×

Pantau Warna dan Tekstur Darah Menstruasi yang Menggambarkan Kondisi Tubuh

Bagikan Artikel :

Kondisi kesehatan wanita secara keseluruhan memengaruhi waktu, warna, dan tekstru darah menstruasi. Hal ini menjadi alasan mengapa darah menstruasi dapat bervariasi warna dan teksturnya.

Bagi banyak wanita, darah menstruasi berubah satu atau dua hari, beralih dari warna merah atau coklat yang lebih gelap ke darah yang terang, merah atau merah muda. Setiap warna darah menstruasi yang keluar memiliki arti yang berbeda-beda tergantung kondisi tubuh.

Warna Darah Menstruasi

1. Merah Muda

Darah haid yang berwarna merah muda menandakan bahwa kadar esterogen dalam tubuh kamu sedang rendah. Tidak hanya berdampak pada siklus haid saja, warna darah merah muda ini pun bisa memicu risiko osteoporosis. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi banyak makanan yang mengandung protein seperti yogurt dan kacang almond. Anda juga harus mengatur pola olahrga secara tepat, tidak berlebihan namun juga tidak kurang bergerak

2. Merah Pudar Berair

Warna darah haid yang berwarna merah pudar menunjukkan bahwa tubuh sedang kekurangan nutrisi. Sedangkan jika darah haid tersebut memiliki tekstur berair maka kemungkinan Anda mengalami anemia atau kekurangan zat besi. Untuk mengatasinya, ingat selalu untuk memilih asupan makanan dengan gizi seimbang dan kaya zat besi. Selain itu, jika pembalut yang Anda pakai terasa penuh akibat aliran darah yang deras kurang dari satu jam, Anda harus meminum suplemen penambah darah untuk menghindari anemia. Perhatikan juga siklus haid, apabila selama dua atau lebih warna haid terus menerus seperti ini, sebaiknya bicarakan dengan dokter spesialis kandungan atau bidan.

3. Warna Coklat Tua

Jika kadar progesteron dalam rahim rendah, maka darah haid akan berwarna coklat. Ini karena darah butuh waktu lebih lama untuk keluar dari tubuh. Umumnya, hal ini terjadi pada siklus menstruasi yang tidak teratur. Anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B dan juga telur untuk meningkatkan kadar progesteron.

4. Warna Merah Stroberi

Jika darah haid berwarna merah dan memliki tekstur agak bergumpal seperti selai stroberi, ini tandanya ada ketidakseimbangan hormon progesteron dan esterogen. Yang perlu Anda waspadai adalah jika gumpalan darah cukup besar karena tandanya ketidakseimbangan hormon perlu penanganan serius. Untuk itu, Anda harus mengurangi konsumsi produk susu, kedelai dan gula.

5. Merah Tua Cranberry

Darah menstruasi ini menunjukan Anda memiliki siklus menstruasi yang sehat dan teratur. Semua organ bekerja dengan baik, hormon esterogen dan progesteron pun seimbang. Biasanya warna ini bisa terlihat setelah dua hari pertama menstruasi. Setelahnya, warna darah menstruasi akan semakin cerah dan memiliki tekstur yang licin mirip agar-agar. Artinya darah kotor Anda bercampur dengan lendir serviks dan Anda pun dalam kondisi yang sehat.

6. Warna Oranye & Abu-abu Agak Hitam

Umumnya, warna darah Menstruasi yang berwarna oranye ini tercampur dengan cairan dari leher rahim. Jika kondisi ini berlangsung lama maka Anda harus berhati-hati karena bisa saja menjadi tanda dari indikasi infeksi leher rahim. Sebaiknya, Anda segera membicarakannya dengan dokter kandungan.

Tekstur Darah Menstruasi

Darah menstruasi berbeda dengan darah yang keluar saat terluka pada bagian tubuh lain. Biasanya darah menstruasi keluar disertai dengan gumpalan-gumpalan kental. Selama ini jika proses perdarahan terjadi, tubuh akan mengeluarkan antikoagulasi untuk membuat pendarahan berhenti.

Pada saat menstruasi datang, proses antikoagulasi ini tidak dapat terjadi. Sehingga darah yang keluar saat menstruasi bercampur dengan gumpalan gumpalan darah kental berwarna hitam. Gumpalan-gumpalan ini memiliki tekstur tertentu yang berarti sebagai berikut:

a) Bercampur pada darah menstruasi, gumpalan dengan tekstrur licin seperti jelly. Hal ini menandakan darah menstruasi telah bercampur dengan cairan lendir yang dikeluarkan vagina.

