×

Tips Memilih Baju Kerja Yang Nyaman Untuk Ibu Hamil

Bagikan Artikel :

Bunda, jika Anda adalah seorang ibu hamil dan wanita karir pasti peduli dengan busana atau pakaian yang dipakai saat bekerja benar? Jika saat belum hamil, Anda bebas berpakaian seperti yang Anda inginkan. Namun berbeda jika Anda sedang hamil karena, perubahan bentuk tubuh dan ukuran pakaian juga pasti berubah.

Untuk memilih pakaian kerja yang cocok untuk Bunda, terlebih ketika sedang hamil sebaiknya memiliki pakaian kerja yang nyaman, namun tetap sesuai selera bunda. Jika masih bingung, disini saya selaku penulis akan memberikan tips-tips yang mungkin dapat menjadi pilihan untuk Bunda memilih baju kerja saat hamil. Ini dia selengkapnya.

Related Posts :
    • Membeli baju dengan bahan dan warna yang sama.

    Sebaiknya ibu hamil hindari terlebih dahulu memakai baju untuk kerja bermotif, atau memiliki warna yang cerah. Carilah baju polos dengan warna yang tampak gelap. Selain itu, jika Bunda ingin memakai outfit tersebut dalam beberapa kali, pilihlah beberapa warna gelap seperti warna biru, hitam, ataupun coklat. Warna-warna gelap ini dapat dipasangkan dengan hampir setiap jenis warna.

    • Memilih ukuran yang pas.

    Jika Bunda senang menggunakan rok, sebaiknya pilihlah rok yang berbahan molor. Selain itu, Bunda yang tengah hamil dan seorang wanita karir yang bekerja menggunakan rok sepanjang lulut juga akan membuat tampak lebih profesional. Tips dari kami adalah pakailah rok yang berwarna hitam, karena dengan warna ini akan menambah kesan tampak langsing serta hitam cocok-cocok saja jika dipadu-padankan dengan baju atasan berwarna apapun.

    Jika Bunda lebih sering mengenakan celana sebagai bawahannya saat bekerja, sebaiknya gunakan celana slim-fitting dengan bawahan boot cut ataupun cut bray. Jika usia kehamilan Bunda masih muda, Bunda juga dapat memakai celana legging biasa, tapi saat perut Bunda sudah semakin membesar, cobalah memakai legging khusus ibu hamil dengan built-in panel kontrol di bagian perut.

    • Gunakan Blazer yang tepat.

    Bunda yang tengah hamil ini sebenarnya juga tidak masalah jika bekerja dengan memakai blazer kesayangan. Selain itu juga, kancingnya masih bisa dikaitkan jika memang memungkinkan. Namun seiring bertambahnya usia kehamilan dan semakin membesarnya ukuran perut, Bunda bisa mulai melepas satu kancing dari Blazer tersebut sampai tidak bisa dikancingkan lagi. Bunda juga bisa kok memilih menggunakan Blazer tanpa kancing.

    • Memakai dress hitam polos.

    Bunda juga bisa memakai dress hitam polos sebab, dengan memakai pakaian ini saat kerja, juga dengan menambahkan sedikit aksesoris yang dipasangkan dengan Blazer bisa membuat penampilan Bunda saat kerja tetap menawan lho! Dengan outfit juga akan semakin membantu saat Anda memerlukan pakaian yang cukup simpel namun tetap terlihat elegan.

    • Menggunakan sepatu yang tepat dan nyaman di kaki.

    Nah, jika tadi adalah tips-tips berpakaian yang bisa dicoba oleh Bunda yang masih giat bekerja, sekarang pilihannya adalah sepatu yang digunakan. Hati-hati Bunda, jangan sampai salah memilih sepatu ya. Untuk pemakaian sepatu pada ibu hamil ini pastikan sepatu yang dipakai membuat bunda nyaman. Dan tips kami tidak lain yaitu gunakan sata flat shoes. Jika ingin memakai heel, sebaiknya pilih heel yang tebal namun pendek, sehingag membantu menoipang berat bunda, dan tidak menyakitkan saat dipakai.

    Demikianlah Tips Memilih Baju Kerja Yang Nyaman Untuk Ibu Hamil, semoga bermanfaat, dan bunda sehat selalu. Salam Curhat Bidan.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 2, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Telat haid

  • Oleh : Sri Handayani
  • 4 bulan, 2 minggu yang lalu

    Slamat siang,
    Saya Sri dari bekasi, mau bertanya saya sudah telat haid 12 hari dan sebelumnya menstruasi selalu tepat waktu, baru ini saja telatnya dan paling lama, apakah ini menjadi salah satu tanda kehamilan? tapi saya tidak merasakan ada tanda-tanda kehamilan yg lainnya?

    promil

  • Oleh : leni septiani
  • 1 tahun, 2 bulan yang lalu

    saya mau tanya .. awal nikah saya KB dulu suntik 1 bulan 6x .. apakah itu terlalu lama atau tidak ???
    skg mei masih dapat haid .. :(( pengen cepet punya anak bu

    Kehamilan

  • Oleh : Diah Kusuma
  • 1 tahun, 3 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum…
    saya mau tanya. hari mens pertama saya tgl 13 maret, dan tgl 15 maret harusnya suntik kb 1 bulan. tapi sampai sekarang saya blum kb lagi dan sudah berhubungan. sekarang apa saya hamil ya, dan kapan bisa mulai di testpack nya, trmakasih.

    Ingin hamil lagi

  • Oleh : Erna Manurung
  • 5 bulan yang lalu

    Gini buk bidan, saya habis melahirkan sekitar bulan 12 kemarin, tapi anak saya meninggal begitu lahir, dan saya belum mendapat haid sampai saat ini, tapi saya sudah berhubungan sama suami saya sekitar 2 minggu yang lalu dan rutin karna memang kami tidak menunda untuk kehamilan selanjut nya tapi sekarang saya merasakan sakit perut dibagian bawah, saya bingung ini gejala tanda kehamilan atau mau PMS y buk bidan,? Soal ny sudah saya tespek hasil nya negatif tapi sakit perut nya sudah berlangsung beberapa hari ini dan tidak ada keluar darah yang ada keluar keputihan terus menerus dan bagaimana cara agar bisa cepat hamil lagi sebelum datang haid setelah melahirkan?

    Kuret Akibat Keguguran

  • Oleh : Ramadhan
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Siang Dok. Saya wanita berusia 27 Tahun. Kemarin saya melakukan kuret di Rumasakit. Tetapi kenapa ya, ko setelah kuret ini saya merasakan meriang dan demam walau demam tidak begitu tinggi. Selain itu, saya juga merasakan rasa nyeri pada bagian perut bawah, rasa pegal pegal serta badan yang tiba tiba menjadi lemas. Kira kira ini masalah kesehatan apa ya dok? Apakah mungkin ini terjadi akibat adanya infeksi setelah melakukan kiret? Terus apa yang bisa di lakukan untuk membantu menghilangkan masalah kesehatan ini?

    Tanya Bidan