×

Miom Dan Kista Tidak Sama

Bagikan Artikel :

Miom Dan Kista Tidak Sama

Sebetulnya kista dan miom sama-sama sejenis tumor jinak yang tidak berbahaya tapi tetap harus diobati. Bedanya kista terdapat cairan di dalamnya sedangkan miom tidak. Selain itu untuk membedakan lebih detai harus mengetahui gejala-gejalanya.

Related Posts :

    Tanda Gejala Miom

    Miom atau mioma atau fibroid merupakan tumor jinak yang tumbuh di otot atau jaringan ikat di bagian mana saja pada rahim wanita. Penyebab miom di rahim ini tidak diketahui dengan jelas. Namun, beberapa faktor yang memengaruhi pembentukannya adalah hormon (estrogen dan progesteron) dan kehamilan pada wanita.
    Terkadang, wanita tidak sadar di rahimnya mulai tumbuh miom karena tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, lama-kelamaan miom di rahim ini dapat menyebabkan perdarahan vagina, sakit perut, nyeri panggul, sering buang air kecil, dan ketidaknyamanan atau sakit saat berhubungan seks.
    Miom umumnya jarang berubah menjadi kanker. Tapi adakalanya miom atau fibroid yang berubah menjadi kanker kemudian disebut fibrosarkoma.

    Tanda Gejala Kista

    Kista merupakan sebuah kantung yang berisi cairan, udara, atau bahan lainnya yang abnormal dan menempel pada organ terdekat. Kista merupakan tumor jinak (bukan kanker), sehingga kista tidak berbahaya. Umumnya, kista tidak menimbulkan gejala apapun. Akibatnya, kista dibiarkan berkembang, menjadi lebih besar, dan dapat menjadi parah.

    Kista dapat berkembang di bagian mana saja di tubuh Anda, seperti hati, ginjal, dan payudara. Namun, lebih sering berkembang di daerah rahim, sama seperti miom. Sehingga, para wanita sering sulit membedakan antara miom dan kista di rahim atau ovarium. Padahal, miom dan kista di rahim jelas berbeda. Perbedaan miom dan kista adalah pada isinya. Kista terbentuk dari cairan yang menumpuk, sedangkan miom terbentuk dari sel-sel yang terus tumbuh sehingga menjadi daging tumbuh.

    Kista ovarium yang besar dan sudah parah dapat menimbulkan gejala, seperti nyeri panggul, menstruasi tidak teratur, merasa kembung, dan lebih sering buang air kecil. Penyebab dari kista masih belum jelas. Namun, faktor keturunan, penyumbatan pada saluran yang memengaruhi aliran keluar cairan, atau kondisi medis seperti sindrom ovarium polikistik mungkin dapat berperan dalam perkembangan kista ovarium.

    Penanganan Miom

    Dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:

    1. Miomektomi yaitu operasi pengangkatan miom tanpa mengorbankan rahim.
    2. Histerektomi yakni pengangkatan miom bersamaan dengan rahim

    Penanganan Kista

    Untuk penanganan kista tergantung jenis kistanya. Misalnya kistanon-neoplastik. Sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2-3 bulan. Kalau kistaneoplastik ditangani melalui operasi. Relatif mudah diangkat dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 20, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    telat menstruasi

  • Oleh : fadhil dwicahyo
  • 2 tahun yang lalu

    bu bidan saya mau nanya, pasangan saya telat datang bulan sudah hampir 1bulan. tapi ketika hubungan saya tidak pernah polosan alias saya selalu pakai alat kontrasepsi saya takut terjadi apa apa. solusinya agar mens gimana ya

    Keputihan terus menerus

  • Oleh : Fithrotun Najihah
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    Assalamualaikum. Bu saya ingin menanyakan perihal keputihan. Saya keputihan semenjak saya duduk di krlas dua SMA itu hampir tiap hari. Sampai sekarang di waktu umur saya 24 juga masih mengalami hal yang sama. Saya sangat takut. Kadang keputihan itu warna putih kadang kekubingan mau ke hijauan. Kadang banyak dan berbau. Kadang tidak dok. Apa itu hal yg masih wajat atau bagaimana. Terus kalau mau di memeriksa biasanya di dokter spesialis apa dok. Terimakasih

    Lemas

  • Oleh : Risky nur
  • 3 tahun, 2 bulan yang lalu

    Pagi Dok. Saat ini saya sering kali merasakan berbagai jenis masalah seperti dada yang sakit, lemas, sakit pada bagian tangan, berkeringat berlebih, panas dingin, gemeteran dan sakit dada sebelah kiri. Awaslnya saya hanya menderita masalah kesehatan tuberculosis 1 Thn. Memang Dokter sudah bilang bahwa saya sudah sembuh dari tuberculosis ini. Tapi kenapa yang tiba tiba tubuh saya jadi merasakan hal hal tadi? Mohon penjelasannya

    kehamilan

  • Oleh : winda dwipayani
  • 11 bulan, 2 minggu yang lalu

    saya telat haid sekitar 5 hari, hari pertama haid terakhir saya tanggal 9 oktober 2020 , berapakah usia kehamilan saya , dan usia kehamilan keberapakah lebih baik dilakukan usg ?

    dan apakah normal/tidak jika saya akhir2 ini serig diare setelah makan ?

  • Oleh : winda dwipayani
  • Seputar alat kelamin perempuan

  • Oleh : Nur Aulia
  • 1 tahun, 1 bulan yang lalu

    Assalamualaikum….
    nama saya:nurbella
    jadi saya mau tanya bulan lalu waktu puasa saya kebetulan mengeluarkan kayak darah itu apa keputihan warna coklat/itu mestruasi tapi keluarnya hanya sehari dan kali ini saya juga mengeluarkan kayak darah gitu itu apa ya bu bidan kalau sekarang kayak darahnya itu banyak itu pa menstruasi mohon dijawab yabu bidann
    [Terimakasih.wassalamualaikum wr.wb]

    Tanya Bidan