×

Pria Yang Kegemukan Cenderung Mengalami Gagal Ereksi Saat Bercinta

Bagikan Artikel :

Pria Yang Kegemukan Cenderung Mengalami Gagal Ereksi Saat Bercinta

Badan yang kegemukan kadang tidak enak dipandang. Di sisi lain tubuh yang kegemukan juga bisa mengurangi kenikmatan dalam melakukan aktivitas seksual. Pada beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa pria dengan tubuh yang kegemukan bisa menyebabkan gagal ereksi. Obesitas/sangat gemuk menyebabkan disfungsi ereksi karena produksi hormon testosteron dalam tubuh seseorang yang gemuk akan menurun. Perlu diingat, testosteron merupakan hormon seks utama dalam tubuh pria dan memegang peranan penting dalam fungsi libido serta seksual. Obesitas juga berkaitan dengan adanya dampak hipertensi serta penyakit jantung yang memang jelas mengancam kegagahan Anda dalam melakukan aktivitas seksual.

Related Posts :

    Hubungan Obesitas Dengan Gagal Ereksi

    1. Gangguan peredaran darah pada penis
      Untuk bisa ereksi, penis membutuhkan aliran darah pada penisnya. Obesitas menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah di bagian perut bawah dan penis, karena timbunan lemak yang padat. Dengan begitu, akan terjadi gangguan sistem vaskular pada penis akan menyebabkan pembuluh darah pada penis tidak berjalan dengan baik, dan menyebabkan aliran darah tidak dapat naik menuju penis.
    2. Kegemukan menimbulkan plak pada pembuluh darah penis
      Kegemukan dapat menyebabkan terjadinya proses penebalan dan pengerasan dinding pembuluh darah arteri berukuran sedang dan besar, yang berlangsung secara progresif sebagai akibat dari timbunan lemak (plak) pada lapisan dalam pembuluh darah. Ini dapat membatasi atau menghambat aliran darah. Kondisi ini biasa terjadi pada pria yang memiliki lemak berlebih. Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penebalan plak pada pembuluh darah, sehingga kemungkinan akan terjadi disfungsi ereksi pada penis.
    3. Menyebabkan hipogonadisme
      Dalam istilah medis dikenal sebagai hipogonadisme hormon testosteron rendah atau andropause, biasa terjadi pada pria yang berusia di atas 45 tahun dengan berat badan di atas normal. Hipogonadisme akan meningkat seiring bertambahnya berat badan pria.
      Hipogonadisme adalah kondisi di mana testis pria tidak dapat mengeluarkan hormon testosteron dengan baik, bahkan terkadang sudah tidak bisa lagi memproduksinya. Penelitian menunjukkan bahwa masa produksi testosteron rendah terjadi pada pria berusia lebih dari 60 tahun adalah 20%, pria berusia di atas 70 tahun 30%, dan pria di atas 80 tahun 50%.

    Upaya Pengobatan Dan Pencegahan

    Makanan yang dikonsumsi juga punya andil menimbulkan disfungsi ereksi yang dipicu oleh kelebihan berat badan (obesitas) serta kolesterol tinggi. Menurut American Urological Association, kelebihan berat badan akibat mengonsumsi makanan tidak sehat dan bergizi akan meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit pembuluh darah. Dengan kata lain, pria bertubuh gemuk rentan mengalami disfungsi ereksi.
    Terkait makanan tidak sehat, kolesterol tinggi juga bisa merusak lapisan dalam pembuluh darah, termasuk penis. Kolesterol yang muncul karena makanan cepat saji atau makanan berminyak berkadar tinggi lemak bisa mengeraskan, mempersempit, atau memblokir jalur peredarab darah dari arteri ke penis.
    Makanya, salah satu cara mengurangi risiko disfungsi ereksi ialah dengan menerapkan diet sehat, olahraga secara teratur, minum obat yang tepat di bawah pengawasan dokter.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 18, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Sekret vagina yeast Cell positif

  • Oleh : Eka Rosla
  • 1 tahun, 5 bulan yang lalu

    Selamat siang ibu maav saya mau tanya.. kemarin saya periksa pengecatan gram keputihan hasilnya : epitel squamos :5-10/lpk leukosit :>100/lbp, dominasi MN kuman: batang, gram negatif clue Cell :negatif yeast Cell :positif.. ini maksudnya bagaimana ya Bu.. mohon penjelasan dan solusinya

    Bayi Sering Muntah Saat Diberikan ASI

  • Oleh : penneybolinger
  • 3 tahun, 4 bulan yang lalu

    Halo bu bidan saya Delia usia 26 tahun. Saya mau tanya tentang soal bayi. Bayi saya jalan 7 minggu bu tapi kenapa bayi saya sering muntah kalau sedang di berikan asi.

    Frekuensi BAB Pada Bayi

  • Oleh : juwita
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Siang Bu Bidan, saya mau tanya, pada bayi usia 7 bulan berapa kali frekuensi BAB yang normal ?

    Mual Dan Muntah Di Awal Kehamilan

  • Oleh : Putri Kintamani
  • 3 tahun, 12 bulan yang lalu

    Selamat siang bu Dokter, saya mau bertanya. Saat ini saya sedang mengandung, dan usia kandungan saya baru meningjak 2 bulan. Saat ini saya sering sekali merasakan mual dan rasanya ingin muntah. Yang saya mau tanyakan apakah hal ini berbahaya dan bagai mana cara mengatasi masalah ini agar tidak berkepanjangan hingga kehamilan tua?

    Keputihan

  • Oleh : Fitria Kaerunisa
  • 10 bulan, 3 minggu yang lalu

    Selamat malam dok saya ingin bertanya, sebelumnya saya belum pernah berhubungan dan menikag sudah 1 minggu keputihan saya tidak berhenti. Keputihan saya berwarna putih susu, kadang bergumpal kadang tidak, mengeluarkan bau, dan kadang ada cairan putih keluar gitu dok kira-kira kenapa ya dok

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan