Tips Untuk Mengurangi Pusing Saat Hamil Paling Efektif

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Tips Ibu Hamil,- Hal yang wajar apabila ibu hamil mengalami pusing di trimester awal kehamilan. Kondisi tersebut adalah umum, dan terjadi akibat tekanan darah rendah yang dialami oleh ibu hamil.

    Penurunan tekanan darah saat masa kehamilan terjadi akibat aktivitas hormon Progresteron yang melemaskan serta melebarkan dinding pembuluh darah pada tubuh. Selain terjadi di trimester awal kehamilan, pusing yang dialami ibu hamil juga bisa terjadi saat trimester kedua dan ketiga usia kehamilan.

    Saat trimester kedua, pusing terjadi akibat pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam rahim yang membuat tubuh memiliki cairan dan darah yang lebih banyak. Karena itulah, tekanan darah naik dan menyebabkan ibu hamil mengalami pusing hingga sakit kepala. Sedangkan pada trimester ketiga, pusing dapat terjadi akibat aliran darah yang terus berkurang akibat terjadi penekanan pembuluh darah oleh janin yang terus mengalami peningkatan dalam beratnya. Kemudian berat badan bayi yang terus tumbuh juga menekan pembuluh darah di panggul, kaki dan bagian bawah dimana hal ini akan terjadi saat ibu berbaring terlentang sehingga aliran darah di tubuh bagian atas menurun.

    Pusing pada ibu hamil juga terjadi karena suhu tubuh meningkat. Temperatur tubuh yang lebih panas adalah hal umum saat kehamilan, terlebih hal ini dipengaruhi dengan pertumbuhan janin yang terus meningkatkan temperatur ibu sekitar satu derajat Celcius.

    Untuk mengatasi pusing pada ibu hamil, tidak perlu dulu dengan mengkonsumsi obat. Lebih baik ketahui dulu Tips Untuk Mengurangi Pusing Saat Hamil Paling Efektif yang akan saya bagikan berikut ini.

    • Memperbanyak minum air putih.

    Ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi air putih lebih banyak agar tidak mudah terserang pusing. Berkurangnya cairan / dehidrasi saat kehamilan juga berdampak pada pusing yang terjadi pada ibu hamil.

    • Tidak terlambat untuk makan.

    Ibu hamil telat makan sebaiknya dihindari, karena berdampak langsung pada kesehatan dan menjadi salah satu penyebab ibu mengalami pusing. Langkah yang tepat bagi ibu hamil adalah, sering makan namun dengan porsi sedikit. Cara ini ampuh mengatasi lapar dan tidak akan membuat ibu hamil merasa psuing. Sebaiknya  hindari makanan manis karena berdampak pada kenaikan gula darah lebih cepat.

    • Lebih banyak beraktifitas dan bergerak.

    Hanya karena sedang hamil, bukan berarti ibu jadi malas bergerak. Justru banyak bergerak dan beraktifitas bagus agar tubuh tetap sehat dan tidak kaku. Pusing yang dialami ibu hamil juga terjadi akibat ibu hamil kurang bergerak. Selain mencegah pusing, banyak bergerak pada ibu juga bermanfaat membantu kelancaran saat proses kelahiran kelak.

    • Jangan terlalu banyak berbaring.

    Berbaring memang membuat nyaman, terlebih jika dilakukan oleh ibu hamil. Boleh saja, asal tidak terlalu banyak atau lama dalam berbaring kecuali saat tidur tentu saja. Berbaring telentang dalam jangka waktu lama, membuat pembuluh darah ibu hamil tertekan dan menyebabkan sakit kepala. Selain itu, berbaring lama juga menyebabkan suplai oksigen ke dalam janin berkurang.

    • Pastikan untuk mencukupi kebutuhan gizi.

    Kandungan nutrisi penting untuk ibu hamil, termasuk yang tidak boleh diabaikan adalah Zat besi. Zat besi penting karena bermanfaat untuk menghindari ibu hamil dari rasa lelah. Ibu hamil yang kekurangan salah satu zat nutrisi ini akan lebih mudah lelah dan pusing. Untuk itu, dianjurkan ibu mengkonsumsi makanan dengan kandungan Zat besi, seperti kacang-kacangan, daging dan kubis. Bila perlu Vitamin, asal sesuai anjuran dokter atau bidan kandungan.

    • Tidurlah tepat waktu.

    Waktu tidur ibu hamil juga mempengaruhi kesehatannya. Jika kurang, atau malah kelebihan tidur juga berdampak pusing. Untuk itu sebaiknya atur dengan baik jadwal tidur ibu.

    • Melakukan pijatan.

    Beberapa gerakan pijatan, bisa dilakukan oleh suami atau siapapun yang beredia membantu ibu hamil juga bagus untuk meredakan pusing ketimbang dilakukan sendiri. Saat pusing melanda, mintalah suami atau orang terdekat untuk sejenak memijat bagian pundak sembari duduk.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - April 20, 2017
    Diskusi Dari:
    Setya

    BAB sudah 7 kali dalam sehari warna fesesnya hijau encer dan ada biji”annya.. dan BAB nya setiap selesai menyusu.. itu knp yaa dok ?

    Dijawab Oleh : Setya
    Diskusi Dari:
    carmonhbw5058

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya untuk waktu yang tepat anak mengkonsumsi obat cacing kapan yah?? Mohon jawabannya

    Dijawab Oleh : carmonhbw5058
    Diskusi Dari:
    Santana jaya

    Selamat malam. Saya riza dari bandung. Mau menanyakan jika asi yang d bekukan didalam freezer yang menggunakan botol kaca kemudian ketika d cairkan dan botol kaca pecah tiba tiba. Apakah Asi yang masih membeku tersebut bisa d manfaatkan atau d buang saja padahal pantat botol kaca sudah pecah. Mohon informasinya karena banyak ibu2 beranggapan sayang ketika asi d buang padahal saya berfikirnya bahwa itu bahaya karena takut ada pecahan kaca. rizausman5@gmail.com

    Dijawab Oleh : Santana jaya
    Diskusi Dari:
    Eci wulandari

    bu bidan saat ini saya hamil 7 bulan, saya sering mengalami sakit di bagian bokong,pinggang,paha sama perut bagian bawah.. itu kenapa ya bu? apakah berbahaya apa tidak ?perut saya pun suka terasa kencang dan keras

    Dijawab Oleh : Eci wulandari
    Diskusi Dari:
    Mocil Ngocol

    Selamat pagi bu bidan. Saya mau tanya nih apakah miom dan kista termasuk penyakit kanker? dan apakah keduanya merupakan penyakit yang sama atau berbeda? jika berbeda, apa perbedaannya?
    Terimakasih bu bidan, mohon di jawab yah:)

    Perlu Jawaban