×

Normalkah Kaki Bayi Berbentuk Huruf O ?

Bagikan Artikel :

Curhat Bidan – Pernahkan bunda memperhatikan bentuk kaki bayi bunda ? Kaki bayi yang mungil dan kecil cenderung berbentuk huruf O. Kondisi ini sering menjadi perhatian para orang tua dan terkadang membuat mereka panik. Sebenaranya sangat normal jika kaki bayi berbentuk huruf O. Begitu juga ketika ia berdiri, jari-jari kakinya menghadap ke depan dan kedua mata kaki saling bersentuhan.

Penyebab Kaki Bayi Berbentuk Huruf O

Secara fisiologis kaki bayi pada saat lahir memang berbentuk huruf O. Hal ini dikarenakan pada saat berada dalam rahim ibu, bayi berada dalam posisi meringkuk. Dimana kedua kakinya tertarik sedikit ke atas dengan telapak kaki yang saling berhadapan. Posisi ini merupakan bagian adaptasi janin pada rahim ibu yang sempit agar terasa nyaman, dan posisi ini akan bertahan sampai bayi dilahirkan.

Related Posts :

    Sesekali bunda harus membiarkan bayi bertelanjang kaki, agar kaki bayi bisa bergerak bebas untuk mendorongnya melenturkan dan meregangkan otot kaki. Sebaiknya bunda juga jangan membiasakan membedong bayi. Jika bayi dibedong terlalu kuat dan dilakukan dalam jangka waktu lama, maka pergerakan kaki bayi menjadi terkekang, sehingga bayi menjadi lebih pasif.

    Seiring bertambahnya usia lama kelamaan kaki bayi akan lurus dengan sendirinya pada saat berusia 1-2 tahun. Orang tua biasanya baru menyadari kaki anak bengkok saat mulai belajar berdiri dan berjalan. Pada masa perkembangan ini bunda sebaiknya perhatikan dengan baik perkembangan kaki si kecil. Jika lebih dari 2 tahun kakinya belum lurus, maka bisa jadi mengindikasikan adanya kelainan. Pada beberapa kasus kaki bayi yang berbentuk huruf O bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin D atau kondisi yang disebut dengan penyakit blount (kelainan pertumbuhan tulang), atau bisa juga disebabkan oleh faktor genetik.

    Sebaiknya bunda periksakan ke dokter jika setelah usia 2 tahun merasa kaki bayi yang bengkok tidak ada perubahan atau bertambah bengkok. Tes darah bisa dilakukan untuk mendeteksi kekurangan vitamin D dan penyinaran dengan sinar X untuk mendeteksi penyakit blount. Oleh karena itu, sebaiknya bunda memberikan makanan yang mengandung nutrisi yang cukup terutama vitamin D pada bayi dan rajin memeriksa kondisi bayi. Pengobatan untuk kaki berbentuk huruf O jarang dibutuhkan, tapi pembedahan bisa dilakukan untuk  memperbaiki lengkungan pada kaki. Kebanyakan ahli ortopedi saat ini tidak menyarankan penggunaan alat penunjang kaki (brace) karena bisa menyebabkan masalah pertumbuhan fisik.

    Sekian artikel curhat bidan kali ini, semoga bermanfaat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : May 2, 2017

    Pertanyaan Pengunjung :

    Jenis persalinan apa yang baik untuk saya?

  • Oleh : Milda
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat siang, mohon sarannya ya bu bidan untuk jenis persalinan apa yang baik untuk saya nanti. Saat ini saya mengandung usia 5 bulan. Saya mempunyai riwayat penyakit asma, namun memang sejak saya mengandung penyakit saya tidak pernah kambuh lagi. Sebaiknya saya menjalani persalinan normal atau harus operasi caesar ya? Saya juga baru pertama kali hamil dan ada sedikit rasa takut akan rasa sakit nanti saat persalinan. Terimakasih sebelumnya.

    gangguan kehamilan

  • Oleh : Rezkika Ayu Pribadi
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    dok,mau tanya dong kenapa ya setelah saya minum soda perut saya sakit sekali nyeri dibagian semua perut dan punggung, pinggang saya juga sakit sekali,dan celana dlm saya terasa basah dan saya lihat pagi hari nya berwarna coklat agak kuning dok, tlg jwb ya

    Infertilitas sekunder

  • Oleh : Aisyah Putri Setiawan
  • 2 tahun yang lalu

    Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih

    Isolasi mandiri

  • Oleh : Eko Pratama
  • 3 bulan, 3 minggu yang lalu

    Apakah boleh berhubungan dengan istri selama isolasi mandiri,?
    Saya tidak mempunyai gejala corona

    Kehamilan

  • Oleh : dimas syahputra
  • 8 bulan yang lalu

    Saya ingin bertanya apakah penis dimasukan ke dalam vagina hanya 1x(masuk langsung keluar)bisa menyebabkan kehamilan?

    Tanya Bidan