Mengenali Penyebab dan Gejala Kehamilan Anggur

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Mengenali Penyebab dan Gejala Kehamilan Anggur,- Bagi setiap wanita yang telah memiliki pasangan, mengalami kehamilan yang normal dan sehat pastilah menjadi hal yang diinginkan. Kehamilan merupakan hal yang sangat ditunggu, karena dapat menghadirkan buah hati yang akan melengkapi sebuah keluarga.

    Namun, kondisi kehamilan pada setiap wanita ternyata bermacam-macam, seperti hamil kembar, hamil di luar kandungan, atau bahkan ada juga yang hamil dan lahir prematur. Dan salah satu kondisi kehamilan yang juga kemungkinan bisa dialami oleh calon ibu yaitu hamil anggur.

    Hamil anggur termasuk salah satu masalah kehamilan yang jarang terjadi. Namun, kondisi ini perlu ditangai dengan segera untuk menghindari terjadinya risiko komplikasi.

    Hamil anggur merupakan kasus kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terjadi sebagai akibat dari kegagalan pembentukanbakal janin, sehingga terbentuklah jaringan permikaan membran yang mirip dengan gerombolan anggur. Tumor ini melekat pada dinding rahim dan menjadi plasenta serta membran yang memberi makan hasil pembuahan. Tumor jenis ini juga bisa berubah menjadi ganas.

    Terdapat beberapa faktor risiko yang diduga dapat mempertinggi risiko seseorang untuk mengalami kehamilan anggur, seperti usia ibu saat hamil pada usia 40 tahun ke atas aatu 20 tahun ke bawah, pernah mengalami hamil anggur sebelumnya, serta perna mengalami keguguran.

    Mengetahui dan Mengenali Penyebab dan Gejala Kehamilan Anggur

    Kehamilan anggur ini tentu sangat tidak diinginkan oleh setiap calon ibu. Maka dari itu, mengenali dan mengetahui berbagai penyebab dan gejala-gejala hamil anggur sangat penting bagi para wanita agar bisa menghindari dan mengatasi gangguan ini sejak dini.

    Penyebab Kehamilan Anggur

    Ketidakseimbangan kromosom merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab hamil anggur. Kelainan ini dapat terjadi jika sel telur yang dibuahi tidak memiliki informasi genetika atau satu sel telur normal dibuahi oleh dua sperma secara bersamaan. Berdasarkan faktor penyebab tersebut, hamil anggur dikelompokkan menjadi 2 kategori, yaitu hamil anggur lengkap dan parsial.

    • Hamil anggur lengkap, terjadi ketika sel telur tanpa informasi genetika dibuahi oleh sperma dan tidak berkembang menjadi fetus, melainkan sekumpulan jaringan abnormal yang lama kelamaan dapat memenuhi rahim.
    • Hamil anggur parsial, dapat timbul apabila satu sel telur normal dibuahi oleh dua sperma. Jaringan plasenta abnormal akan tumbuh bersamaan dengan fetus yang juga abnormal. Umumnya jaringan fetus tersebut akan mengalami kerusakan fatal dan tidak akan berkembang secara normal.

    Secara medis, hamil anggur ini dapat terjadi karena tidak adanya buah kehamilan atau agenesis, atau adanya perubahan (degenerasi) sistem aliran dara terhadap buah kehamilan pada usia kehamilan minggu ke 3 dan ke 4. Penyebab lainnya yaitu terus berlangsungnya aliran atua sirkulasi darah tanpa adanya bakal janin, sehingga menyebabkan peningkatan produksi cairan sel trofoblas.

