×

Tips Cepat Hamil Bagi Wanita Dengan Berat Badan Berlebih

Bagikan Artikel :

Memimpikan kehadiran buah hati ditengah-tengah pernikahan, memang menjadi idaman setiap pasangan. Terlebih bagi mereka yang benar-benar ingin menjadi lengkap dalam satu keluarga. Akan tetapi, dibalik keinginan tersebut, tidak semua memiliki kesempatan yang sama. Ada diantaranya sebagian pasangan yang walaupun telah lama menikah, namun belum kunjung dikaruniai anak.

Mitos-mitos seputar kehamilan pun banyak beredar dimasyarakat. Salah satunya adalah jika wanita yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) akan sulit untuk cepat hamil. Namun benarkah demikian?

Jika dilihat dari pandangan medis, hal tersebut tentu tidak benar. Faktanya, baik wanita dalam keadaan terlalu gemuk pun masih memiliki kesempatan untuk hamil. Namun, untuk memungkinkan lebih cepat mendapatkan kehamilan, wanita dengan kondisi tersebut harus terlebih dahulu menurunkan berat badannya sedikit demi sedikit. Hal ini dikarenakan, kehamilan dengan bobot ibu yang berlebih memiliki sejumlah resiko yang bisa terjadi saat kehamilannya nanti. Dan hal ini juga bisa menjadi penyebab masalah kesehatan pada dirinya sendiri. Jadi, mitos tentang wanita gemuk tidak bisa hamil sebenarnya kurang tepat. Yang benar adalah, wanita yang memiliki berat badan berlebih mengetahui bagaimana tubuhnya dalam kondisi sehat secara keseluruhan.

Berat badan berlebih atau obesitas, memang menjadi salah satu penghambat dalam kehamilan. Jika Anda termasuk salah satunya, maka sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu. Selain itu, Anda juga harus memiliki saran dari dokter ataupun ahli gizi untuk melakukan beberapa latihan yang bisa membantu menurunkan bobot badan Anda.

Seperti yang dikatakan dalam penelitian para ahli, bahwa wanita yang memiliki indeks massa tubuh lebih dari 40, memiliki peluang untuk bisa hamil berkurang sebanyak 35% dibandingkan dengan wanita yang memiliki berat badan normal. Selain itu, embrio akan cukup sulit ditanam pada wanita dengan berat badan berlebih. Solusi seperti bayi tabung pun nampaknya tidak dapat membantu banyak. Bahkan, bahaya lainnya adalah kegemukan juga bisa menyebabkan terjadinya komplikasi salah satunya tekanan darah tinggi.

Perlu diingat bahwa menurunkan berat badan ketika wanita dalam kondisi sedang hamil, sangat tidak dianjurkan. Hal ini bisa malah berbalik mempengaruhi kondisi kesehatan dan perkembangan bayi yang berada dalam kandungan. Oleh karena itu, akan lebih baik jika menurunkan berat badan sebelum melakukan program kehamilan.

Tips Cepat Hamil Bagi Wanita Dengan Berat Badan Berlebih.

Berikut ini adalah beberapa tips yang disarankan bagi wanita dengan berat badan berlebih agar cepat hamil.

1. Hanya melakukan diet sehat.

Penting untuk selalu diingat, jika diet bukan hanya dilakukan untuk menurunkan berat badan saja. Namun, diet yang sehat juga bisa dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan buah hati. Caranya, perhatikan selalu apa yang menajdi asupan makanan kita. Sudah pasti makanan sehat sangat penting untuk meningkatkan serta menjaga kesuburan. Adapun beberapa makanan yang dapat membantu  agar cepat hamil, diantaranya makanan yang mengandung asam folat, kol, tauge kentang, kuning telur, asparagus, dan lain sebagainya.

2. Perhatikan siklus menstruasi Anda.

Jumlah lemak dalam tubuh juga memiliki pengaruh pada siklus menstruasi Anda. Jika Anda juga mengetahui bagaimana siklus menstruasi Anda sendiri, maka hal itu sudah cukup untuk Anda menentukan pasti kapan masa ovulasi (masa subur) pada tubuh Anda. Dengan begitu, kesempatan untuk segera hamil juga lebih besar.

Related Posts :

    3. Melakukan tes darah.

    Tes darah penting dilakukan untuk mengetahui apakah Anda memiliki masalah dengan Tiroid, atau tidak. Maka, jika Anda dinyatakan bebas Tiroid, hal ini juga memudahkan untuk menurunkan bobot badan Anda dengan mudah. Seperti yang dikatakan diatas, diet sehat bisa dilakukan dan imbangi dengan berolahraga yang tidak terlalu berlebihan.

    Bagaimana? tidak terlalu sulit bukan? Jadi, jangan percaya dulu dengan mitos-mitos yang beredar di masyarakat. Pastikan dan konsultasikan terlebih dahulu dengan ahlinya seperti dokter kandungan.

    Semoga bermanfaat, salam! Curhat Bidan.

    Baca juga : Kiat Menjaga Berat Badan Ideal Untuk Ibu Hamil

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 11, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Let It Ovum

  • Oleh : Tika
  • 9 bulan, 2 minggu yang lalu

    Saya mau bertanya kasus mengenai let it ovum.. itu kasus yang seperti apa ya? Ada nama lain nya tidak? Saya cari di google tdk ada

    Cara merawat kehamilan kembar agar tetap sehat

  • Oleh : They Xantana Noeza
  • 2 tahun, 7 bulan yang lalu

    Hasil dari pemeriksaan saya dinyatakan mengandung anak kembar dan ini menjadi hal yang paling menyenangkan bagi saya dan keluarga saya. Untuk menjaga ibu dan janin tetap sehat, sebaiknya apa saja yang harus dihindari dan dilakukan?

  • Oleh : They Xantana Noeza
  • Keluarnya bercak darah

  • Oleh : ade
  • 1 tahun, 5 bulan yang lalu

    Memasuki usia kehamilan bulan ketiga, keluar bercak darah dan saya langsung periksa sama bidan dan diberi obat. Ketika obatnya udah habis bercak darah kembali keluar. Apakah pertanda bayi tidak berkembang ?

    Cari nama anak

  • Oleh : Henny Diastara
  • 11 bulan, 2 minggu yang lalu

    Cari nama anak muslim awalan a

    Kehamilan

  • Oleh : Isti Rahmawati
  • 2 tahun yang lalu

    Selamat siang,
    Saya mau menanyakan usia kehamilan saya 6 minggu. Saya sempat terkena batuk kering sampai menekan di perut bahkan sampai keluar keputihan saat batuk. Saat hari ke 4 saya terjadi flek. Saya langsung periksa k dr kandungan. Saat di usg terdapat kantung janin tapi janin belum terlihat lalu dokter memeriksa menggunakan alat langsung dr dlm kandungan. Dan janin terlihat. Tapi detak jantung belum terlihat. Dr mengatakan bahwa resiko besar keguguran. Sehingga saya di minta bedrest dan diberi obat penguat. Yang saya tanyakan, apakah mungkin terdapat janin tapi tidak berkembang? Dan seberapa besar resiko bisa berkembang dengan normal? Dan apa yang harus saya lakukan selain bedrest? Mohon informasinya

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan