×

Kebiasaan Yang Tidak Disadari Bisa Membahayakan Miss V

Bagikan Artikel :

Kebiasaan Yang Tidak Disadari Bisa Membahayakan Miss V

Banyak wanita tidak sadar akan kebiasaanya yang membahaykan miss V. padahal miss V ini merupakan asset bagi kaum wanita. Selain itu tidak sedikit wanita juga yang mengidak kanker serviks yang salah satu penyebabnya adalah kebiasaan yang tidak disadari membahayakan miss V
Oleh karenanya, se.tiap wanita harus mengetahui faktor-faktor risikonya. Untuk kesehatan kamu sendiri, berikut adalah beberapa kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan atau segera dihentikan pada Miss V.

  1. Menggunakan selaput dara palsu
    Karena sudah tidak perawan, banyak wanita menggunakan selaput dara palsu untuk menutupi ketidak perawananya. Padahal selaput dari ini belum ada kejelasan dari BPOM mengenai bahan-bahan yang digunakan.
  2. Douching
    Douching adalah metode saat wanita mencuci atau membersihkan Miss V dengan cairan khusus. Entah itu dengan sabun pembersih khusus maupun cairan racikan campuran air dan cuka. Hal ini menjadi perdebatan tentang kemungkinan manfaat dan efek samping dari praktik ini. Risiko infeksi dari douching mungkin lebih besar dibandingkan manfaatnya. Terutama di sekitar waktu ovulasi ketika serviks membuka dan mengeluarkan sedikit lendir. Selain itu, douching dapat menurunkan populasi bakteri baik di Miss V.
  3. Steam Vagina
    Steam vagina adalah tren perawatan Miss V dengan uap herbal. Proses ini sebenarnya dapat mengganggu bakteri alami dari organ vagina, sehingga lebih rentan terhadap infeksi.
  4. Tindikan
    Bagi beberapa wanita, tindakan ini adalah bagian dari fantasi seksual. Padahal, ini merupakan tindakan yang tidak perlu dan dapat menyebabkan komplikasi serius. Miss V merupakan area sensitif, selain kemungkinan menimbulkan rasa sakit dan kerusakan saraf, tindakan melukai vagina ini dapat menyebabkan infeksi.
  5. Mendorong Benda Asing Ke dalam Miss V
    Setiap benda asing berpotensi menyebabkan infeksi. Gejala yang paling umum dari infeksi yang disebabkan oleh benda asing termasuk perubahan keputihan dan bau yang tidak sedap. Jika kamu mengalami sesuatu yang serius akibat memasukkan benda asing ke dalam miss V, sebaiknya segera hubungi dokter atau bidan.
  6. Menggunakan Sabun atau Parfum Beraroma
    Vagina terkadang memiliki aroma yang tidak disukai, tetapi aroma tersebut alami dan netral. Infeksi dapat menyebabkan bau, tetapi menggunakan sabun atau parfum beraroma merupakan tindakan yang tidak tepat. Vagina adalah organ yang halus dengan keseimbangan pH tertentu. Aroma apapun yang kamu berikan pada vagina dapat menghilangkan keseimbangannya dan membuatnya rentan terhadap infeksi.
  7. Mengenakan Pakaian Dalam yang Terlalu Ketat
    Pakaian dalam seharusnya pas dengan ukuran tubuh dan sebaiknya tidak terlalu ketat. Pakaian dalam yang terlalu ketat dapat menyebabkan gesekan, iritasi, panas, serta kelembaban dapat menumpuk di area vagina. Bakteri menyukai lingkungan ini dan menyebabkannya infeksi.
  8. Menggunakan Zat Aneh sebagai Pelumas
    Sangat normal jika kamu membutuhkan pelumasan selama berhubungan intim, tetapi kamu tidak boleh menggunakan apapun selain pelumas standar dan alami. Zat lain dapat menyebabkan infeksi, dan bahkan pelumas berbasis minyak lebih tebal mengakibatkan ia lebih sulit untuk dikeluarkan dari saluran Miss V.
    Sebagai wanita yang ingin mempertahankan kesehatan area genital, sudah semestinya harus menghentikan kebiasaan di atas. Kamu perlu mempertahankan lingkungan alami dan khusus pada area Miss V agar keseimbangan pH tetap terjaga. Apalagi Miss V mengandung lactobacillus yang bekerja khusus melindungi dirinya sendiri. Jika kamu mengubah lingkunganya dengan kebiasaan tersebut, Miss V tidak akan dapat melindungi dirinya sendiri.
    pat menyebabkan infeksi pada vagina. Karenanya, setiap wanita harus mengetahui faktor-faktor risikonya. Untuk kesehatan kamu sendiri, berikut adalah beberapa kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan atau segera dihentikan pada Miss V.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 15, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Menstruasi sakit dan tidak teratur

  • Oleh : Siska Damayanti
  • 4 bulan, 3 minggu yang lalu

    Selamat siang mbak, saya siska mau tanya kalo saya seminggu sebelum datang haid kaki saya terasa pegel**, trus pas udah dtang haidnya perut ,pinggang sampai menjalar kekaki sakitnya? Dan pas dtang haid tanggalnya gak teratur, kalo seandainya bulan belkang tgl 16 ,blan ini dtangnya tgl 11 apakah itu wajar mbak ?

    Makan dan minum saat proses bersalin, bolehkah?

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saat persalinan saya yang pertama, saya kurang begitu banyak memiliki tenaga. Kata teman-teman saya, lebih baik pada persalinan kali ini saya ngemil jadi tenaga saya bisa bertambah. Yang mau saya tanyakan, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • mual mual

  • Oleh : pluvio phile
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    saya h-1 mens melakukan hubungan intim. besoknya mens. dan skrg saya mual-mual dan sakit pinggang. apakah tanda hamil?trims

    Apa boleh makan bebek goreng

  • Oleh : Alvino Dinova
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Mau nanya apa boleh makan bebek goreng setelah sunat

    Hamil bagi penderita diabetes

  • Oleh : uye (wanita)
  • 3 tahun, 10 bulan yang lalu

    Saudara saya saat ini berusia 34 tahun dan dia kini tengah hamil yang baru memasuki trimester 1, namun dia sering khawatir karena saudara saya memiliki riwayat diabetes saat ia masih muda. Hal yang ingin saya tanyakan yaitu amankah bagi diabetesi untuk hamil? dan apakah ada cara untuk mengatasi atau solusi baik bagi ibu dan janin? Mohon jawabannya.

    Tanya Bidan