×

Menikah Terlalu Dini Bisa Meningkatkan Resiko Kanker Serviks

Bagikan Artikel :

Menikah Terlalu Dini Bisa Meningkatkan Resiko Kanker Serviks

Idealnya usia pernikahan bagi wanita adalah 20-35 tahun dan 25-40 tahun untuk pria. Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menganjurkan agar tidak menikah di usia tersebut. Hal ini karena usia yang tersebut belum matang secara medis dan psikologinya.

Hingga saat ini sebagian besar pernikahan dini pada remaja terjadi atas alasan adat atau kehamilan di luar nikah. BKKBN juga melaporkan bahwa lebih dari 50 persen pernikahan dini berakhir dengan perceraian.

Maraknya perceraian ini karena banyak anak remaja yang belum cukup dewasa (dalam hal kematangan cara berpikir untuk menyelesaikan masalah) dan tidak mampu untuk menghadapi konflik rumah tangga.


Selain itu, ada imbas yang cukup memberatkan dari pernikahan dini pada masalah kesehatan reproduksi wanita. Risiko yang paling ditakutkan bagi wanita yang menikah muda adalah, meningkatnya terkena kanker serviks (leher rahim).  Karena pada usia di bawah 20 tahun, organ reproduksi wanita masih berkembang dan diharapkan ketika sel-sel pada leher rahim ini sedang aktif,  tidak ada benda asing yang masuk ke dalam liang vagina, misalnya penetrasi penis.  Penetrasi benda asing seperti penis inilah yang bisa menyebabkan virus bisa masuk ke dalam liang vagina. Sedangkan setiap pasangan yang menikah  harus mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Salah satu aspek yang harus diperhatikan adalah aspek biologis

Nah ketika pernikahan dini ini terjadi maka peluang untuk hamil di usia terlalu muda cukup besar. Sedangkan hamil di usia terlalu muda juga memiliki resiko yang tinggi.

Dari segi kesehatan ibu, organ reproduksi wanita yang hamil muda belum siap untuk mengandung, sehingga bisa meningkatkan risiko perdarahan, keguguran, mal nutrisi, tekanan darah tinggi (karena tubuhnya tidak kuat), pada kondisi ini tidak jarang juga bisa menyebabkan kejang hingga kematian pada ibu. 

Kesiapan secara fisik juga bisa mengganggu seperti rongga panggul yang belum cukup besar untuk jalan lahir bayi. Selain kesehatan fisik yang terganggu, seorang wanita yang hamil muda juga berisiko memiliki gangguan psikis yang lebih tinggi dibanding wanita yang hamil dan menikah pada usia matang. 

Salah satu gangguan psikis yang paling umum adalah baby blues syndrome, kondisi dimana emosi dan mood ibu berubah secara drastis paska melahirkan, dan bisa mengarah ke depresi, biasanya berkisar antara 2-4 minggu.

Sedangkan dari segi kesehatan bayinya, bayi lebih berisiko lahir dalam kondisi berat badan rendah, prematur dan berisiko tubuh pendek selain itu tidak jarang juga bisa menghambat perkembangan otak, jantung dan pembuluh darah.

Alasan Penting Memerhatikan Usia Pernikahan

Dengan memerhatikan umur yang sesuai dengan kematangan biologis dan psikologisnya mampu mengelola hubungan yang berkualitas terhadap rumah tangga dan pada organ reproduksi wanita pun sudah siap untuk menerima benda asing dalam kata lain penetrasi penis, sel telur yang matang pun sudah siap di buahi sehingga apabila terjadi kehamilan resiko-resiko atau masalah pada masa kehamilan, bersalin dan nifas akan berkurang

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 28, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    mengatasi stres

  • Oleh : hayleyfrench7
  • 4 tahun yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya saat ini saya sedang hamil memasuki trimester kedua akhir-akhir ini saya sering kali marah-marah dan mood saya pun gampang berubah-ubah. Apakah saat ini saya stres dan apakah ada dampaknya bagi janin dalam kandungan saya. Jika iya bagaimana cara mengatasinya mohon jawabannya

    Cara mengatasi bau pada kemaluan anak

  • Oleh : herry sinaga
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan saya mau bertanya bagaimana cara untuk mengatasi bau pada kelamin anak, anak saya perempuan umur 5 tahun mohon jawabannya

    Keputihan & haid selalu flek

  • Oleh : Maryam Putri
  • 7 bulan, 3 minggu yang lalu

    Siang bu sudah 3 bulan berturut² saya haid hanya flek & durasinya 7 hari.. saya juga keputihan dan ini perut bawah saya sakit.. apa itu berbahaya ataw ada penyakit lain
    Terimakasih bu

    Keputihan

  • Oleh : Liviian Zhu
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    Dok saya mau tanya sebelumnya cara mengatasi keputihan yang berbau dab gatal bagaimna caranya,, saya sudah mengalami keputihan gak normal ini sdh bebrapa hari dan saya rasa saya tak percaya diri dengan suami saya.

    Masalah haid dan cara penyelesaiannya

  • Oleh : Rosalia Sabella
  • 5 bulan, 3 minggu yang lalu

    Assalamualaikum bu bidan…saya mau tanya masalah seputaran haid, saya baru umur 18 tahun belum menikah dan belum pernah melakukan hubungan sex, tapi saya sudah telat haid 2 bulan…saya 4 bulan yang lalu pernah mengkonsumsi pil penggemuk badan tapi saya stop sebelum pil itu habis, sebulan setelah minum itu haid saya masih teratur tpi setelah 2 bulan minum itu haid saya jdi tdk teratur lagi, bahkan sampai 2 bulan lebih tdk haid tpi setelah itu haid terus bulan berikut nya juga sama haid tdk teratur…jadi bagaimana yaa bu supaya haid saya jadi teratur dan lancar lagi?

    Mohon di jawab bu…wassalamualaikum…

  • Oleh : Rosalia Sabella
  • Tanya Bidan