelit, susah sekali buang air besar. Apakah ini hal yang wajar? Dan bagaimana cara mengatasinya?. Mohon penjelasannya, terimakasih.

    cesar

  • Oleh : Tania
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    maaf sebelumnya. saya mau tanya.
    istri saya melahirkan anak pertama dengan operasi cesar. sebab air ketuban sudah pecah pada bukaan 2. dan sekarang sudah hamil yg kedua, kata dokter kemungkinan besar harus di cesar. karena yg pertama cesar dan tidak boleh persalinan dibawa ke bidan karena tidak diperbolehkan suntik pacu. sampai sekarang bekas cesar masih terasa nyeri. padahal sudah 5 tahun. dan dokter menyarankan cesar sebelum waktu kontraksi. dikarenakan posisi bayi sampai minggu ke 37 masih belum turun.
    apakah cara seperti ini baik menurut islam? atau sebaiknya saya tunggu sampai kontraksi, kemudian dibawa kerumah sakit dan tunggu keputusan dari dokter di RS? apakah memang tindakan harus cesar atau normal.
    terimakasih

    Tanya Bidan