Tips Mencegah Serangan Penyakit Di Musim Hujan Untuk Ibu Hamil

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Saat musim hujan datang, terkadang sebagian besar orang-orang akan rentan terkena penyakit dikarenakan sistem kekebalan tubuh mereka yang lemah. Pun begitu pada ibu hamil. Ibi hamil juga rentan terkena penyakit pada musim hujan dikarenakan kondisi daya tahan tubuh menurun.

    Bedanya, pada ibu hamil kondisi tersebut tidak boleh diabaikan. Sebab, penurunan daya tahan tubuh pada ibu, akan menganggu pertumbuhan dan perkembangan janin sehingga ibu hamil harus berupaya setidaknya untuk mencegah serangan penyakit di musim hujan dengan beberapa langkah yang tepat. Contoh masalah kesehatan pada ibu hamil yang terkadang terjadi saat musim hujan, diantaranya mual dan muntah, flu, infeksi dada dan Bronchiolitis.

    Penyakit yang muncul akibat perubahan cuaca di musim hujan yang umum terjadi tidak lain adalah flu. Flu pada ibu hamil, menyebabkan ibu mengalami pilek, penurunan nafsu makan, badan menggigil dan batuk. Perlu ibu hamil waspadai bahwa flu, bersumber dari infeksi virus pada jaringan lunak di hidung. Selain Flu, gangguan kesehatan lainnya yang dapat terjadi pada ibu hamil adalah merasakan nyeri di otot, mual dan muntah, kram perut, dan lesu. Pada kasus gangguan kesehatan yang lebih parah, yaitu mengalami Bronchiolitis, dapat menyebabkan ibu hamil mengalami sesak napas di bagian dada, dan juga timbul rasa nyeri. Untuk itu, sebelum kondisi tersebut terjadi, Anda sebagai ibu hamil perlu mengetahui beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut.

    Berikut ini adalah Tips Mencegah Serangan Penyakit Di Musim Hujan Untuk Ibu Hamil yang tidak ada salahnya untuk dilakukan.

    1. Sedia payung, jika akan keluar rumah di musim hujan.

    Persiapan yang dilakukan ibu hamil saat musim hujan, sediakan payung saat merencanakan bepergian. Payung bisa melindungi Anda dari hujan. Namun, jika kondisinya Anda lupa membawa payung dan sudah kehujanan, jika telah sampai tempat tujuan sebaiknya segera mandi dan keramas. Hal ini dilakukan untuk mengurangi air hujan yang tidak bersih di tubuh, karena air hujan tercemar kandungan polusi yang dapat berpengaruh pada daya tahan tubuh.

    2. Lemon hangat dan madu.

     Akibat flu yang terjadi saat musim hujan pada ibu hamil, akhirnya malah membuat kesehatan ibu menurun dan gampang lesu. Nah, untuk menghindarinya, tidak ada salahnya jika ibu mengkonsumsi minuman hangat yang sehat, yaitu yang terdiri dari lemon hangat dan madu sehingga dengan manfaat dari keduanya dapat meredakan sakit di tenggorokan akibat flu.

    3. Menjaga kebersihan dan kesehatan tangan.

    Bahaya air hujan pada ibu hamil diantaranya adalah penyebaran kuman dan bakteri sehingga menimbulkan masalah kesehatan pencernaan yaitu Diare. Untuk menghindari ini, ibu bisa memulai dengan memastikan mencuci tangan dengan sabun setelah melakukan aktifitas. Dengan membiasakan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, dapat membantu Anda terhindar dari resiko penyakit infeksi virus dan bakteri.

    4. Istirahat yang cukup.

    Dalam kondisi hamil, biasanya ibu akan merasakan mudah lelah. Hal ini wajar saja, dan sebaiknya luangkan sedikit waktu pada siang hari untuk beristirahat. Ibu hamil yang terlalu lelah dikhawatirkan akan menyebabkan dirinya tertekan dan malah meningkatkan resiko gangguan kesehatan di musim hujan. Dengan beristirahat maksimal 30 menit di siang hari, akan membuat tubuh Anda lebih bugar. Jiak ibu hamil adalah seorang pekerja kantoran, Anda bisa mengambil waktu 10-15 menit saja untuk beristirahat sejenak dari pekerjaan Anda. Buatlah tubuh senyaman mungkin saat sedang beristirahat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - May 18, 2017
    Diskusi Dari:
    davegillison

    Selamat pagi bu bidan, saat ini saya sedang hamil 4 bulan dan mengalami BAB yang tidak lancar. Apakah aman jika saya mengkonsumsi obat pencahar dan apakah akan ada efeknya bagi janin? trims mohon jawabannya bu bidan

    Dijawab Oleh : davegillison
    Diskusi Dari:
    Didin Bajarudin

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya mengatasi ruam pada kulit bayi berumur 6 bulan yah ? Semalam muncul ruam merah pada kulit bayi saya. Mohon sarannya bu bidan, supaya bayi saya tak rewel terus akibat gatal pada ruam tersebut.

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Cantika Rahayu

    Selamat pagi bu bidan, maaf sebelumnya saya tidak menanyakan bahasan kesehatan. Saya memiliki anak usia 8 tahun. Ia sekarang baru masuk kelas 3 SD. Sewaktu kecil anak saya itu nurut sama saya, tapi semakin besar kok dia malah sulit untuk diatur. Apa yang salah dengannya atau saya sendiri yang salah mendidiknya selama ini ? Mohon penjelasannya bu bidan. Terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Ramadhan

    Siang Dok. Saya wanita berusia 27 Tahun. Kemarin saya melakukan kuret di Rumasakit. Tetapi kenapa ya, ko setelah kuret ini saya merasakan meriang dan demam walau demam tidak begitu tinggi. Selain itu, saya juga merasakan rasa nyeri pada bagian perut bawah, rasa pegal pegal serta badan yang tiba tiba menjadi lemas. Kira kira ini masalah kesehatan apa ya dok? Apakah mungkin ini terjadi akibat adanya infeksi setelah melakukan kiret? Terus apa yang bisa di lakukan untuk membantu menghilangkan masalah kesehatan ini?

    Dijawab Oleh : Ramadhan
    Diskusi Dari:
    albertag59

    Mw tnya dok ,knpa ea sya sampai saat in blm jga mempunyai keturunan,brobat udah tp blm jga ad hasil a

    Dijawab Oleh : albertag59