Related Posts :

    b) Darah menstruasi yang keluar adalah darah tipis dan juga cair yang tidak mengandung gumpalan-gumpalan berwarna kehitaman. Hal ini menandakan bahwa antikoagulan telah bekerja dalam darah. Sehingga darah menstruasi yang keluar tidak lagi seberat saat darah belum mengalami koagulasi dan memiliki gumpalan-gumpalan kehitaman.

    c) Terdapat pada darah menstruasi, gumpalan dengan jaringan yang memiliki warna keabuan dan jumlahnya sangat banyak. Hal ini bisa jadi merupakan tanda-tanda keguguran jika sedang menjalani masa-masa kehamilan. Namun jika ini terjadi selama tidak dalam kondisi hamil, maka harus segera memeriksakan diri ke dokter

    d) Darah yang keluar lebih banyak bercampur gumplan darah yang jauh lebih panjang dibandingkan orang menstruasi dapat berarti adanya tumor jinak dalam rahim. Jika hal ini terjadi pada darah menstruasi segera periksakan diri untuk mendapatkan perawatan

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 20, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Penting

  • Oleh : Ananda
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Sekitar bulan agustus 2018 saya di haid hanya 2 hari saja yaitu pd tgl 16 dan 17. Perut bagian kanan juga terasa sakit. Setelah diperiksa ternyata usus besar saya bermasalah. Hingga hari ini 15 desember 2018 saya belum juga haid,perut juga membesar dan keras serta ada benjolan yg suka berpindah-pindah bahkan kadang berdenyut. Kira-kira saya kenapa ya ? Saya belum menikah. Ingin periksa lagi tapi ada rasa malu. Mohon di balas. Terimakasih

    cara menjaga kesehatan anak balita

  • Oleh : Chika ELlo
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum bu bidan, selamat siang…
    Nama saya Milla Natalia, saya seorang ibu rumah tangga dan baru memiliki 1 anak laki-laki usianya mau menginjak 3 tahun. Nah bu bidan, anak saya ini hiperaktif dan bisa di bilang cepat pertumbuhannya. Tapi dengan cuaca seperti ini yang kadang terang dan tiba-tiba hujan bagaimana cara kami sebagai orang tua untuk menjaga kesehatan anak kami agar tidak mudah terserang penyakit bu bidan? karena kami takut salah apa saja yang harus dilakukan di usia yang mau menginjak 3 tahun ini. Terimakasih bu bidan, ditunggu solusinya.
    Wassalamm…

  • Oleh : Chika ELlo
  • Kehamilan

  • Oleh : Atik Tika
  • 1 tahun yang lalu

    Assalamualaikum, maaf bu dokter saya mewakili teman saya mau bertanya, teman saya kan sudah tidak heid dari semenjak bulan mei 2019 setelah bulan juni akhir ternyata belum haid juga katanya, lalau pas tanggal 25 juni akhir teman saya melakukan test pack dan hasilnya negatif, tapi pas masuk bulan juli awal juga belum haid dan pas tanggal 9 juli di cek lagi hasilnya fositif, di tes lagi tanggal 12 juli juga masih fositif, dan di coba di tes lagi tanggal 23 juli juga masih fositif, tapi yg membuat anehnya kata teman saya dia sama sekalai tidak merasakan mual muntah atau tanda tanda hamil seperti biasanya yaitu perut buncit, sering pipis dll.hanya yg dirasakan yaitu tidak haid seperti biasanya saja. Yg mau di tanyakan jd sebenarnya teman saya itu sedang hamil atau tidak bu dokter, dan solusi nya apa untuk memastikan teman saya hamil atau tidak itu soalnya teman saya tidak mau di cek langsung ke dokter atau bidan dia orangnya penakut dokter. Terima kasih sekian pertanyaan saya mohon di jawab ya bu dokter.

    Ada Kontraksi Tapi Tidak Melahirkan

  • Oleh : Salma Syarifah Latipah
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat pagi mba bidan,

    Saat ini saya tengah mengandung usia kehamilan 8 bulan 1 minggu. Akhir akhir ini saya sering merasa sakit seperti orang yang mau melahirkan, dan kemarin rasa sakitnya sangat kuat seperti kontraksi yang biasanya datang ketika mau lahiran. Tapi kemarin saya cek ke dokter kandungan, katanya hal itu wajar saja dan kemungkinan bayi saya akan lahir sekitar 2-3 minggu lagi. Yang mau saya tanyakan, apakah hal tersebut wajar? Saya takut terjadi apa apa dengan bayi saya. Terimakasih, saya tunggu jawaban Anda.

    Normalkah Kentut Melalui Vagina?

  • Oleh : Salma Syarifah Latipah
  • 2 tahun yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih usia saya sekarang mau menginjak 20 tahun. Keluhan saya ini selalu kentut atau buang gas lewat vagina, apakah itu normal-normal saja untuk saya yang belum pernah melakukan hubungan suami istri? jika itu bahaya, apa yang harus saya lakukan bu? Terimakasih ditunggu jawabannya.

    Tanya Bidan