Kenali Jenis-jenis Hipertensi Pada Kehamilan Serta Bahayanya

Selama ini kita mengenal Hipertensi, atau tekanan darah tinggi sebagai salah satu penyakit yang biasa terjadi pada orang-orang lanjut usia, orang-orang sengan masalah kesehatan seperti obesitas atau sebagai penyakit keturunan. Sebenarnya, penyakit ini juga bisa terjadi pada wanita hamil, bahkan bisa terjadi ketika sebelumnya Anda tidak pernah sekalipun mengidap Hipertensi sebelumnya. Untuk itu sebaiknya kita mengetahui bagaimana Hipertensi bisa terjadi pada masa kehamilan, serta Kenali Jenis-jenis Hipertensi Pada Kehamilan Serta Bahayanya, secara lengkap pada situs Bidan Online berikut ini.

Gangguan Hipertensi Pada Wanita Hamil.

Ternyata, kehamilan dengan Hipertensi sekarang ini sudah menjadi kondisi umum. Dalam kasusnya, wanita hamil yang menderita Hipertensi mengalami angka cukup tinggi, yaitu sekitar 20%, yang artinya Hipertensi dapat terjadi pada 1 dalam 5 kehamilan.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menyebabkan gangguan kehamilan pada janin, bahkan sampai ketika bayi lahir nantinya. Dalam sebagian kasus ditemukan, ibu hamil yang memiliki Hipertensi akan sangat beresiko, hingga mengancam jiwa.

Berikut adalah bahaya penyakti Hipertensi pada kehamilan bunda.

  • Mengalami kondisi yang disebut dengan Placental abruption yaitu ketika plasenta terpisah dari rahim sebelum waktunya.
  • Mengalami Sindrom HELLP, yang merupakan kondisi dengan hati yang abnormal dan fungsi trombosit.
  • Mengalami Edema paru, kelebihan cairan di paru-paru.
  • Eklampsia (kejang selama kehamilan), serta
  • Mengalami gagal ginjal atau hati, stroke, dan bahkan kematian.

Sedangkan efeknya yang terjadi pada janin / bayi yang telah lahir, diantaranya :

  • Mengalami kelahiran secara prematur.
  • Janin tidak memiliki berat badan yang tepat.
  • Cedera pada otak (meskipun sangat tipis kemungkinannya), dan
    Kematian.

Efek-efek yang disebutkan diatas mungkin cukup terlihat menakutkan, namun hal tersebut sangat penting untuk Anda ketahui agar tidak menunda-nunda waktu pemeriksaan dengan dokter, terutama pada ibu hamil dengan Hipertensi. Hal ini bertujuan baik untuk mencegah, mendiagnosa lebih dini, mengelola bagaimana Hipertensi dengan baik selama kehamilan dan dapat mengobati masalah potensial yang mungkin terjadi.

Dalam pemeriksaan tensi darah, Hipertensi pada ibu hamil ditandai dengan tekanan sistolik pada angka diatas 140, dan tekanan diastolik dengan angka yang lebih kecil, diatas 90mmHg.

Ada 4 jenis Hipertensi yang bisa terjadi selama masa kehamilan, diantaranya :

1. Hipertensi kronis.

Jenis Hipertensi kronis disini terjadi selama masa kehamilan dikarenakan sebelumnya ibu sudah mengidap penyakit tersebut.

2. Hipertensi Gestasional.

Hipertensi yang terjadi pada minggu ke-20 kehamilan, kemudian hilang pada 12 minggu pertama setelah melahirkan serta tidak mengalami peningkatan protein di dalam urin.

3. Preeklamsia (Pree).

Hipertensi yang terjadi pada minggu ke-20 kehamilan, menyelesaikan dengan 12 minggu setelah melahirkan disertai protein abnormal di dalam urin.

4. Hipertensi kronis dengan Preeklamsia.

Dari keseluruhan jenis Hipertensi saat kehamilan, Hipertensi kronis dengan Preeklamsia merupakan jenis Hipertensi yang memiliki resiko tertinggi terhadap efeknya yang lebih membahayakan meskipun dalam kasusnya termasuk jarang terjadi.

Penting untuk Anda ketahui, jika ibu hamil yang menderita Hipertensi tidak mendapatkan penanganan serius apapun, maka akan sangat beresiko terhadap kehamilan dan janin, hingga menyebabkan keguguran, cacat bayi saat lahir, bahkan mengancam keselamatan sang ibu. Untuk itu, jangan ditunda lagi, segera lakukan penanganan yang terbaik yang bisa Anda lakukan, sekecip apapun akan sangat berarti daripada tidak melakukannya sama sekali.

Itu saja Bunda, semoga dapat bermanfaat ya. Selalu nantikan artikel-artikel kami selanjutnya yang akan terbit setiap hari. 🙂

Citra Dewi Amd.Keb - July 20, 2016
Diskusi Dari:
Nenk Marsya

Selamat pagi, Bu.. Saya mau bertanya beberapa hal mengenai anak sy yg BBnya tdk pernah lagi naik. Sekarang anak usia 2th…
1. Apakah anak sy kena TB/kurang gizi? Krn adik sy ada yg riwayat TB. Ortu sy juga batuk tidak kunjung sembuh. Anak kakak ipar sy juga abis pengobatan TB.
2. Apa sebenarnya faktor pemicu TB dan cara mengatasinya?
3. Apakah TB menular ke ibu hamil? Dan bagaimana ciri serta mengatasinya?
4. Sebaiknya anak dibawa ke ahli gizi atau ke dokter anak?
Terima kasih

Dijawab Oleh : Nenk Marsya
Diskusi Dari:
Claudia harapankita

Dok selama ini saya sering kali merasakan masalah dibagian hidung seperti hidung yang terasa perih sehingga membuat saya kesulitan untuk bernafas dimana hal ini sering juga disertai dengan adanya rasa sakit pada bagian kepala. Biasanya saya merasakan hal ini dimana saat musim dingin dok. Dulu saya sempat tinggal di daerah perkampungan yang udaranya sangat dingin sehingga tiap malam dan pagi hari saya sering merasakan masalah pada bagian hidung serta bersin bersin. Saya mau tanya, kira kira ini salah satu gejala penyakit apa ya dok? Terus berbahaya gak ya bagi kesehatan saya?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Alfiyah

Dok saya mau bertanya, akhir akhir ini saya sering kali merasakan susah tidur atau insomnia. Akibat insomnia, di kantorpun kerjaan menjadi menumpuk dan konsentrasi tidak seperti biasanya. Saya mau bertanya, bagai mana cara mengatasi insomnia akut ini?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Alfiyah

Selamat siang bu bidan saya mau bertanya. Apakah penggunaan Kb itu aman untuk wanita yang baru menikah? Soalnya saya sering mendengar jika wanita yang baru menikah sebaiknya tidak menggunakamn KB karena dapat membuat rahim kering dan sulit hamil nantinya. Apakah itu benar mohon penjelasannya

Dijawab Oleh : Alfiyah
Diskusi Dari:
emilia

Dok saya may tanya, kan saya punya ade yang masih berusia 2 bulan. Awalnya adik saya lahir dengan normal dan juga mata yang normal. Tapi setelah usia adik saya menginjak 1 bulan, tiba tiba saya perhatikan ada warna putih pada bagian mata bagian tengah yang biasanya hitam, itu kira kira kenapa ya dok? jenis penyakit apa kira kira?

Perlu Jawaban