    Gejala Kehamilan Anggur

    Awalnya gejala hamil anggur sama dengan kehamilan normal lainnya, seperti telat haid, mual-muntah, dan sebagainya. Pemeriksaan tes kehamilan juga menunjukkan hasil yang positif. Namun, setelah beberapa waktu, beberapa gejala berikut ini bisa saja timbul :

    • Pendarahan dari vagina, khususnya pada trimester pertama
    • Mual dan muntah yang parah
    • Keluarnya jaringan yang berbentuk anggur dari vagina
    • Rahim tampak lebih besar dari usia kandungan yang seharusnya
    • Nyeri pada tulang panggul
    • Tidak terdapat tanda-tanda gerakan janin

    Kehamilan anggur cenderung tidak disadari oleh penderitanya, karena indikasinya tidak jauh berbeda dengan kehamilan normal. Namun, melalui pemeriksaan radiologis atau rontgen tidak terlihat adanya tulang janin, melainkan sesuatu yang mirip dengan sarang lebah atau badai salju. Sama halnya dengan pemeriksaan USG yang akan menghasilkan gambaran mirim badai salju dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda denyut jantung janin. Pada hamil anggur juga ditemukan kadar HCG akan meningkat lebih tinggi daripada kadar HCG pada kehamilan normal.

    Jika seseorang telah didiagnosis positif mengalami kehamilan anggur, maka dokter akan menganjurkan untuk menjalani penanganan secepatnya. Hal ini dilakukan agar kemungkinan terjadinya komplikasi dapat dicegah.

    Penderita hamil anggur dianjurkan untuk tidak hamil dulu hingga proses penanganan selesai. Bagi wanita yang belum memiliki anak, dianjurkan untuk menggunakan alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan selama satu tahun, sedangkan untuk tidak hamil selama 2 tahun.

    Dengan mengenali penyebab dan gejala kehamilan anggur, maka Anda dapat dengan segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah ada kelainan berbahaya pada kehamilan Anda. Jika positif, maka Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat dengan segera.

    Jika Anda ingin berkonsultasi mengenai kehamilan anggur atau berbagai informasi seputar kehamilan, silahkan gunakan layanan tanya bidan untuk mendapatkan informasi lengkpanya.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - June 22, 2016
    Diskusi Dari:
    Muhammad Hanif Maulana

    Siang dok, saya baru saja menikah 1 minggu lalu. Sebelum menikah, memang saya memiliki masalah dengan seputar kesehatan keputihan yang sedikit berwarna hijau dengan jumlah yang memang cukup lumayan banyak. Namun, setelah saya menikah, sering kali saya merasakan rasa gatal setelah melakukan hubungan intim, dan bahkan pada pertama kalinya berhubungan keputihan ini semakin banyak dan bahkan membuat saya risih dan takut suami berpaling. Saya mau bertanya, apaklah hal ini merupakan salah satu hal yang normal pada awal berhubungan seks atau bahkan ini berbahaya? Terus bagai mana cara mengatasi masalah kesehatan yang satu ini agar keputihan hilang dari bagian vagina ini.

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    romad25102493501

    Pasca melahirkan opesari Caesar , setelah 40hari berlalu APA bisa melakukan hub intim, istri saya masih was was Ada yg bilang boleh Ada yg bilang jangan dulu

    Dijawab Oleh : romad25102493501
    Diskusi Dari:
    Marini Sjola Manoppo

    Maaf bu bidan saya mau tanya. istri saya hamil 5 bulan dan sering merasakan rasa sakit pada perut, apakah itu tanda gejala penyakit ataukah itu hanya reaksi sang bayi di dalam kandungan ?

    Dijawab Oleh : Marini Sjola Manoppo
    Diskusi Dari:
    donnairish

    selamat sore bu bidan, saya devy 29th, saat ini saya kehamilan kedua.. yg pertama dulu saya pernah keguguran, dan berharap kehamilan saya yg kedua ini sehat2 saja,, tapi akhir2 ini kenapa perut terasa suduken yahh bu ? perut di bagian sbelah kiri, kalo saya browshing sich saya simpulkan kemungkinan itu memang ciri2 hamil muda.. tapi saya takut jika ada apa2 bu.. mohon penjelasan yg lebih lanjud bu,, kalo bisa jangan yg ngeri2 yah bu bidan hehe.. umur kehamilan saya skrg skitar 10 minggu bu…

    Dijawab Oleh : donnairish
    Diskusi Dari:
    FR

    Bolehkah ibu hamil usia 40 minggu banyak makan buah nanas ?

    Dijawab Oleh : FR