×

Tips Solusi Mengatasi Kram Kaki Pada Ibu Hamil Yang Benar

Bagikan Artikel :

Tips Solusi Mengatasi Kram Kaki Pada Ibu Hamil Yang BenarBidan Online,- Memasuki trimester kedua hingga ketiga banyak para ibu hamil yang mengeluh sering mengalami kram pada kaki. Kram kaki atau kesemutan kaki pada ibu hamil memang menjadi salah satu keluhan yang sangat umum di rasakan oleh para ibu hamil. Kram kaki pada ibu hamil memang menjadi keluhan yang sangat mengganggu baik di siang hari maupun malam hari. Diektahui banyak penyebab yang bisa membuat ibu hamil merasakan kram di kaki salah satunya pertambahan beban yang semakin berat. Lalu bagaimana solusi mengatasi krak kaki pada ibu hamil yang benar? Berikut ulasannya.

Berbagai keluhan pada saat hamil memasuki trimester kedua dan ketiga memang beragam. Kram kaki menjadai salah satu keluhan ibu hamil yang banyak di bicarakan. Kram kaki saat hamil tentunya dapat mengganggu aktifitas sehari-hari ibu hamil. Terlalu lama berjalan atau posisi tidur yang tidak berubah dalam beberapa waktu memang dapat membuat kaki merasakan kram atau kesemutan pada ibu hamil. Di samping itu para ahli juga menyebutkan jika kram kaki pada ibu hamil bisa muncul akibat dari kondisi perut yang semakin membesar berakaibat penekanan pada pembuluh darah ke jantung dan syaraf akibatnya peredaran darah ke kaki terhambat dan menyebabkan ibu hamil mengalami kram kaki.

Related Posts :

    Kram di kaki memang sangat mengganggu, ada beberapa hal yang bisa ibu hamil lakukan untuk membantu mengatasi kram kaki yang kerap muncul saat hamil. Tentunya solusi mengatasi kram kaki pada ibu hamil berikut ini terjamin aman. Berikut ini tips solusi mengatasi kram kaku pada ibu hamil yang benar:

    • Penuhi asupan cairan dengan mengkonsumsi air putih secara teratur. Minum air putih tidak hanya dapat mencegah dehidrasi namun juga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah.
    • Pilihlah makanan yang banyak mengandung protein juga kalsium. Makanan dengan kandungan kalsium pada berbagai makanan memiliki fungsi yang cukup ampuh untuk mengurangi kram pada ibu hamil. Beberapa contoh makanan yang banyak mengandung kalsium yaitu yoghurt, susu, juga sayuran hijau segar.
    • Hindari untuk memakai sendal atau sepatu berhak tinggi saat hamil. Sendal atau sepatu dengan hal tinggi bisa menyebabkan penekanan pada ujung kaki juga betis sehingga resiko kram kaki dapat meningkat. Sangat di sarankan untuk memakai sendal atau sepatu teplek yang nyaman.
    • Jangan terlalu lama berdiri, berbeda dengan sebelum hamil, wanita hamil memiliki beban 2x lipat. Berdiri terlalu lama dapat membuat kaki anda kram dan pegal.
    • Peregangan pada saat hamil memang sangat di sarankan para pakar kesehatan. Peregangan dapat membantu merilekskan otot-otot tubuh yang kaku juga mengatasi kram. Ibu hamil dapat melakukan peregangan dengan memutar persendian kedepan dan belakang. Annda juga dapat melakukan peregangan pada tumit dan jari kaki dengan gerakan memutar. Peregangan sebaiknya di lakukan secara teratur pada siang dan sebelum tidur
    • Kurangi kegiatan berat yang bisa membuat anda cepat lelah. Istirahat yang cukup dengan posisi miring ke kiri agar sirkulasi darah berjalan lancar

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi kram kaki pada ibu hamil yang tepat. Tentunya tips diatas bisa anda coba dari sekarang agar anda bisa merasa lebih nyaman saat hamil juga dapat membantu mengurangi keluhan para ibu hamil. Namun jika kram kaki anda tidak mereda bahkan dirasakan lebih parah maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan cepat.

    Baca juga artikel lainnya:

    Tips Ibu Hamil Agar Bayi Cerdas Sejak Dalam Kandungan
    Inilah Bahaya Minuman Bersoda Jika Dikonsumsi Ibu Hamil
    6 Tips Travelling Yang tepat Untuk Ibu Hamil Muda
    Daftar Makanan Ibu Hamil Agar Kulit Bayi Putih Bersih

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 22, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Apa boleh makan bebek goreng

  • Oleh : Alvino Dinova
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Mau nanya apa boleh makan bebek goreng setelah sunat

    Kontrasepsi

  • Oleh : Diny Fahlevi
  • 1 bulan, 3 minggu yang lalu

    Bu mau tanya saya selama 2 tahun pakai kb 3 bulan awal2 pake kb biasa menstruasi setelah 5 bulan pakai kb 3 bulan saya tidak menstruasi sama sekali sampai sekarang jadi hampir satu tahun lebih tidak menstruasi lalu setelah anak saya 2 tahun saya ganti kontrasepsi kb 1 bulan sudah 2x tapi sampai sekarang belum juga haid apakah kondisi ini normal atau gimana karena setelah suntik kb 1 bulan perut bawah saya selalu sakit seperti mau keluar darah haid tapi ga kunjung keluar mohon bantuannya buu

  • Oleh : Diny Fahlevi
  • Konsultasi kehamilan

  • Oleh : Nelly Tampubolon
  • 2 tahun, 5 bulan yang lalu

    Bu umur saya 23 thn saya hmil sdah 7 minggu lbih tpi mngapa msih datang bercak darah sedikit ,apa pnyebabnya

    virus toksoplasma pada kehamilan

  • Oleh : debbyaprilyulia
  • 4 tahun yang lalu

    apakah bahaya dari ibu hamil yang baru terdeteksi virus toksoplasma?

    Telat Haid

  • Oleh : Khusnul Khotimah
  • 1 bulan, 4 minggu yang lalu

    Assalamualaikum Dok..Sata Mau Tanya Kan Saya Udah Telat Haid Selama 3 Hari Perut Bagian Bawah Rasanya Nyeri Seperti Mau Haid Tapi Nyerinya Ringan Dan Gak Lama Trus Payu Dara Saya Juga Linu Gitu Rasanya Kemarin Di Perut Bagian Bawah Seperti Ada Kedutan Tapi Cuman Berkedut 3x langsung ilang gak ada lagi…Apakah Saya Hamil Ya Dok? Tapi Saya Gk Brani Buat Tespek Takut Di PHP.in…Gimana Dong Dok?? Mohon Pencerahannya…

  • Oleh : Khusnul Khotimah
  • Tanya Bidan